SAKALA Coworking Space

SAM_5432

Minggu lalu saya dihubungi oleh tetangga sebelah rumah saya via chat online Facebook. Mbak Pilag panggilan akrab saya terhadap beliau, mengundang saya untuk datang pada sebuah acara yang diadakan oleh SAKALA Coworking Space. Acara yang diajukan kepada saya merupakan beauty class dengan fokus riasan Smokey Eyes. Kebetulan Mbak Pilag sempat mampir ke blog saya yang banyak membahas seputar beauty sehingga timbul niat beliau menawarkan saya untuk ikut acara tersebut. Tanpa banyak basa-basi saya menerima undangan tersebut, saya pikir kapan lagi saya dapat mengikuti acara workshop di daerah Bekasi. Selama ini kelas workshop lebih sering diadakan di daerah Jakarta Selatan secara disana memang pusatnya seni. Karena undangan acara ini bersifat Free dari pihak SAKALA kepada saya yang seorang blogger, sebagai gantinya saya berjanji untuk mengulas SAKALA di blog pribadi saya.

Acara beauty class yang saya ikuti memang benar-benar bermamfaat. Pembicara beauty class tersebut yaitu mbak Ika Karwur (MUA & owner MSC Salon) benar-benar memberikan ilmu yang banyak untuk para peserta. Acara beauty class cukup berlangsung lama karena sesi awal full diisi dengan praktek pada model dan sesi tanya jawab. Para peserta baru memulai merias wajah sendiri pada sesi kedua yaitu setelah istirahat makan siang. Kebetulan sponsor beauty class kali ini ialah MAKE OVER, brand yang sudah tidak asing lagi bagi saya. Brand ini memang gencar melakukan beauty class sebagai strategi untuk mengenalkan produk mereka ke masyarakat luas. Brand ini juga ga pernah pelit memberikan potongan harga pada produk mereka untuk event-event tertentu.

SAM_5358

SAM_5359

SAM_5368

Seharusnya saya melakukan tahap wawancara dengan Mbak Pilag dan Mas Fafan selaku Founder dari SAKALA Coworking Space setelah acara tersebut berakhir, namun karena acara hari itu cukup padat maka saya memutuskan untuk membuat janji ulang dengan Mbak Pilag dan Mas Fafan untuk sesi wawancara. Kebetulan lokasi SAKALA Coworking Space tidak terlalu jauh dari rumah saya. Sebenarnya saya bisa wawancara Mbak Pilag di rumahnya sendiri mumpung rumah beliau tetangga-an dengan saya, tapi saya perlu mengambil beberapa foto untuk artikel yang mengulas SAKALA. Kami akhirnya memutuskan untuk melakukan sesi wawancara pada hari Kamis di SAKALA Coworking Space.

SAKALA Coworking Space terletak di daerah ruko Galaxy, kota Bekasi. Lokasi Coworking Space ini cukup jauh dari hiruk pikuk lingkungan perumahan Galaxy yang biasanya ramai dengan kendaraan. Saya datang membawa kendaraan pribadi siang itu. Lokasi SAKALA sendiri sudah bisa di akses melalui google map atau waze jadi cukup memudahkan saya untuk tidak nyasar ke tempat tersebut. Lokasi SAKALA yang berada di deretan paling ujung merupakan nilai plus tersendiri karena bangunan in memiliki jendela samping dengan pemandangan menghadap ke taman.

SAM_5434

Setelah saya sampai ke tempat tersebut, saya disambut baik oleh salah satu Founder dari SAKALA Coworking Space yaitu Mas Fafan. Saya ngobrol sebentar sambil menunggu Mbak Pilag yang masih terjebak macet di daerah Kalimalang. Tidak berapa lama, Mbak Pilag sampai di SAKALA bersama salah satu staff yang hari itu ikut menemaninya. Sambil di suguhkan makanan, saya memulai wawancara saya dengan Mbak Pilag dan Mas Fafan selaku pemilik dari SAKALA Coworking Space.

bb

Bermula dari sebuah artikel koran yang di baca Mbak Pilag sewaktu berada di rumah mertuanya, suami istri tersebut memiliki rencana untuk membuka sebuah Coworking Space di daerah Bekasi. Mbak Pilag sendiri yang berprofesi sebagai psikolog dan beberapa kali bekerja sebagai vendor rekrutmen beberapa perusahaan, juga mengalami kesulitan dalam bekerja di rumah. Meski bekerja secara freelance namun pekerjaan tersebut berhubungan dengan banyak sekali kertas bertumpuk sehingga cukup susah untuk mencari tempat untuk bekerja. Keinginan untuk bisa bekerja kondusif di luar rumah juga ikut mendorong perwujudan dari Coworking Space yang mereka ingin bentuk.

Mengapa tidak mengerjakan tugas di Coffee Shop saja?

Pertanyaan ini pasti muncul di benak kita semua, secara gaya hidup masyarakat sekarang sering menjadikan kedai kopi sebagai tempat mereka mengerjakan tugas atau pekerjaan. Mbak Pilag sendiri mengakui tidak leluasa untuk bekerja di sebuah kedai kopi dengan harus membawa dokumen-dokumen yang akan dikerjakan. Saya yang sering menulis artikel untuk blog juga pernah merasakan kondisi coffee shop yang tidak kondusif untuk melakukan pekerjaan. Gangguan yang saya hadapi bisa berupa bising-nya suara obrolan pengunjung yang datang, apalagi jika kondisi kedai kopi saat itu sedang ramai-ramainya. Hal ini jelas tidak hanya sekali terjadi namun berkali-kali, maklum tujuan orang ke kedai kopi memang bermacam-macam, tidak sepenuhnya pengunjung kedai kopi datang untuk mengerjakan tugas.

SAKALA (bahasa Sansekerta) mempunyai arti mewujudkan sesuatu menjadi bentuk nyata yang bisa dinikmati oleh panca indera

SAKALA sendiri merupakan nama yang diambil dari bahasa Sansekerta. Nama ini mempunyai arti mewujudkan sesuatu menjadi bentuk yang bisa dinikmati oleh panca indera. Mbak Pilag sendiri mempunyai harapan agar tempat ini menjadi tempat dimana para pengunjungnya dapat mencurahkan ide ke dalam bentuk yang lebih nyata. Terbentuknya SAKALA juga diharapkan bisa menjadi tempat bagi para pengunjung untuk bisa leluasa berkarya. Fokus pada komunitas, tim SAKALA turut aktif dalam menjalin komunikasi dengan para pengunjungnya.

Membuka Coworking Space di daerah Bekasi memang tidak mudah mengingat istilah ini termasuk baru untuk daerah pinggiran Kota Jakarta, secara kota Bekasi lebih dikenal dengan daerah perindustrian. Berbagai kendala sempat di alami oleh kedua suami istri dalam membuka bisnisnya. Mulai dari kendala biaya yang ternyata lebih banyak dihabiskan untuk mengisi Coworking Space tersebut. Masa-masa sepi pengunjung pun pernah di alami oleh SAKALA. Memang Mbak Pilag sendiri mengakui kurang gencar mempromosikan SAKALA melalui media sosial ketika SAKALA pertama kali buka. Sekarang situasinya mulai berubah, Mbak Pilag sendiri tidak terlalu takut ketika pengunjung mulai sepi karena beberapa pengunjung SAKALA sudah mengambil paket bulanan sekaligus.

SAKALA sendiri pernah mendapat tawaran dari investor untuk buka cabang di Bali namun hal itu masih di dalam pertimbangan kedua Founder SAKALA. Mas Fafan dan Mbak Pilag lebih ingin fokus kepada keluarga sembari membangun bisnis Coworking Space ini. Saat ini team SAKALA juga masih dalam bentuk kecil yaitu dua founder dengan tugas yang berbeda, Mbak Pilag sebagai penyumbang ide, Mas Fafan yang bertugas sebagai kepala operasional dan bisnis. Dua founder didukung oleh anggota tim lain dari SAKALA yaitu berupa satu admin, satu office boy dan satu Freelance Senior Marcomm (Marketing Communication). Meski masih dalam bentuk tim kecil, Mbak Pilag sendiri tidak memungkiri untuk memperluas SAKALA dan menambah tim kerja jika bisnis ini semakin berkembang.

Suasana lantai 1 Sakala Coworking Space, Bekasi.
Suasana lantai 1 Sakala Coworking Space, Bekasi.
Suasana lantai 2 Sakala Coworking Space, Bekasi.
Suasana lantai 2 Sakala Coworking Space, Bekasi.

SAM_5445

Suasana ruang meeting lantai 3 Sakala Coworking Space yang bisa disewa
Suasana ruang meeting lantai 3 Sakala Coworking Space yang bisa disewa

Selain menyediakan tempat untuk bekerja, SAKALA juga rutin membuka kelas workshop tiap bulan. Lantai satu bangunan ini lebih di utamakan untuk menyambut pengunjung SAKALA. Ibaratnya lantai satu gedung ini seperti ruang tamu. Sudut pojok ruangan lantai satu disediakan kopi dan teh yang memang dapat digunakan oleh pengunjung. Lantai dua di khususkan untuk pekerja yang ingin memiliki privasi lebih. Ruangan ini sewaktu-waktu bisa dijadikan ruang untuk kelas workshop yang diadakan oleh SAKALA. Lantai tiga bangunan ini dikhususkan sebagai mushola dan ruang rapat yang dapat di sewa oleh pengunjung.

Hal ini juga yang menjadi fokus bisnis dari SAKALA yang lebih mengutamakan membangun komunitas daripada hanya sekedar mengejar uang

Harapan Mbak Pilag sendiri sebagai founder dari SAKALA yaitu ingin membuka SAKALA lainnya di beberapa tempat. Kedua founder tersebut juga berharap suatu saat dapat membangun gedung sendiri untuk SAKALA. Kedua founder juga merasa bisnis yang mereka bangun ini sudah sangat erat hubungannya dengan mereka, rasanya seperti merawat anak sendiri. Hal ini juga yang menjadi fokus bisnis dari SAKALA yang lebih mengutamakan membangun komunitas daripada hanya sekedar mengejar uang. Pihak SAKALA sendiri belum berniat untuk menambahkan menu makanan pada pelayanan tambahan Coworking Space ini, karena SAKALA sendiri sudah dikelilingi oleh banyak tempat makan. Pengunjung SAKALA juga bisa mendapatkan diskon jika memesan makanan dari toko sekitar.

Harga sewa tempat di Sakala Coworking Space, Bekasi.
Harga sewa tempat di Sakala Coworking Space, Bekasi.

SAM_5447Tidak terasa sesi wawancara saya cukup berlangsung lama dengan kedua founder SAKALA. Saya sendiri sampai kenyang dengan makanan yang disajikan untuk saya. Sesi wawancara juga ditutup dengan sesi curhat bersama Mbak Pilag dan Mas Fafan. Kebetulan Mbak Pilag merupakan seorang psikolog sehingga saya lebih banyak meminta saran dan nasehat terkait karir dan kehidupan. Saya pulang agak malam dari SAKALA hari itu, untungnya hari itu SAKALA sedang sepi pengunjung. Bagi warga Bekasi khususnya kehadiran SAKALA sendiri merupakan sebuah potensi yang sayang untuk dilewatkan. Saya sendiri merasa senang karena tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta Selatan untuk mengikuti kelas workshop. Kamu bisa mengikuti Facebook atau Instagram SAKALA untuk update kelas workshop yang akan diadakan. Saran saya cepat-cepat booking kelas ya karena sering sekali banyak peminat yang tidak kebagian kelas workshop. Kelas workshop di SAKALA juga sering sold out mungkin memang peminat kelas di Bekasi cukup tinggi.

COME AND ENJOY SAKALA!

NOTE

This is a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and interviewees honest responds. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

FOR MORE INFORMATION

Sakala Coworking Space

Grand Galaxy City

blok RSN 7 no 36, Jakasetia, Bekasi 17148

Telepon : (021) 82733692

Email : sakala.space@gmail.com

Facebook : Sakala Coworking Space

Instagram : @sakala.space

Website : www.sakala.space

Daily Journal : Taking a New Step

SAM_5418

Bulan lalu adik saya mengungkapkan keinginannya untuk belajar bahasa Inggris lagi. Saya sempat menyarankannya untuk pergi ke sebuah tempat les Inggris yang pernah saya datangi, karena memang waktu itu saya tertarik untuk daftar. Saya tertarik dengan jadwal fleksibel yang di sediakan oleh tempat les tersebut. Tempat les tersebut memang di tujukan bagi para karyawan dan orang dewasa yang jadwalnya kurang menentu ketika berada di dunia kerja. Bagi para pekerja tetap maupun yang freelance seperti saya, jadwal les yang fleksibel tentu jadi keuntungan tersendiri. Jam pekerja kantor memang bisa berubah sewaktu-waktu karena lembur. Bagi pekerja freelance, jadwal memang terasa lebih fleksibel, namun tetap saja ada kendala lain seperti klien yang mendadak memindahkan hari untuk meeting dan job yang datang secara mendadak. 

Awalnya adik saya yang semangat banget untuk ikut les karena adik saya menyenangi bahasa Inggris dan bahasa ini sangat dibutuhkan di area pekerjaannya sekarang. Saya sebenarnya waktu itu ga terlalu tertarik untuk ikut les lagi, malah saya lagi mikirin banget mau les private make up. Setelah saya pikir-pikir lagi, bahasa Inggris bisa jadi modal dalam segala bidang termasuk juga memudahkan saya jika mau melanjutkan sekolah S2 di luar negri. Saya juga sudah lama tidak berada dalam situasi bekerja atau belajar secara kelompok, karena selama ini pekerjaan yang saya ambil lebih membuat saya bekerja sendirian. Kondisi usaha ilustrasi saya dengan teman juga lebih banyak mengutamakan komunikasi via email atau wa karena kebetulan teman saya lagi sibuk dengan pekerjaan kantornya.

Pertama kali saya memutuskan untuk bekerja sendiri memang saya sempat merasakan kesepian. Hal ini saya rasakan karena perpindahan pekerjaan dari yang kerja kantoran ke fase freelance. Saya akui kerja bersama orang lain apalagi dalam jumlah yang cukup banyak, sangat rentan dengan konflik mau dari segi pekerjaan atau segi kepribadian. Karena saya juga punya pengalaman tidak terlalu menyenangkan ketika berada di suatu kelompok pertemanan, saya kadang suka skeptis dengan lingkungan baru. Saya jadi was-was dan perlu waktu yang lebih lama untuk beradaptasi. Saya merasa memang lebih bijak untuk pelan-pelan mengenali seseorang atau ketika berada di sebuah komunitas daripada langsung membuka diri secara terang-terangan.

Setelah melakukan banyak pertimbangan, saya memutuskan untuk ikut mendaftarkan diri ke tempat les tersebut. Menurut saya ga ada salahnya menambah ilmu bahasa Inggris yang sudah lama saya lupakan. Apalagi bahasa itu dibutuhkan untuk berbagai bidang pekerjaan. Saya juga merasa perlu lingkungan yang mendukung untuk belajar, karena jujur belajar di rumah kurang kondusif bagi saya.

“Kenapa ga belajar sendiri aja?”

“Kan bisa beli buku materi Inggris untuk belajar sendiri?”

“Sayang dong uangnya emang dulu ga belajar bahasa Inggris?”

Salah satu ungkapan di atas sempat terucap oleh ayah saya yang sempat skeptis dengar saya mau les bahasa Inggris lagi. Saya tetap kekeh waktu itu ingin mengambil les bahasa. Bisa sih sebenarnya kita belajar bahasa sendiri, namun belum tentu kita bisa tahu salah kita yang mana sepenuhnya. Saya juga ga menghakimi orang yang merasa lebih suka belajar sendiri dibandingkan harus les. Semua orang punya kebutuhan yang berbeda menurut saya. Bila itu baik bagi orang lain belum tentu hal itu baik bagi saya. Jika kamu bisa lancar berbahasa Inggris dengan belajar sendiri, Good for you, not for me!

Hal yang saya paling suka dari tempat les ini ialah saya di tanya goal saya ke depan yang terkait dengan alasan saya untuk belajar bahasa Inggris. Pertanyaan ini juga bertujuan agar pembimbing les mengarahkan dan membimbing sesuai goal masing-masing bukannya untuk ber-kompetisi supaya lebih pintar menggunakan bahasa Inggris. Saya juga diberikan homework secara online seusai level saya sehingga pembimbing bisa mengetahui progress saya selama belajar.

Semakin dewasa semakin jelas bagi saya bahwa apa yang saya lakukan itu bukan untuk ber-kompetisi lagi karena goal hidup setiap orang berbeda-beda. Kompetisi menurut saya bertujuan untuk mengasah kemampuan kita lebih baik dari sebelum-sebelumnya, bukan hanya untuk lebih baik dari orang lain saja. Bahkan dulu saya sempat ga nyaman dengan sistem pendidikan sekolah di Indonesia yang terlalu kaku dengan sistem pembelajaran satu arah. Saya sendiri ga heran kenapa bimbingan belajar lebih laris karena memang fokusnya jelas membantu anak yang belum bisa menjadi bisa. Sistem belajar pun lebih di modifikasi sesuai kebutuhan anak. Sejauh pengalaman saya, guru bimbel lebih kreatif membawakan sebuah materi pelajaran. Saya ga bilang sistem pendidikan Indonesia sepenuhnya jelek lhoo, hanya saja memang kita perlu banyak berpikir lagi tentang sistem pendidikan yang baik bagi anak-anak, mengingat kemampuan setiap anak berbeda.

Pertama kali saya masuk ke tempat les, tentu ada perasaan takut yang timbul. Saya bahkan sampai berpikir apakah saya bisa nyaman dan cocok dengan lingkungannya. Ternyata ketakutan saya tidak sepenuhnya terbukti malah saya jadi rajin ikut kelas dan datang ke tempat les. Saya menemukan teman-teman baru yang bisa saya ajak diskusi tentang bahasa Inggris, karir, dan hidup. Saya bahkan pernah cerita tentang kebingungan saya akan karir yang akan saya pilih dengan Student Consultant yang saya kenal. Saya juga jadi bisa melihat dari sudut pandang lain karena orang yang saya temui bermacam-macam.

Setelah beberapa kali ikut kelas, minggu lalu saya memberitahukan kabar saya kepada psikolog kenalan saya. Saya bilang bahwa saya mengambil langkah les Bahasa Inggris untuk membiasakan diri saya berada di lingkungan baru, padahal dulu saya ogah beradaptasi dengan lingkungan baru. Saya lebih banyak memilih pekerjaan yang bisa saya lakukan sendiri. Psikolog kenalan saya langsung senang mendengar kabar saya. Beliau senang karena saya berani mengambil langkah berbeda setelah selama ini saya mengungkung diri saya sendiri. Saya juga bilang bahwa saya mulai membiasakan diri berada di lingkungan baru serta bersyukur bahwa lingkungan tempat les saya aura-nya lebih positif dan kondusif.

Bagi beberapa orang mungkin perkara mengambil les Bahasa Inggris merupakan perkara yang sepele, namun tidak bagi saya yang sempat mengalami social anxiety. Hal ini pekerjaan yang extra bagi saya. Saya harus mendorong diri saya keluar dari pemikiran buruk saya sendiri. Saya bahkan pernah mengalami masa dimana saya ga mau ketemu dengan orang-orang atau menutup diri saya sangat rapat. Saya bersyukur masa itu boleh lewat perlahan-lahan, meski jujur saya masih was-was kalau berkenalan dengan orang baru. Saya harap penderita anxiety bisa tetap mengambil langkah kecil untuk keluar dari pemikiran mereka.

Baru beberapa minggu berlalu sejak saya belajar bahasa Inggris, badan saya langsung kena flu. Saya memang terlalu tancap gas di awal yaitu langsung mengambil banyak jadwal kelas sampai malam. Badan saya masih belum terbiasa untuk pulang pergi dengan rute Bekasi-Jakarta karena sudah lama tidak ada kegiatan sangat rutin yang saya lakukan setiap hari. Banyak hal lucu juga terjadi selama saya berada di tempat les, mulai dari pelajar lain yang frontal menanyakan saya sudah punya pacar apa belum sampai kejadian saya di kira anak SMA ahahahhaa. Intinya saya lagi senang-senangnya belajar bahasa Inggris lagi. Semoga blog post kali ini menginspirasi pembaca untuk tetap belajar hal baru atau lama yang sudah lama ingin dipelajari. Adakah yang sudah mengambil langkah untuk belajar tentang sesuatu hal? Kamu bisa sharing tentang cerita-mu di kolom komentar. See you on my next post readers!

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Emergency kit for Acne, Derma Angel

SAM_5377

Pernah ga sih merasa ga pede ketika jerawat sedang timbul di wajah? Dulu saya paling ga pede dengan wajah saya, karena penuh dengan jerawat. Saya paling benci kalau jerawat tersebut berbentuk jerawat batu yang besar atau yang sudah ada “white head”-nya. Khusus untuk jerawat batu, saya masih bisa siasati dengan pemakaian concelear, namun untuk jerawat ber-nasi memang merupakan jenis jerawat yang susah untuk ditutupi dengan make up. Jerawat jenis ini paling mengganggu penampilan karena biasanya langsung terlihat menonjol di wajah. Jerawat jenis ini juga paling cepat iritasinya karena kulit area sedang dalam fase sensitif.

Salah satu cara menutupi jerawat yaitu dengan teknik make up menggunakan concelear, namun ada saja kasus dimana ketika jerawat di tutupi dengan make up, jerawat tersebut malah semakin bernanah. Saya sudah tidak membiasakan lagi menutupi jerawat iritasi dengan make up, biasanya saya beri obat jerawat saja tanpa ditutupi apapun. Hal tersebut saya lakukan agar setidaknya kulit saya bisa bernafas ringan tanpa perlu kerja keras untuk menyembuhkan diri. Hanya saja ada sisi yang kurang dari obat jerawat, yaitu tidak bisa menutupi keseluruhan penampilan jerawat yang sedang bernanah.

Kebetulan awal bulan ini saya mendapat kesempatan untuk mencoba produk Derma Angel untuk mengatasi jerawat yang timbul mendadak. Apa sih Derma Angel itu? Derma Angel adalah acne patch kasar (transparan) yang menawarkan perawatan lengkap dengan fungsi “heal and hide”. Produk ini dipercaya dapat meredakan jerawat dalam waktu 12 jam dan menyembunyikan jerawat dari paparan solusi dan bakteri dari lingkungan sekitar. Derma Angel juga dapat menyatu dengan baik pada riasan wajah yang sedang kita pakai.

Derma Angel adalah acne patch kasar (transparan) yang menawarkan perawatan lengkap dengan fungsi “heal and hide”

Pertama kali saya mendapatkan produk Derma Angel sebenarnya saya agak ragu bahwa produk ini bisa meredakan jerawat pada wajah saya. Apalagi saya bukan orang yang percaya banget dengan yang namanya Acne Patch. Wajah saya memang tidak rutin berjerawat sejak saya lepas dari masa puber, namun masih ada beberapa jerawat yang suka muncul mendadak karena berbagai hal yaitu alergi, polusi, atau pada masa haid. Kebetulan beberapa hari yang lalu sesudah saya haid, ada beberapa jerawat kecil yang tumbuh di wajah saya. Jerawat kecil tersebut biasanya langsung menunjukkan “white head”. Hal ini biasanya bikin saya kesel karena cukup menganggu penampilan wajah saya.

patch

KEUNGGULAN PRODUK DERMA ANGEL

Apa sih keunggulan dari produk ini? Produk Derma Angel memiliki beberapa keunggulan dibandingkan produk lain yaitu :

Invisibility (transparan)

Sangat tipis dan transparant sehingga memastikan patch menyatu dengan dengan warna kulit alami dan make up.

Anti Acne (Anti Jerawat)

Mengandung bahan hydrocolloid dressing yang berguna untuk menyerap lebih banyak cairan. Sedikit memblokir UVB untuk mengurangi pigmentasi

Protection

Lapisan luar tahan air (waterproof) yang melindungi kulit dari polusi eksternal dan menjaga higenitas pada bagian dalam. Tingkat kerekatan yang baik sehingga patch tidak mudah bergulir.

CARA MEMAKAI ACNE PATCH DERMA ANGEL

Cara memakai acne patch ini termasuk mudah. Bersihkan tangan dan area berjerawat terlebih dahulu sampai tahap pengeringan. Lepaskan setengah bagian patch dan tempelkan pada jerawat. Tekan patch selama 3-5 detik secara halus agar patch lebih merekat dengan baik pada kulit.

before1
Pada pukul 14.00 WIB foto menggunakan cahaya alami matahari sedangkan pada pukul 15.00 WIB dan 22.00 WIB foto menggunakan lampu ruangan kamar.

PEMAKAIAN ACNE PATCH DERMA ANGEL SELAMA 8 JAM

Saya mencoba produk Derma Angel pada titik-titik jerawat yang timbul di wajah saya. Saya memakai produk tersebut pada jam 14.00 WIB siang sampai dengan 22.00 WIB yaitu sekitar 8 jam. Setelah produk berubah menjadi putih susu maka saya melepaskan produk tersebut. Setelah melepaskan produk, white head dari jerawat saya juga ikut terangkat. Jerawat kecil saya berwarna sedikit merah. Keesokan harinya jerawat saya tersebut sudah mereda dan tidak menimbulkan tanda-tanda infeksi lanjut.

before2
Pada pukul 10.00 WIB foto menggunakan cahaya alami matahari sedangkan pada pukul 19.50 WIB dan 20.00 WIB foto menggunakan lampu ruangan Mall yang berwarna cenderung ke kuning.

PEMAKAIAN ACNE PATCH DERMA ANGEL SELAMA 11 JAM

Keesokan harinya saya mencoba produk Derma Angel lagi pada jerawat kecil yang timbul di wajah saya. Saya mencoba produk ini dua kali untuk memastikan hasil dari produk ini pada wajah saya. Saya memakai produk ini dari jam 10.00 WIB sampai jam 20.00 WIB. Produk ini saya pakai sekitar 10 jam untuk melihat hasil maksimalnya.

Kebetulan hari itu saya mempunyai jadwal les bahasa Inggris dari siang sampai malam. Saya juga ingin melihat apakah produk ini bisa disamarkan dengan make up yang sering saya pakai sehari-hari. Saya hanya memakai BB cream untuk riasan pada wajah saya hari itu. Saya cukup kaget sih karena produk ini bisa ditimpa dan disamarkan dengan BB cream yang saya pakai. Selama saya ikut kelas dan ngobrol dengan teman-teman di tempat les, belum ada sih yang tiba-tiba komplain tentang benda seperti stiker di wajah saya. Hanya adik saya aja yang komentar tentang patch ini ketika ia bertemu dengan saya di tempat les, tapi dia juga cukup lama menyadari ada acne patch di wajah saya. Saya coba selfie ketika menggunakan acne patch ini yang sudah di samarkan dengan riasan make up. Hasil fotonya seperti saya tidak pakai acne patch. Intinya kalo di foto, produk ini masih sangat bisa tersamarkan dengan riasan wajah.

mk
penampakan produk yang disamarkan dengan pemakaian BB cream pada wajah.
fr
Pada hasil foto selfie, produk Derma Angel tersamarkan dengan make up

KESIMPULAN

Setelah mencoba pemakaian produk ini dua kali, saya suka dengan produk Acne Patch dari Derma Angel. Saya bisa bilang produk ini bisa di jadikan emergency kit untuk menutupi sekaligus meredakan jerawat yang meradang, apalagi jerawat kemerahan dengan white head di bagian tengahnya.

Acne Patch-nya sangat merekat sempurna pada jerawat yang ingin kita sembunyikan. Saya pernah coba ketahanan acne patch ini terhadap air. Saya membersihkan wajah saya dengan susu pembersih dan sabun wajah ketika acne patch tersebut menempel di wajah saya. Hasilnya acne patch tersebut tidak lepas sama sekali dari wajah saya, bahkan air tidak masuk ke dalam acne patch tersebut. Saya cukup puas dengan dengan perlindungan yang acne patch ini berikan terhadap jerawat yang sedang meradang. Hasil pemakaian produk ini pada kulit wajah saya yaitu ampuh untuk jerawat dengan “white head” sedangkan untuk jerawat yang belum mempunyai mata, efeknya lebih untuk menenangkan.

Acne Patch ini juga aman digunakan bersama dengan riasan make up sehari-hari. Produk ini bisa di timpa dengan BB Cream atau Foundation untuk semakin menyamarkan area jerawat yang sedang ditutupi. Hasilnya lumayan tidak terlihat dan bisa disamarkan dengan make up. Hal ini menjadi salah satu poin plus dari produk tersebut.

Produk Derma Angel sendiri tersedia di e-commerce dan modern pharmacy lainnya. Harga produk ini juga masih sangat terjangkau. Produk ini juga memiliki beberapa varian yaitu Derma Angel Day 12 pcs ( Rp. 36.000,00), Derma Angel Night 12 pcs ( Rp. 36.000,00) dan Derma Angel Kombinasi Day 12 pcs dan Nights 6 pcs ( Rp 51.000,00). Adakah yang sudah mencoba produk ini? Kalian bisa share pengalaman dengan produk ini di kolom komentar. See you on my next post readers!

This article is included in blog competition hosted by BP Network and Derma Angel. The article was written based on the experience and personal opinion.

NOTE

This is a Sponsored Post. Every skin type is different. The products that work for me maybe will not work for you. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

FOR MORE INFORMATION

Facebook : Derma Angel Indonesia

Instagram : @AngelDerma_ID

Point Cut Salon by Irwan Team

SAM_5355

Setelah beberapa hari tidak post artikel tentang dunia kecantikan, kali ini saya post artikel tentang salah satu salon bagus di daerah Jakarta. Kebetulan minggu lalu saya mendapat kesempatan untuk mengulas perawatan rambut di Point Cut Salon by Irwan Team yang berada di daerah Bendungan Hilir. Ketika mendapat kesempatan tersebut, saya langsung bahagia karena saya sudah lama tidak mencoba salon lain, selain salon langganan saya yang berada di dekat rumah.

Bagi seorang wanita pemilihan salon bisa jadi pilihan yang cukup sulit. Kebetulan rambut saya tipe ikal mengembang kering yang agak susah untuk di modifikasi. Saya juga pernah merasa kesal ketika salon yang saya kunjungi tidak memberikan pelayanan yang baik dan tidak sabar dalam melakukan blow dry pada rambut saya, yang ujung-ujungnya bikin kepala saya sakit. Rambut keriting memang memerlukan perawatan yang lebih extra, kalau tidak sabar ya hasilnya langsung kelihatan pada bentuk rambut.

IMG-20170329-WA0001
Daftar Harga Point Cut Salon by Irwan Team, Bendungan Hilir

Sebelum saya datang ke Point Cut Salon, saya melakukan booking terlebih dahulu melalui telepon. Kebetulan pada hari H yang sudah saya booking, saya mendadak ada jadwal lain sehingga saya telat untuk datang ke salon. Saya sempat telepon terlebih dahulu agar saya bisa mengganti jam perawatan untuk hari H tersebut, namun ternyata tidak bisa karena jam berikutnya sudah full booking. Saya memutuskan untuk booking jadwal perawatan salon untuk keesokan harinya dan ternyata jadwal booking pun masih penuh. Akhirnya saya bisa baru booking dua hari setelahnya yaitu pada hari Selasa jam 13.00 siang. Saya di sarankan untuk datang tepat waktu. Pastikan booking terlebih dahulu untuk melakukan perawatan di Salon ini serta datang tepat pada waktu janjian yang sudah disepakati karena salon ini sering full booking apalagi ketika akhir pekan.

Saya berangkat lebih awal siang itu ke daerah Bendungan Hilir untuk mengantisipasi macet kota Jakarta yang sering menguras waktu. Untungnya meski menghadapi beberapa kemacetan di jalan, saya sampai 10 menit lebih awal dari waktu yang sudah saya sepakati. Point Cut Salon ini termasuk mudah di jangkau untuk para pekerja yang berada di tengah Jakarta, letaknya termasuk strategis karena berada di daerah tengah kota. Bangunan salon ini juga gampang terlihat dari jalan besar.

SAM_5318

Setelah memasuki salon, saya langsung memberitahukan nama dan paket perawatan salon yang sudah saya pilih sebelumnya yaitu Hair Cut, Medicure dan Pedicure. Resepsionis langsung menghantarkan saya ke salah satu kursi salon agar saya bisa duduk. Seorang hair stylist menghampiri saya untuk melihat rambut saya dan menanyakan potongan rambut seperti apa yang saya inginkan. Jujur saat itu saya bingung mau menentukan potongan rambut model apa, karena kebetulan dengan tipe rambut saya yang keriting agak susah untuk memilih model rambut dengan leluasa. Saya sangat menyarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Hair Stylish sebelum memotong rambut. Pastikan juga Hair Stylish-nya melihat rambut kita dalam keadaan di lepas agar Hair Stylish bisa memberikan rekomendasi potongan sesuai jenis rambut. Mbak ErnaHair Stylish yang menanggani rambut saya, memberikan rekomendasi untuk memotong rambut saya dengan model ber-layer karena rambut saya tipe yang mengembang.

SAM_5351

SAM_5349

SAM_5345

Setelah sesi konsultasi selesai, saya di arahkan ke tempat cuci rambut. Sebelum rambut saya di cuci, Mas-nya menanyakan kepada saya tentang beberapa hal. Saya ditanya mau pakai air dingin atau air hangat. Saya juga ditanya mengenai kondisi rambut saya agar shampoo yang saya akan gunakan sesuai dengan kondisi rambut. Akhirnya saya dikeramas menggunakan air dingin serta shampoo dan conditioner khusus untuk tipe rambut yang kering. Sesi keramas benar-benar menjadi sesi relaksasi bagi saya, Mas-nya bahkan sampai menawarkan untuk memijat kepala agak lama jika saya tidak terburu-buru saat itu. Produk perawatan rambut yang dipakai oleh Point Cut Salon adalah produk-produk perawatan dari L’oreal.

IMG-20170404-WA0002

Setelah sesi keramas selesai, saya di arahkan ke tempat menggunting rambut. Petugas salon juga menawarkan beberapa pilihan minuman kepada saya sebelum rambut saya digunting. Rambut saya akhirnya di gunting oleh Mbak Erna yang merupakan salah satu Hair Stylish di salon tersebut. Awalnya saya mau potong rambut pendek banget supaya hasilnya ga nanggung, tapi saya di sarankan untuk ga memotong terlalu pendek karena hasilnya bisa lebih pendek dari yang saya bayangkan. Selama sesi potong rambut, kepala saya sering miring-miring karena asik mengambil foto dan video ketika rambut saya di potong, sampai saya di suruh ga boleh banyak gerak karena takut bisa salah potong hehehe. Selama sesi potong rambut, saya sempat mengamati bagaimana Hair Stylish memotong rambut saya. Mbak Erna sangat detail dalam memotong rambut saya, bahkan berkali-kali setelah di potong ia mengukur lagi apakah rambut sebelah kanan sudah sama panjangnya dengan rambut sebelah kiri. Saya baru kali ini sih liat Hair Stylish sampai sedetail itu ketika sedang memotong rambut.

SAM_5322

Setelah sesi pemotongan rambut selesai, saya di arahkan ke kursi lain untuk blow dry dan untuk sesi Medi Pedi. Sesi ini berlangsung cukup lama, petugas blow dry juga sangat telaten mengeringkan rambut saya. Saya sampai salut gitu karena sering banget kejadian petugas blow dry ga sabaran dengan rambut mengembang milik saya. Setelah blow dry selesai, rambut saya juga di catok agar terlihat rapi dan berbentuk. Selama sesi pengeringan rambut, saya juga sekalian melakukan perawatan Medi Pedi untuk tangan dan kaki. Petugas Medi Pedi juga sabar banget membersihkan kuku kaki dan tangan saya. Saya juga bisa memilih mau dipakaikan kutek apa tidak setelah sesi Medi Pedi. Saya juga bisa memilih warna dan brand sesuai selera saya dan tentunya yang memang disediakan oleh salon. Saya pilih kutek Revlon dengan warna ungu gelap. Perawatan Medi Pedi juga jadi salah satu relaksasi bagi saya, petugasnya juga rapi dan sabar memperbaiki kutek yang suka rusak karena tangan saya ga bisa diem heheheh.

SAM_5323

SAM_5341

Setelah rambut saya di blow dan di catokHair Stylish yang tadi menangani rambut saya masih merapikan rambut saya lagi. Rambut saya di potong ujung-ujungnya agar lebih terlihat rapi dan berbentuk. Hasil akhirnya pun memang sangat memuaskan. Potongan rambut saya jadi lebih terlihat, berbentuk dan rapi. Mood saya juga jadi naik karena puas melihat hasilnya. Sambil menunggu kutek saya kering, saya mengambil beberapa foto ruangan Point Cut Salon. Salon ini memang sangat nyaman dan bersih untuk berlama-lama melakukan perawatan rambut.

Setelah selesai perawatan, saya menuju kasir untuk diberikan nota daftar harga perawatan yang telah saya sudah lakukan. Total harga untuk perawatan cuci rambut, gunting stylist wanita, manicure basic, pedicure basic dan blow pendek variasi yaitu Rp 409.000,00. Harga yang menurut saya masih lumayan murah untuk perawatan yang sudah sekelas salon-salon mahal. Sejauh ini saya puas dengan perawatan rambut di Point Cut Salon, petugas-nya yang ramah dan profesional. Hasil akhir yang diberikan ke rambut saya juga sangat oke. Blow dry dan catok pada rambut saya bertahan sampai 4 hari. Tangan dan kaki juga jadi terasa halus dan bersih setelah perawatan manicure dan pedicure.

SAM_5330
hasil potong rambut model perempuan di Point Cut Salon, Benhil.

Salon ini juga saya rekomendasikan karena harganya yang masih terjangkau, pelayanan dan hasil perawatan rambut yang bagus, serta lokasinya yang strategis. Salon ini bisa jadi pelarian di sore hari sehabis pulang kantor apalagi kalau kantor kita berada di pusat kota. Terima kasih Point Cut Salon by Irwan Team dan Clozette atas kesempatan! See you on my next post readers!  

FOR MORE INFORMATION

Pointcut Salon by IRWANTEAM (09.00 – 20.00)

Jalan Bendungan Hilir Raya Blok G1 No.8 Jakarta Pusat.

Telp. (021) 5720 187 / 5735 822

Fax. (021) 5720 187

Instagram @pointcutsalonjakarta

NOTE

This is a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Tidak Pernah Sampai Namun Tidak Akan Pernah Sama

SAM_5317Saya bertumbuh di dalam banyak komunitas selama saya hidup sampai sekarang. Ketika saya kuliah, saya punya beberapa komunitas yang begitu mempengaruhi saya sebagai seorang individu. Saya masih mempertahankan hubungan dengan geng SMA saya. Saya masih menyempatkan diri untuk bertemu dengan teman-teman persekutuan semasa saya kuliah. Saya masih jalan dengan geng kuliah saya sampai sekarang. Saya masih melanjutkan Kelompok Kecil yang dulu saya ikuti dari kuliah. Komunitas yang baik telah banyak memberikan pertumbuhan dalam diri saya.

Saya berkembang dan bertumbuh di dalam komunitas yang memang sangat dekat hubungannya dengan saya. Tanpa saya sadari hal ini pun telah membuat saya begitu takut dan begitu lemah ketika komunitas tersebut tidak ada lagi buat saya. Lingkungan saya berubah beberapa kali ketika saya terjun dalam dunia kerja. Saya dituntut untuk lebih utuh secara individual dibandingkan harus berada di dalam sebuah kelompok. Saya harus siap membawa diri saya sendiri. Saya juga harus siap berenang di tengah-tengah kepentingan orang lain, karakter yang berbeda dan suara hati nurani saya sendiri.

Ada masa-masa dimana saya penuh dengan kebingungan dengan jalan yang harus saya hadapi. Sampai sekarang pun saya masih meraba-raba hari depan yang sebenarnya adalah sebuah misteri bagi semua manusia. Hari ini saya pikir keberhasilan akan datang, besoknya saya mengalami kegagalan. Malam ini saya bermimpi tentang banyak hal, besoknya saya bangun dengan menghadapi kenyataan.

Hal yang paling saya benci dari hidup adalah perasaan bahwa saya tidak akan pernah sampai. Saya benci untuk berpindah. Saya benci dengan perubahan drastis. Saya membenci sesuatu yang tidak pernah pasti. Saya benci dengan perasaan tidak pernah sampai. Saya benci harus memulai semuanya dari awal meskipun pada akhirnya saya memulai semua hal dari awal beberapa kali. Saya benci harus meninggalkan dan ditinggalkan, namun saya juga mengerti bahwa perpisahan pun sama baiknya dengan pertemuan.

Selalu ada ruang di antara kebahagiaan yang saya inginkan dengan apa yang akhirnya saya dapatkan. Selalu ada jarak dalam mimpi yang ingin saya wujudkan dengan kenyataan yang harus saya hadapi. Sejenak saya baru menyadari betapa melelahkan-nya sebuah kehidupan. Kita ingin mengapai banyak hal untuk kemudian kita lepaskan di penghujung kehidupan. Bahwa diantara kelahiran dan kematian, kita merajut kebahagiaan hidup yang kita inginkan.

Saya tidak akan pernah sampai dalam hidup. Saya hanya akan melewati waktu, ruang, tempat, rasa dan orang yang saya sudah temui, sedang saya temui dan akan saya temui. Saya akan berubah berkali-kali. Saya akan gagal kemudian berhasil dan gagal lagi. Saya akan bertemu dan berpisah berkali-kali. Saya tidak akan pernah sampai dalam menjalani hidup namun saya tidak akan pernah sama lagi untuk selanjutnya.

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Life After Death is a Good Life

SAM_4870

Bulan lalu saya pergi ke daerah Jakarta Barat untuk urusan pekerjaan. Ternyata urusan terkait pekerjaan tersebut selesai sangat cepat sehingga saya masih punya banyak waktu luang. Saya merasa sayang untuk langsung balik ke Bekasi mengingat perjalanan ke Jakarta pagi itu cukup padat. Kebetulan saya teringat sebuah pameran yang ingin saya kunjungi dari Sabtu kemarin. Tanpa pikir panjang saya bulatkan tekad untuk pergi ke daerah Kebayoran untuk melihat pameran seni tersebut.

Jalanan Jakarta ke arah Senopati pagi itu cukup bersahabat. Tidak butuh waktu yang lama bagi saya untuk sampai ke gedung tempat pameran berlangsung. Saya sempat salah lantai ketika mencari tempat pameran tersebut, ternyata pameran yang ingin saya kunjungi berada di lantai 1. Saya ga langsung masuk ke ruang pameran karena dari pintu kaca terlihat ada sekelompok orang yang sedang rapat. Karena tidak ada orang yang bisa ditanya, saya memutuskan untuk menunggu di ruang lobby depan.

Saya duduk bersebrangan dengan seorang gadis muda yang kelihatannya juga sedang menunggu. Saya pikir dia juga mau pergi ke pameran jadi saya dengan pede-nya langsung ngajak kenalan. Nama gadis yang saya ajak kenalan itu Tisha, dan ternyata dia bertugas sebagai penjaga pameran yang akan saya kunjungi. Gawatnya lagi Tisha juga bingung kenapa ruang pameran tersebut dipakai untuk ruang rapat, alhasil kami berdua menunggu tanpa kepastian.

Saya sempat ngobrol tentang banyak hal dengan Tisha mulai dari kuliah, kerjaan, kesibukaan dan lain-lain. Tisha juga sempat membagikan sebuah roti dari bekalnya untuk saya, she’s just too sweet and kind. Saya langsung bahagia di kasih roti karena sebenarnya saya udah kelaparan hehehe. Kami menunggu cukup lama sampai seorang pria keluar dari dalam ruang pameran dan menghampiri kami yang sedang duduk menunggu.

“Mbak masuk aja, boleh masuk kok ke ruang pamerannya”

“Kirain ga boleh Mas, tadi saya liat lagi rapat soalnya. Okelah kalo begitu, makasih ya Mas!”

Akhirnya saya masuk ke ruang pameran bersama dengan Tisha. Beberapa orang yang sedang rapat tampak tetap asik melanjutkan presentasi mereka. Tisha siap-siap di ruang peralatan sedangkan saya mulai melihat-lihat pameran. Tak berapa lama Tisha datang untuk menyalakan api pada lilin-lilin yang dipajang di salah satu instalasi seni. Saya mulai mengamati ruang pameran meski saya jadi ngak leluasa karena ada kelompok yang sedang presentasi.

Pameran yang saya datangi ini mempunyai tema tentang merayakan sebuah Kematian. Nah lho aneh banget kan tema-nya tentang merayakan Kematian. Justru karena temanya unik makanya saya bela-belain banget untuk datang ke pameran ini. Sebenarnya pameran yang saya datangi ini termasuk sebuah pameran kecil yang diadakan oleh sebuah sekolah seni, namun karya-karya yang di pajang tetap menarik untuk saya nikmati.

“Remember Me as…”

Pameran ini merupakan sebuah hasil karya para murid sekolah seni yang diambil dari tugas sekolah mereka sendiri. Para pengajar mengembangkan sebuah metode bagi para murid di @erudioschoolofart (sekolah seni) untuk menemukan tujuan hidup mereka dalam sebuah pertanyaan “Aku ingin diingat sebagai siapa?”. Pertanyaan ini seolah-olah membuat kita menarik mundur apa yang kita sudah kerjakan selama ini, agar kita juga bisa menentukan arah hidup ke depannya sebelum hidup itu sendiri berakhir.

SAM_4906SAM_4898

Hidup memang bisa penuh dengan banyak pilihan yang memicu kebingungan. Para pengajar erudioschoolofart berharap pertanyaan ini menjadi sebuah pertanyaan yang memicu para murid untuk akhirnya menemukan tujuan hidup mereka dan apa yang ingin mereka lakukan selanjutnya dalam hidup. Pada video dokumentasi tentang proses berkarya, para murid diberikan tugas untuk membuat berita kematian mereka sendiri dan sebuah karya seni sebagai bentuk refleksi dari hidup yang telah mereka jalani.

Karya-karya para murid erudioschoolofart dan berita kematian yang mereka buat sendiri di pajang di salah satu pojok ruang pameran. Saya cukup menikmati karya-karya yang disajikan. Secara tidak langsung saya bisa mengenal mereka dan impian mereka melalui karya dan berita kematian yang mereka tulis sendiri. Saya juga cukup kaget mengetahui bahwa berita kematian bisa merangkum semua hal yang pada akhirnya paling mereka inginkan dalam hidup.

SAM_4855

SAM_4852

Sudut pojok ruangan lainnya di dominasi oleh sebuah instalasi seni yang merupakan karya dari Pendiri Databo Dojo dan semua pegawai yang bekerja disana. Karya seni tersebut berbentuk sebuah altar besar yang dihiasi dengan lilin, bunga dan dekorasi khas pemakaman lainnya. Saya juga membaca sekilas kisah hidup pendiri Databo Dojo yang cukup menginspirasi, dari seseorang yang dulunya selalu mementingkan pekerjaan menjadi seseorang yang lebih mengutamakan keluarganya. Biasanya sebuah altar kenangan membuat saya takut namun ntah mengapa saya malah suka dengan dekorasi altar yang mereka buat tanpa mengurangi kesan sendu pada altar tersebut.

Salah satu instalasi yang paling berkesan bagi saya di pameran ini ialah instalasi seni dari Lala Bohang yang berjudul “Life After Life is a Good Life”. Instalasi seni ini berbeda dari karya-karya seni sebelumnya. Untuk menikmati karya seni ini, saya harus masuk ke dalam ruangan kecil yang diterangi lampu biru muram yang menimbulkan kesan duka. Pengunjung dapat merencanakan pemakaman mereka di dalam ruangan ini dengan mengisi Funeral Request yang disediakan. Funeral Request ini kemudian akan diikatkan ke tali balon berwarna putih yang telah di sediakan dalam ruangan. Kebetulan kertas Funeral Request-nya habis jadi saya ga bisa refleksi sekalian mengisi Funeral Request versi saya, padahal saya udah semangat 45 mau isi Funeral Request-nya ahahaha kezelss. Tisha juga sempat cerita kalau dari kemarin banyak pengunjung yang menanyakan kertas Funeral Request yang sudah habis, ternyata ga saya aja yang semangat mau isi Funeral Request ahahaha.

SAM_4902

SAM_4863

Untitled-1SAM_4856Untungnya saya membawa buku jurnal harian saya di tas, jadi saya tulis Funeral Request versi saya di buku jurnal sambil refleksi terhadap hidup yang sudah saya jalani. Saya sempat ga fokus untuk refleksi karena ruangan sebelah saya masih berisik dengan kelompok yang sedang presentasi. Saya baru bisa mulai fokus setelah saya menutup pintu ruangan tersebut meski suara dari sebelah ruangan masih sedikit terdengar. Perasaan saya cukup bimbang ketika saya mengisi Funeral Request versi saya, pastinya semua orang deg-degan jika disuruh membayangkan upacara kematiannya sendiri. Di sisi lain saya juga merasa cukup lega mengingat di dalam hidup ini pasti kita akan sampai pada fase istirahat abadi dari hidup.

SAM_4873

SAM_4874

MAKAN SIANG di GIOI

Karena waktu makan siang yang sudah dekat, saya pamit ke Tisha untuk makan siang sebentar di sekitar gedung. Cukup susah mencari restauran untuk makan siang di daerah ini yang lebih di dominasi dengan gedung perkantoran. Akhirnya saya memutuskan makan siang di sebuah restauran yang berada di sebrang gedung karena cuma itu restauran terdekat.

Saya langsung di sambut dengan hangat ketika saya masuk ke restauran tersebut. Saya dipersilahkan duduk di sebuah meja yang berada tepat di depan sebuah dinding besar yang penuh dengan hiasan. Pelayan dengan ramah menjelaskan menu makanan yang direkomendasikan kepada saya. Harga makannya cukup pricey yaitu mulai dari harga Rp 80.000,00-Rp 120.000,00. Saya pesan Asian Steak Tartare untuk makan siang karena menu ini salah satu menu yang di rekomendasikan oleh pelayan.

SAM_4879

SAM_4882

Saya sempat kaget ketika pesanan saya datang, isi dari makanan ini berupa daging sapi cincang masak, beberapa helai bunga, taburan buah delima dan beberapa emping yang di hias dengan caramel. Karena saya merasa janggal makan daging tanpa nasi maka saya akhirnya sekalian pesan nasi putih satu porsi. Beberapa saat kemudian seorang pelayan menghampiri saya sambil menerangkan bagaimana cara makan Asian Steak Tartare ini.

Ternyata cara makan Asian Steak Tartare ini memang agak unik. Kita harus memakan campuran daging sapi, helai bunga, dan buah delima bersamaan dengan emping yang sudah di hiasi caramel. Awalnya saya takut rasanya campur aduk tak terbayangkan, eh ternyata rasanya tuh enak bangetttt! Saya sampai ketagihan gitu makannya. Rasa gurih dagingnya bercampur dengan rasa manis segar buah delima, kemudian disusul dengan rasa gurih manis emping yang dibalut dengan caramel. Rasanya saling susul menyusul namun menciptakan rasa gurih manis sedap di lidah saya. Ini benar-benar eating experience yang sangat saya nikmati, salut sama Cheef-nya! Karena saya juga sudah pesan nasi jadi bablas deh saya makan sekalian bersama nasi hehehe, habis itu perut saya kenyang namun dalam kadar yang pas.

Selesai makan, saya dipersilahkan untuk isi kuosioner yang disediakan. Salah satu pelayan sempat nanya tentang pesanan saya dan menanyakan apa yang paling saya suka dari menu makanan yang saya pesan. Saya langsung jawab “Emping Caramel!” ahahahha. Jujur saya paling suka sama rasa emping caramel-nya, rasa gurih manis-nya pas dan nagih banget.

Selesai Makan, saya balik lagi ke pameran. Saya ngobrol dikit dengan Tisha sambil menceritakan makanan unik yang saya tadi makan. Kebetulan presentasi kelompok sudah selesai, sehingga saya bisa leluasa keliling pameran sekali lagi. Saya juga lanjut membuat berita duka versi saya sendiri dengan lebih fokus. Saya juga diberikan booklet berisi rangkuman berita duka cita dari para peserta pameran sebelum akhirnya saya pulang, it was really nice souvenir. Saya bisa mengenal mereka secara singkat melalui rangkuman berita duka cita mereka masing-masing.

SAM_4907

Sering kali kita menganggap sebuah kematian sebagai sesuatu yang negatif. Sama seperti Lala Bohang, saya selalu percaya bahwa kematian adalah sebuah fase istirahat total tanpa batas dari hidup. Sebagaimana sebuah kehidupan, sebuah kematian pun seharusnya bisa dirayakan dengan baik sesuai keinginan dan selera. Kalau seandainya tidak ada kematian, hidup abadi mungkin terasa lebih menakutkan dan membosankan. Pameran ini sekaligus menjadi refleksi bagi saya dalam menjalani hidup ke depannya sebelum akhirnya saya menghadapi kematian. Kematian pada akhirnya menjadi bahan refleksi mau ke arah mana hidup ini kita lanjutkan sebelum hidup itu sendiri berakhir.

Saya pulang siang itu dengan perasaan yang puas. Saya benar-benar menikmati pameran yang saya kunjungi. Pergi ke pameran seperti sebuah terapi tersendiri bagi saya apalagi saya senang menikmati sebuah karya seni. Anggota keluarga saya yang lain ga terlalu suka pergi ke pameran seni. Selama ini saya lebih sering ke pameran sendiri atau bersama beberapa teman dekat saya yang juga penikmati seni atau illustrator. Setelah mengikuti pameran tersebut saya juga ikutan buat berita duka cita versi saya. Perasaan saya sebenarnya agak campur aduk ketika menuliskan berita duka cita versi saya sendiri, namun juga ada perasaan bahagia dan lega karena pada akhirnya saya juga akan dikenang oleh orang-orang terdekat saya. Saya harap post kali ini juga menginspirasi pembaca sama seperti pameran tersebut juga menginspirasi saya. See you on my next post readers!

Funeral Letter

Today, I lost the love of my life, a great wife and a mother to my children. I remember the first day we met. We often fought with each other. You were the one with the hard shell. You said to me that you didn’t believe in love and relationship but we also fell in love each other in the end.

First, I could deny how I couldn’t stand your exploding anger, silence, and your stubbornness but then I also couldn’t stand to not fall in love with you. As we married, I have seen you grown beautifully as wife and mother of our child. You always took care of us with love and care. I also became a witness of how you struggle to fight your own demon inside your head. We really had many hard time back then.

I never been so grateful to have someone so lovely like you. You always live with many dreams and hope. You also had a hard time to believe in yourself and all the dreams that you had. You never really realize how beautiful and talented you were. I was glad you didn’t give up on yourself. You were truly inspiring, independent, and strong woman, and I was sad because you never realized that.

I never thought I lost you so quickly. Last night you told me that you really satisfied with your life. You also never though you figured out what you really wanted in your life until now. You said you never though you will married and have two handsome sons and grand children. We really had a nice time last night talking about our marriage and life. You said to me thank you and I love you several times. I never knew it was your last sentences for me.

And here I am with our children and grand children are standing in your funeral. My heart is broken seeing you leave. I also happy that you can rest peacefully now. Rest in peace my love. I love you so much. Farewell my love, till we meet again in heaven.

Your Husband

Remember me as a daughter, a co-worker, a wife, a mother, a lover and a child in her own world of imagination.

-M.D

FOR MORE INFORMATION

Exhibition info : @suarartspace

GIOI RESTAURAN

Senopati Raya no. 88, Jakarta

website : gioijkt.id

Instagram : @gioijakarta

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Tentang Kesempatan Kedua

Images from unsplash.com
Images from unsplash.com

Kemarin malam, salah seorang teman menelpon saya. Saya ga terlalu kaget ketika ia menelpon saya malam itu, karena sebelumnya dia sempat curhat via whatsaap tentang hubungannya dengan orang lain yang harus kandas dalam hitungan waktu yang terbilang cepat. Sebagai seorang teman, tentu saya tahu bahwa menerima telepon larut malam dari teman dekat yang sedang patah hati dapat dikategorikan dalam kondisi lumayan darurat. Kebetulan telepon darurat itu tidak datang terlalu larut, masih dalam batas waktu biasanya orang rumah masih nonton TV sebelum akhirnya memutuskan untuk tidur. Sebenarnya malam itu pun saya sedang memilih-milih tulisan yang ada di jurnal harian saya, jadi saya cukup dalam keadaan santai untuk mendengar sebuah curhatan.

Saya cukup pelan-pelan memilih perkataan saya ketika berbicara kepada seseorang yang sedang patah hati, karena pada saat itu seseorang bisa sangat-sangat sensitif dalam segala sesuatu. Saya juga tidak ingin salah memberikan respon yang akhirnya malah menyakiti tanpa disadari. Perkataan seperti “udahlah move on”, “kamu sih milihnya orang kayak dia”, “makanya lain kali diliat dulu orangnya” dan sebagainya bisa terdengar sangat kejam ketika diucapkan di depan seseorang yang baru saja putus. Alasan kenapa saya juga tidak pernah menaruh perkataan ini dalam kamus kosa kata saya tentu jelas karena perkataan-perkataan tersebut juga pernah menyakiti saya secara tidak langsung. Saya sadar ketika berada dalam posisi rapuh, berbagai ucapan yang kelihatannya biasa saja menurut orang lain bisa salah diartikan.

Perkataan tersebut seperti meremehkan betapa sepele-nya apa yang dirasakan dan dialami seseorang yang baru saja kehilangan. Padahal sebenarnya ga ada yang salah lho merasa sedih ketika kehilangan sesuatu atau seseorang yang paling di sayangi. Setiap orang memang menanggapi perpisahan dengan berbeda. Tidak semua orang memiliki respon cepat untuk bisa pulih kembali seperti tidak terjadi apa-apa dalam hidupnya. Jika kamu tipe yang serba cepat bisa move on atau bahkan bisa langsung mengejar cinta yang lain, ya silahkan. Bila kamu tipe yang sangat sensitif dan susah sekali untuk move on, saya tidak akan menghakimi sama sekali. Menurut saya, semua orang punya respon dan pilihannya sendiri terhadap kejadian pahit yang ia alami sebagai bentuk dari cara orang tersebut menyembuhkan lukanya.

Di sela-sela ceritanya, kekecewaannya bertambah ketika ia tahu bahwa orang yang ia cintai dengan mudahnya langsung merajut kasih dengan orang lain dengan begitu cepat. Saya mengerti pasti sangat membingungkan melihat seseorang yang tadinya mencintai kita namun kemudian berpaling kepada orang lain, namun saya juga sadar terkadang perasaan manusia memang sangat kacau dan membingungkan.

“No matter what, Dear. We will never know someone else’s true feeling towards us. All we know is to do the best thing with what we feel and what we have in that moment”

Sebaik-baiknya kita memilih seseorang untuk mendampingi kita, hal tersebut tidak akan menjamin suatu saat kita tidak akan berpisah dengannya. Kita tidak pernah tahu pasti perasaan sesungguhnya dari seseorang. Kita juga tidak akan tahu kapan perasaan tersebut berubah atau pun menghilang. Kita tidak punya kontrol atas semua hal di dalam hidup termasuk perasaan orang lain. Kita hanya bisa melakukan yang terbaik dengan apa yang kita rasakan dan bisa kita lakukan saat itu.

“Do you believe in Second Chance Mon?”

“Of Course I do. I also do believe in another chances after the second chance in life. If there is no chances anymore, we will never live until know.”

Kalimat itu terlontar begitu saja dari mulut saya ketika teman saya bertanya apakah saya percaya akan kesempatan kedua. Saya spontan menjawab iya, meskipun saya begitu takut dengan kesempatan-kesempatan yang ditawarkan oleh hidup. Takut bahwa itu hanya awal dari sebuah kesalahan lagi. Hanya saja tak peduli betapa takutnya kita akan kesempatan-kesempatan berikutnya, hidup akan terus menawarkan kita kesempatan lagi dan lagi. Terlepas kita akan tahu bahwa itu hanyalah kesalahan atau kebahagiaan bagi nantinya, kita juga bisa memilih untuk mengambil kesempatan itu atau tidak.

“Do you believe in Second Chance even though you will get hurt again?”

I do, even though until now I’m not really sure about that. I can only tell you this, take all the time that you have. Take all time that you have to heal yourself, you deserve it.

Saya mengerti sebuah pengalaman pahit tidak bisa segera di sembuhkan dengan kata-kata mutiara. Saya mengerti semua orang butuh waktu untuk berduka dan menyembuhkan luka yang ia miliki. Memberikan ruang bagi seseorang yang sedang begitu kacau perasaannya merupakan tanda bahwa kita menghargai apa yang sedang di rasakan orang tersebut. Saya tidak ingin memaksa-maksa seseorang untuk move on secepatnya karena masalah hati itu personal.

Sebagai seorang teman saya hanya bisa mendengarkan, menghibur, menyediakan tempat berkeluh kesah dan menemani ketika dibutuhkan sampai suatu saat hati itu menyembuhkan dirinya sendiri. Memperbaiki hati yang hancur bukanlah pekerjaan yang bisa saya lakukan.

Setelah telepon itu berakhir, saya bersiap-siap untuk tidur malam itu. Saya harap teman saya baik-baik saja. Saya juga berharap dia mendapatkan kesempatan yang lebih baik di masa depan. Beberapa menit sebelum saya tidur saya berdoa mengucap syukur kepada Tuhan atas waktu dan proses jatuh bangun yang pernah saya lalui dalam menyembuhkan hati saya berkali-kali. See you on my next post readers!

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Jessica Octaviani; Sebuah Mimpi dibalik Mimpi yang Terwujud.

j2

Cukup butuh waktu yang agak lama ketika saya memutuskan untuk menuliskan artikel tentang sosok inspiratif di dalam hidup saya, karena jujur pilihannya cukup banyak. Pengertian sosok inspiratif bagi setiap orang memang sangat berbeda. Mungkin kalau saya ditanya sosok inspiratif ketika saya masih remaja dulu, jawabannya tidak jauh-jauh dari artis 90-an yang kala itu menjadi idola saya. Jawaban tersebut berubah seiring saya beranjak dewasa. Semakin lama, sosok yang saya kagumi justru adalah sosok yang berada di sekeliling kehidupan saya , bisa berarti keluarga atau teman terdekat.

Jeje, itulah panggilan akrab yang saya dan teman-teman lain berikan kepadanya. Saya mengenal Jeje sejak kami sama-sama kuliah di Departemen Arsitektur UI. Sayangnya saya baru benar-benar berada dalam satu kelompok tugas dengan Jeje ketika saya berada di kelas perancangan terakhir. Saya bisa bilang Jeje merupakan salah satu yang bersinar di angkatan saya, bukan hanya dari segi nilai-nilainya yang oke, namun dari sikapnya yang matang dan profesional. Jeje juga termasuk salah satu orang yang selalu mempengaruhi saya untuk tetap positif.

Saya janjian dengan Jeje tepatnya akhir tahun lalu, ketika saya menyampaikan niat saya untuk mengulas dirinya dalam artikel sosok inspiratif versi saya. Sebelumnya saya sudah meminta izin untuk mengulas tentang dirinya via whatsaap. Hal itu pun langsung disetujui oleh Jeje. Kami bertemu di salah satu Mall besar daerah Bekasi, kebetulan Jeje sedang bertugas mengawas proyek di daerah tersebut.

Siang itu, saya datang ke area makan tempat kami sudah janjian sebelumnya via whatsaap. Tidak berapa lama saya menunggu, Jeje datang dengan aura khas penuh percaya diri dan langsung menghampiri saya. Ada hal yang berbeda dari sosok perempuan lincah yang satu ini setelah saya lama tidak bertemu dengannya. Make up tampak menghiasi wajahnya yang dulunya jarang saya lihat dipulas dengan riasan. Kami lanjut makan bersama di sebuah restauran ramen terdekat. Saya pun tanpa sungkan langsung membuka buku jurnal saya untuk menanyakan beberapa pertanyaan yang sudah saya siapkan untuknya.

Jeje lagi sibuk apa sekarang?

Aku sekarang lagi sibuk kerja di sebuah kantor developer. Kalau kesibukan lain diluar itu, aku lagi asik belajar nari dan aktif pelayanan di sebuah gereja Katolik di Jakarta. Aku juga sedang terlibat dalam bisnis cathering sehat belum lama ini.

Boleh cerita ngak perjalanan karir dan impianmu kamu sampai sekarang?

Sebenarnya cita-cita aku dulu itu kuliah di jurusan Sipil cuma karena katanya jurusan tersebut susah khususnya bagi perempuan, akhirnya dengan banyak pertimbangan aku milih jurusan Arsitektur. Setidaknya masih ada nyambung-nyambungnya dengan bangunan hehehe. Ketika kuliah di Arsitektur, aku mulai senang dengan design hanya saja ketika bekerja di salah satu konsultan ternama di Jakarta kurang lebih 6 bulan, aku mulai merasa kesenanganku terhadap design itu ga sepenuhnya 100 %. Ada keinginan lain yang sepertinya belum terpenuhi, yaitu untuk melihat proyek bangunan itu terbangun secara bertahap. Intinya aku pengen banget bisa banyak belajar dari hal nyata yang terbangun. Aku lebih ingin belajar banyak dari lapangan. Dari situ aku merasa lebih cocok di pekerjaanku yang sekarang yaitu di developer.

Ada ga sih suka duka di dalam pekerjaan kamu yang sekarang?

Tentu ada. Bagian sukanya mungkin karena pekerjaan ini lebih aku minati. Tim dan manajemen kerja juga sudah oke. Dukanya mungkin karena lebih banyak pria jadi mau ga mau mentalnya harus kuat. Lingkungan kerja yang dominan pria juga kadang bikin risih sih, terutama karena mereka banyak yang merokok. Aku belajar banget untuk sabar dan toleransi di lingkungan pekerjaanku yang dominan pria, karena sebenarnya pria lebih cepat tempramen. Kebetulan aku satu-satunya wanita di bagian engineering.

Ada ga sih tips yang bisa kamu share untuk posisi pekerjaan yang lingkungannya dominan dengan pria?

Kuncinya harus pintar beradaptasi. First impression itu penting apalagi sebagai wanita di tengah-tengah lingkungan kerja yang lebih banyak pria. Sering kali karena kita wanita, kita bisa dianggap remeh ketika berada di lingkungan kerja yang dominan pria. Menurutku sebagai wanita dengan lingkungan kerja seperti itu, tetap penting lho untuk dandan dan pintar membawa diri agar pria lebih tertarik serta respect terhadap kita. Aku juga belajar untuk menyaring kritik dari orang lain. Kalau itu hal yang membangun sih oke, tetapi kalo ngak membangun mendingan ga usah terlalu didengarkan.

Pelajaran berharga apa yang Jeje dapat selama bekerja sampai sekarang?

Menurutku ketika kita kerja apapun bidangnya penting untuk belajar berelasi dengan orang lain. Aku juga belajar untuk pintar mencari cela dan menyampaikan pendapatku dengan baik. Intinya jangan sampai kita mau dipojokkan hehehehe.

Ada ga sih peran keluarga dan teman dekat dalam perjalanan karirmu?

Peran mereka pastinya ada. Orang tuaku selalu mendukung dan selalu memberikan nasehat, apalagi ini dunia kerja dimana situasinya sangat berbeda dengan situasi ketika berada di dunia kampus dulu. Kalau untuk teman-teman terdekat dari jaman SMA dan kuliah tentunya aku masih komunikasi dan menyempatkan untuk ketemu mereka di sela-sela kesibukanku. Menurutku, penting untuk menjalin komunikasi dengan mereka yang sudah mengenal sifatku yang sebenarnya.

Apa sih definisi sukses bagi seorang Jeje?

Definisi sukses itu banyak, salah satunya mencapai tujuan hidup yang kita inginkan. Menurutku berada di pekerjaan sekarang yang aku minati juga salah satu kesuksesan dalam hidup. Kesuksesan lain yang aku sudah capai yaitu berani traveling sendiri ke luar negri. Masih banyak yang beranggapan kalau traveling sendiri khususnya bagi wanita itu berbahaya, tetapi aku justru berhasil traveling ke negara yang aku inginkan sendirian dan balik dalam keadaan selamat. Ketika salah satu impianku tercapai, hal itu juga merupakan kesuksesan dalam hidupku.

Apa harapan Jeje kedepannya?

Sebenarnya aku punya mimpi lain yang ingin aku wujudkan yaitu punya Travelling Agent yang aku kelola sendiri. Aku suka banget travelling karena itu aku pengen kelola bisnis di bidang tersebut sekalian aku juga bisa jalan-jalan. Sembari aku bekerja di pekerjaanku yang sekarang sembari juga aku mengumpulkan modal untuk mewujudkan impianku yang lain.

jeje

Saya mengakhiri list pertanyaan saya siang itu. Tidak berapa lama setelahnya Jeje pamit kepada saya karena harus balik ke kantornya. Saya masih duduk sambil merapikan tulisan hasil wawancara yang sudah saya buat. Sembari merapikan tulisan, sembari juga saya membaca lagi hasil wawancara saya dengan Jeje.

Hasil wawancara dengan Jeje membawa saya ke mimpi-mimpi saya yang lain dalam lingkup besar dan kecil. Sejujurnya saya sempat kaget ketika Jeje ingin buka bisnis travelling agent. Saya pikir Jeje akan memberikan jawaban tentang harapan masa depan yang berhubungan dengan karirnya sekarang atau mungkin tentang s2. Ternyata mimpi orang lain bukan sesuatu yang bisa kita tebak dengan mudah.

Saya termenung sore itu menanyakan tentang mimpi lain di balik mimpi saya yang sekarang. Mimpi itu mungkin bukan sesuatu hal yang besar seperti yang orang lain pikirkan tentang kita. Mimpi itu tentunya sangat personal, sesuatu yang ingin diwujudkan karena kesenangan hati kita. Sebagian mimpi mungkin bisa dengan gamblang kita ceritakan ke orang lain namun tentu saja ada mimpi-mimpi yang tidak kita bagikan segamblang itu karena sifatnya sangat menyangkut privasi hidup kita. Semakin saya berpikir, semakin banyak mimpi-mimpi kecil yang bermunculan di pikiran saya.

Berbeda dengan Jeje, saya bukan tipe yang cepat bisa menemukan keinginan hati saya yang terdalam. Saya juga suka iri dengan betapa mudahnya orang lain melontarkan mimpi mereka dengan yakin. Mungkin saya harus mulai berani menanyakan ke diri saya mimpi lain apa yang ingin saya wujudkan melalui mimpi yang terwujud sekarang.

Setelah beberapa bulan berlalu, saya masih belum mendapat judul yang cocok untuk artikel tentang Jeje. Malam ini justru berbeda, saya menuliskan sebuah judul yang saya rasa cocok dengan apa yang saya dapatkan setelah melakukan sesi wawancara dengan Jeje yaitu Sebuah Mimpi dibalik Mimpi yang Terwujud. Semoga artikel ini bisa menginspirasi para pembaca!

Special Thanks to Jessica Octaviani

NOTE

This is NOT Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and interviewees honest responds. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Belanja Hemat dan Aman di Tokopedia

logo-tokopedia

Sebagai seorang wanita, kegiatan belanja itu merupakan hiburan tersendiri. Namanya juga wanita ya, kegiatan shopping selalu jadi salah satu alternatif me time buat saya. Ketika saya kerja kantoran dulu, saya sering banget jalan-jalan ke mall dekat kantor saya. Awalnya sih alasan mau me time di mall, tapi ketika mata saya naksir suatu barang atau ternyata lagi ada acara diskon besar-besaran, pasti saya juga ikut berburu barang bagus dengan harga miring hehehe..

Sekarang ketika saya dalam kondisi kerja freelance dan lebih banyak mengerjakan kerjaan dari rumah, saya juga harus extra memperketat kebiasaan belanja saya. Sebenarnya bukan hanya untuk pekerja freelance saja namun juga bagi pekerja kantoran, penting banget untuk berhemat agar bisa menabung untuk masa depan. Saya bersyukur ketika menjalani kerjaan freelance, saya juga jadi belajar untuk lebih berhemat. Saya juga jadi menghargai penghasilan yang di dapat sedikit demi sedikit dari usaha saya sendiri.

Kalau lagi menabung ga bisa leluasa belanja lagi dongg…

Eits siapa bilang karena menabung kamu ga bisa belanja, tetap bisa kok hanya frekuensinya perlu di kurangi dan belanjanya perlu di sesuaikan dengan kebutuhan. Kamu juga perlu jeli membandingkan harga barang yang kamu inginkan sesuai budget yang sudah kamu pertimbangkan baik-baik sesusai dengan kemampuan finansialmu.

Memasuki tahun yang baru ini, saya belajar untuk ga dikit-dikit beli karena suka, namun lebih merencanakan barang apa saja yang saya akan beli karena memang butuh. Saya juga memilah-milih barang-barang yang menurut saya perlu dibeli dan tidak. Apalagi menurut saya, ga harus lho memaksakan diri untuk membeli barang merk mahal yang harganya menguras kantong, banyak kok produk bagus dengan harga yang lebih murah dan terjangkau.

Di era serba digital ini memang kita sebagai pembeli sangat terbantu untuk mencari segala sesuatu via internet termasuk belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Perbandingan harganya juga jauh lebih murah dibandingkan jika saya harus beli di mall. Kebetulan kemarin saya baru cuci mata liat-liat atasan wanita model terbaru dan kebaya wanita modern di salah satu website online yaitu Tokopedia. Sebenarnya saya tau Tokopedia ini karena dengar cerita dari teman saya yang waktu itu membeli Wacom melalui website Tokopedia. Sejauh ini dari cerita pengalaman teman saya selama dia belanja di Tokopedia, belanja di web online ini termasuk aman.

Apa sih TOKOPEDIA itu?

Tokopedia merupakan platform yang menampung transaksi jual beli online bagi pembeli dan penjual. Ibaratnya Tokopedia itu seperti mall dalam bentuk online yang menyediakan berbagai macam toko-toko online di dalamnya yang menjual berbagai macam produk. Jadi yang menjual produk bukanlah Tokopedia namun beragam online shop yang berjualan di lapak Tokopedia.

Apa sih keuntungan belanja di TOKOPEDIA?

Karena Tokopedia menampung berbagai toko yang menjual berbagai macam barang, maka pilihan produk bagi pembeli sangatlah banyak. Kamu bisa cari apa aja di website Tokopedia mulai dari baju, make up, buku, alat elektronik, dan masih banyak lagi. Kebayang kan bisa cuci mata secara online tanpa perlu keliling satu mall berkali-kali.

Hal yang paling saya senang selama belanja di Tokopedia itu ialah saya bisa memilih barang sesuai harga yang cocok dengan dompet saya. Bahkan harganya bisa jauh banget dari harga barang di mall. Bisa membeli barang dengan harga yang lumayan murah itu merupakan kebanggaan tersendiri buat saya. Melakukan transaksi secara online memang gampang-gampang susah, bahkan ga menutup kemungkinan sebagai pembeli, kita sangat rentan untuk kena penipuan. Itu sebabnya membeli barang secara online butuh ketelitian dari pihak pembeli. Berikut ini tips belanja online yang sering saya terapkan khususnya ketika akan berbelanja di Tokopedia.

toko
Fitur pencarian Tokopedia di sebelah kiri gambar
  • MEMAMFAATKAN FITUR PENCAHARIAN TOKOPEDIA 

Mamfaatkan fitur pencaharian dengan baik untuk mencari barang yang dibutuhkan. Fitur ini juga berguna untuk mencari barang sesuai kebutuhan dan harga yang sesuai dengan budget belanja kita. Fitur ini juga berguna untuk mengetahui lokasi penjual, agar ongkos kirim barang tidak terlalu mahal. Kita juga bisa memilih jasa pengiriman secara kilat atau reguler untuk pengiriman barang yang kita pesan.

a
Reputasi penjual di sebelah kanan bawah gambar
review
ulasan para pembeli sebagai pertimbangan untuk memilih toko
  • MENGECEK REPUTASI DARI PENJUAL

Saya sangat merekomendasikan untuk memilih online shop dengan keterangan gold merchant di Tokopedia. Kamu juga bisa cek reputasi penjual dari review yang sudah di buat oleh pembeli lainnya. Pada fitur ini kamu bisa melihat presentasi kesuksesan transaksi si penjual, jumlah produk yang terjual dan diskusi yang di balas. Semakin banyak ulasan dari pembeli yang menyatakan bagus, makin semakin besar kemungkinan bahwa penjual tersebut bisa dipercaya. Saya mengutamakan penjual dengan review dan rating yang baik karena itu berarti pelayanannya sudah diakui oleh beberapa pembeli.

  • JANGAN RAGU MENANYAKAN INFO TERKAIT BARANG PESANAN

Belanja online di Tokopedia memang harus jeli dalam memilih toko online yang barangnya akan kamu beli. Kamu bisa mengirim pesan ke pada penjual, sebelum akhirnya memutuskan untuk benar-benar membeli. Jangan takut meminta info lebih terkait produk yang akan kamu beli, sekaligus mengecek respon penjual terhadap pembeli. Respon dari penjual dan informasi lebih yang penjual berikan bisa jadi pertimbangan kamu untuk akhirnya melakukan pemesanan pada merchant tersebut. Intinya jangan order sebelum mendapatkan balasan pasti dari si penjual.

Belanja online memang menuntut kewaspadaan pembeli untuk lebih teliti dan jeli. Tokopedia juga menyediakan fitur pre-order, free return dan cashback untuk pembeli dengan syarat penjual memang memiliki fitur-fitur tersebut terpampang di toko online mereka. Fitur pre-order biasanya digunakan oleh penjual yang menyediakan barang-barang handmade sehingga perlu waktu untuk lebih lama untuk mempersiapkan barang tersebut. Jika mau lebih aman lagi sebaiknya memilih toko yang menyediakan free return di informasinya sehingga barang bisa dikembalikan ke pembeli apabila sampai dalam kondisi rusak dan tidak sesuai dengan kesepakatan. Fitur cashback lebih bertujuan untuk memberi bonus cashback dari penjual kepada pembeli setelah melakukan transaksi pembelian.

Jadi ga perlu kan memaksakan belanja baju dengan harga yang mahal. Kalau bisa membeli baju dengan harga murah dengan kualitas yang bagus, kenapa tidak? Justru dengan belanja pintar seperti ini kita bisa arahkan tabungan kita ke hal-hal yang lebih penting dan darurat. Kita juga lebih mungkin membeli banyak barang dengan harga yang sangat terjangkau. Ada yang sudah sering belanja di Tokopedia?  🙂

NOTE

This is a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Hydrabio Serum Bioderma Event

SAM_5115

Akhir bulan Februari lalu saya menghadiri Launching Hydrabio Serum dari brand Bioderma Indonesia untuk para blogger. Ketika undangan acara ini masuk ke email, saya langsung excited. Saya jarang melirik produk Bioderma yang lain kecuali Bioderma Micellar Water karena reputasi produk Micellar ini memang populer di kalangan konsumen. Setelah brand ini unggul dengan Micellar Water-nya, brand-brand lain mulai banyak mengeluarkan produk yang mirip dengan Micellar Water. Tahun ini Bioderma justru mengeluarkan produk baru dalam ranah skin care yaitu Hydrabio Serum, sebuah serum yang bertujuan untuk mengatasi kulit dehidrasi.

Cuaca yang sering hujan membuat saya berangkat lebih awal ke tempat event hari itu. Saya datang lengkap dengan dress code bernuansa biru yang memang menggambarkan warna dominan dari produk terbaru Bioderma. Meja-meja di dalam ruangan telah dihiasi dengan dekorasi bunga putih dan biru lengkap dengan sajian dessert. Pojok ruangan juga di dekorasi cantik dengan produk-produk Bioderma. Saya juga sempat berkenalan dengan para pembicara yang akan tampil dan pihak Bioderma tentunya.

SAM_5032

SAM_5030

food

Sambil menunggu beberapa blogger yang belum datang, saya menyempatkan diri untuk mengambil foto ruangan dan foto produk Bioderma. Saya dan beberapa blogger yang sudah datang juga dipersilahkan untuk makan siang terlebih dahulu sambil menunggu acara dimulai. Saya menikmati sajian makan siang yang diberikan oleh Tanamera Coffee. Makan siang saat itu lengkap dengan kue-kue kecil yang disajikan sebagai penutup sekaligus cemilan selama acara berlangsung.

Tak berapa lama acara pun di mulai. MC mulai memperkenalkan beberapa pembicara yang akan mengisi acara yaitu Dr. Dewi Hasanah, SpKK (Essenskin Dermatovenereology), Detra Amanda (Trainer dari Bioderma), dan Iwwan Harun (Professional Make Up Artist)Acara pun di buka dengan penjelasan awal tentang brand Bioderma.

pembicara
Dr. Dewi Hasanah, SpKK (Essenskin Dermatovenereology), Detra Amanda (Trainer dari Bioderma), dan Iwwan Harun (Professional Make Up Artist)

MENGENAL BRAND BIODERMA

Bioderma merupakan brand asal Perancis yang sudah berpengalaman selama 35 tahun dalam mengerti kebutuhan kulit. Brand ini mempunyai konsep Dermo-Cosmetic yang artinya menggunakan kombinasi dari cosmetic dan dermatological action pada produk Bioderma. Dermo-Cosmetic  merupakan high-tech cosmetic yang sangat direkomendasikan oleh para ahli kulit. Dermo-Cosmetic ini juga bertujuan untuk mempertahankan kulit yang sehat dan indah.

When the skin suffers, in addition to treating it. We should teach the skin to live according to its natural biology.

-Jean Noel Thorel (Founder Bioderma)-

Pendiri Bioderma, Jean Noel Thorel menjadikan proses alami kulit sendiri sebagai filosofi dari brand Bioderma. Dengan menjadikan kulit sehat sebagai model utama, brand Bioderma selalu mengutamakan dermatologically tested untuk keamanan para kulit konsumen. Brand yang sudah memiliki nama di Perancis ini memiliki gabungan ahli dalam timnya yaitu berupa tim peneliti, dermatologi dan ahli biologi yang bekerja bersama-sama untuk mengembangkan produk Bioderma.

MENGENAL DEHIDRASI PADA KULIT

Ternyata kulit pun bisa dehidrasi lho0 guys! Selama ini saya cuma tahu dehidrasi berarti kurangnya cairan dalam tubuh manusia, namun ternyata organ tubuh seperti kulit pun mengalami dehidrasi. Dr. Dewi Hasanah, SpKK (Essenskin Dermatovenereology) menjelaskan pentingnya memenuhi kebutuhan air dalam tubuh agar tubuh dan kulit tidak mengalami dehidrasi. Air merupakan elemen paling vital dalam tubuh manusia, bahkan otak kita saja terbuat dari 80 % air. Kebayang kan kalau tubuh kita kekurangan air maka akibatnya akan sangat fatal.

Kulit yang terhidrasi dengan baik akan tetap fleksibel dan utuh serta berperan dengan sangat baik untuk melindungi tubuh kita dari bahaya lingkungan sekitar. Kulit yang terhidrasi dengan baik berguna mencegah menguapnya air dari dalam tubuh kita ke lingkungan. Berbeda dengan kulit yang terhidrasi dengan baik, kulit dehidrasi justru merupakan kondisi kulit yang mengalami kekurangan air sementara pada lapisan epidermis.

Kulit saya kombinasi, Apakah artinya kulit saya tidak dehirasi, karena kan kulit saya tidak dalam kondisi kering?

Awalnya saya selalu pikir dengan wajah yang kombinasi-oily ini saya ga butuh serum untuk melembapkan kulit. Ternyata dehidrasi kulit bisa menyerang kulit jenis apa pun, kulit kering, kulit oily dan kulit sensitif sekalipun. Bagaimana kita bisa tahu bahwa kulit wajah kita mengalami dehidrasi? Tanda-tanda kulit mengalami dehidrasi ialah kulit terasa seperti ke-tarik, terasa tidak nyaman, terlihat kusam dan kadang kulit telihat seperti bersisik

Kondisi kulit mengalami dehidrasi bukanlah tanpa sebab. Banyak faktor yang menyebabkan kulit kita mengalami dehidrasi. Faktor-faktor penyebab kulit dehiradi ialah udara dingin (Ruangan ber-AC), polusi udara, sinar matahari, pola hidup buruk (merokok, diet tak sehat, kurang tidur, malas minum air, salah memilih produk perawatan kulit) dan stress

Kulit mengalami proses dehidrasi ketika sel-sel kulitnya menjadi renggang. Berkurangnya pelembab alami kulit dan rusaknya aquaporins dalam kulit juga mengakibatkan kulit mengalami dehidrasi. Apa sih Aquaporins ituAquaporins merupakan saluran yang berguna untuk menyalurkan air ke sel-sel kulit. Jika aquaporins rusak maka penyaluran air menjadi terganggu sehingga asupan air pada kulit berkurang. Ibaratnya aquaporins itu seperti pipa air yang berfungsi menyalurkan air ke seluruh sel-sel kulit

Setelah panjang lebar membahas proses dehidrasi pada kulit dan penyebabnya, sebenarnya kulit dehidrasi dapat di cegah. Pencegahan dehidrasi pada kulit juga sangat berhubungan dengan aktivitas hidup yang kita lakukan. Dr. Dewi juga berbagi tips pencegahan agar kulit tubuh tidak mengalami dehidrasi. Berikut ini cara untuk mencegah kulit agar tidak mengalami dehidrasi :

  • Minum banyak air putih (minimal 8 gelas sehari)
  • Konsumsi sayur dan buah yang kaya akan air, vitamin dan anti-oxidant
  • Konsumsi protein dalam makanan sehari-hari karena protein adalah komponen dasar dari pelembab alami pada kulit.
  • Hindari sinar matahari langsung yang berlebihan
  • Hentikan kebiasaan merokok
  • Mengatur stress (bisa dengan olahraga teratur)
  • Hindari mandi dengan air panas dengan durasi yang lama
  • Gunakan pembersih wajah yang lembur (jangan terlalu sering scrub wajah)
  • Gunakan serum/pelembab yang cocok dengan tipe kulit wajah

Pola hidup sehat yang dibarengi dengan skin care yang cocok memang berperan dalam menjaga kulit kita agar tidak dehidrasi. Jujur sih pola hidup sehat itu susah dilakukan apalagi bagi masyarakat kota seperti Jakarta. Bahkan stress tidak bisa kita hindari, karena pastinya kita sering mengalami stress ntah karena kerjaan ataupun karena jalanan ibu kota. Khusus untuk manajemen stress, Dr. Dewi menyarankan untuk selalu menyempatkan diri berolah raga agar mengurangi dampak stress yang dirasakan.

SAM_5042
Hydrabio H2O (Micellar Solution), Hydrabio Tonique (Moisturising Toning Lotion)
SAM_5035
Hydrabio Brume (Soothing Refreshing Water) dan Hydrabio Serum (Moisturising Concentrate)

MENGENAL HYDRABIO SERUM BIODERMA 

Fokus untuk menemukan solusi bagi kulit yang dehidrasi, Bioderma mengeluarkan Hydrabio Serum yang berfungsi untuk membantu merangsang kapasitas seluler kulit dan mengaktifkan proses hidrasi alami. Faktor lingkungan dan gaya hidup tidak sehat membuat kulit melupakan proses hidrasi secara alami. Serum ini membantu kulit melakukan proses hidrasi semestinya.

Hydrabio Serum memiliki dua kandungan utama yaitu vitamin PP dan Apple Seed Extract. Vitamin PP berfungsi untuk merangsang ketahanan serta kemampuan sel kulit dalam menyaring zat-zat yang akan masuk. Apple Seed Extract berguna untuk merangsang pembentukan Aquaporins agar penyebaran air dalam sel kulit berlangsung dengan baik. Kedua kandungan utama inilah yang berperan untuk membantu kulit dehidrasi untuk melakukan proses hidrasi alami dengan baik kembali.

Hydrabio Serum merupakan salah satu produk dari rangkaian Hydrabio Bioderma yang memang ditujukan sebagai perawatan terhadap kulit dehidrasi dan sensitif. Range produk Hydrabio terdiri dari Hydrabio H2O (Micellar Solution)Hydrabio Tonique (Moisturising Toning Lotion)Hydrabio Serum (Moisturising Concentrate) dan Hydrabio Brume (Soothing Refreshing Water). Setiap produk-produk seri Hydrabio dibuat dengan tujuan berbeda sesuai langkah-langkah perawatan kulit.

Pemakaian Hydrabio Serum bisa digunakan pada pagi hari dan malam hari khusus untuk daerah wajah. Produk ini sebaiknya digunakan setelah pembersihan wajah, tepatnya setelah pemakaian Toner. Serum ini juga bekerja sebagai booster untuk tahap pemakaian skin care selanjutnya. Bagi yang sedang dalam pemakaian skin care lain bisa menggunakan serum ini, karena serum ini bisa digabung pemakaiannya dengan pemakaian skin care lainnya.

PEMAKAIAN HYDRABIO SERUM SEBELUM MENGGUNAKAN MAKE UP

Para pengguna make up tentu tahu bahwa penggunaan skin care sebelum menggunakan make up itu penting. Sangat penting memastikan kulit dalam keadaan bersih dan ternutrisi sebelum menggunakan make up. Kak Iwwan Haroun sebagai Professional Make Up Artist telah membuktikan hal tersebut dengan menggunakan Hydrabio Serum kepada kliennya. Menurut Kak Iwwan, kulit yang lembab merupakan salah satu kunci agar make up menempel dengan baik pada wajah. Hal ini juga cukup meringankan tugas Make Up Artist dalam merias wajah klien.

Setelah mendengarkan penjelasan panjang lebar dari para pembicara. Saya dan para blogger lainnya dipersilahkan untuk bertanya terkait kondisi kulit yang kami alami atau pun tentang produk-produk dari Bioderma. Acara dilanjutkan dengan workshop melukis yang dipandu oleh Miss Tita dari Ganara Art Space.

SAM_5099
Miss Tita dari Ganara Art Space.

PAINTING WORKSHOP BY GANARA ART SPACE

Botol minuman sudah disiapkan pada meja tempat di depan kami. Workshop kali ini merupakan watercolour painting dengan media botol minuman. Botol minuman yang disediakan tidak berbentuk tabung namun lebih menyerupai persegi panjang. Para tutor dari Ganara Art Space menempelkan kertas berbentuk sebuah tetesan air yang menjadi batas kami dalam menggambar. Kami menggunakan cat acrylic untuk melukis di atas botol minuman yang kemudian dikeringkan dengan menggunakan hair dryer.

Ternyata melukis di botol susah susah gampang ya hehehe. Saya sempat bingung mau gambar apa di botol minuman tersebut. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambar tumbuhan, air dan sosok seorang wanita. Sosok inspirasi saya adalah Te Fiti, Mother Island, tokoh dewi dalam film animasi Disney yang berjudul Moana. Kebetulan saya lagi suka dengan film tersebut dan seperti biasa ponakan saya yang masih kecil terus-terusan memutar film itu di rumah.

SAM_5105

SAM_5106

Acara Bioderma ditutup dengan Workshop melukis dari Ganara Art Space. Meski info dari acara Bioderma ini lumayan banyak dan padat, namun saya tetap senang karena bisa menghabiskan hari Sabtu saya dengan produktif. Saya sempat kewalahan juga sih ketika menulis artikel ini karena infonya sangat banyak, hanya saja saya yakin info itu memang layak dibagikan kepada para pembaca, khususnya yang memang sedang mencari perawatan wajah yang cocok untuk kulitnya.

REVIEW SINGKAT HYDRABIO SERUM

Saya baru menggunakan Hydrabio Serum ini selama 7 hari setelah produk ini diberikan kepada saya lewat acara Bioderma Sabtu minggu lalu. Pertama kali saya memakai produk ini tidak ada reaksi penolakan yang timbul di wajah saya yang sensitif jadi produk ini aman saya gunakan. Setelah pemakaian pertama tidak menimbulkan reaksi negatif, saya lanjut memakai produk ini pada malam hari selama seminggu, khusus untuk pagi hari saya suka bolong-bolong memakai produk tersebut.

before after

Untitled-1

Hydrabio Serum berbentuk seperti gel transparan yang ringan. Serum ini cepat menyerap setelah dioleskan pada wajah serta tidak menimbulkan rasa lengket sama sekali. Produk ini menimbulkan efek segar dan lembab pada wajah. Perubahan kulit wajah setelah pemakaian seminggu memang tidak bisa langsung dikatakan wah. Hanya saja saya merasakan perubahan pada kulit wajah saya ke arah yang lebih baik yaitu tidak gampang kusam, lebih lembab dan make up yang saya gunakan lebih menempel di kulit wajah saya. Penampakan kulit wajah saya yang tadinya kasar pun terlihat lebih sehat setelah menggunakan produk ini. Bagian-bagian kulit yang kering di beberapa spot wajah saya juga berkurang.

Menurut saya produk ini sangat hemat dalam pemakaiannya, hanya dengan 1-2 pump biji jagung bisa digunakan untuk seluruh wajah. Bau produk ini juga harum namun tidak menyengat, malah baunya sangat lembut. Sejauh ini saya puas dengan performa produk serum dari Bioderma. Cuma ya namanya skin care, hasil maksimalnya baru terlihat setelah beberapa bulan pemakaian atau biasanya setelah habis memakai produk tersebut.

Saya akan update perkembangan produk tersebut jika saya sudah habis memakainya. Produk ini saya rekomendasikan untuk berbagai tipe jenis kulit, khusus bagi kulit yang memang cenderung kering mungkin produk ini bisa jadi pilihan perawatan sehari-hari. Terima kasih Bioderma Indonesia atas undangannya! See you on my next post readers!

SAM_5041

Special Thanks to Bioderma Indonesia! 

FOR MORE INFORMATION

Website : www.bioderma.co.id

Instagram : @bioderma_indonesia

Facebook : BiodermaIndonesia

Twitter : @Bioderma_ID

NOTE

This is a Sponsored Post. Every skin type is different. The products that work for me maybe will not work for you. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.