Tentang Kesempatan Kedua

Images from unsplash.com
Images from unsplash.com

Kemarin malam, salah seorang teman menelpon saya. Saya ga terlalu kaget ketika ia menelpon saya malam itu, karena sebelumnya dia sempat curhat via whatsaap tentang hubungannya dengan orang lain yang harus kandas dalam hitungan waktu yang terbilang cepat. Sebagai seorang teman, tentu saya tahu bahwa menerima telepon larut malam dari teman dekat yang sedang patah hati dapat dikategorikan dalam kondisi lumayan darurat. Kebetulan telepon darurat itu tidak datang terlalu larut, masih dalam batas waktu biasanya orang rumah masih nonton TV sebelum akhirnya memutuskan untuk tidur. Sebenarnya malam itu pun saya sedang memilih-milih tulisan yang ada di jurnal harian saya, jadi saya cukup dalam keadaan santai untuk mendengar sebuah curhatan.

Saya cukup pelan-pelan memilih perkataan saya ketika berbicara kepada seseorang yang sedang patah hati, karena pada saat itu seseorang bisa sangat-sangat sensitif dalam segala sesuatu. Saya juga tidak ingin salah memberikan respon yang akhirnya malah menyakiti tanpa disadari. Perkataan seperti “udahlah move on”, “kamu sih milihnya orang kayak dia”, “makanya lain kali diliat dulu orangnya” dan sebagainya bisa terdengar sangat kejam ketika diucapkan di depan seseorang yang baru saja putus. Alasan kenapa saya juga tidak pernah menaruh perkataan ini dalam kamus kosa kata saya tentu jelas karena perkataan-perkataan tersebut juga pernah menyakiti saya secara tidak langsung. Saya sadar ketika berada dalam posisi rapuh, berbagai ucapan yang kelihatannya biasa saja menurut orang lain bisa salah diartikan.

Perkataan tersebut seperti meremehkan betapa sepele-nya apa yang dirasakan dan dialami seseorang yang baru saja kehilangan. Padahal sebenarnya ga ada yang salah lho merasa sedih ketika kehilangan sesuatu atau seseorang yang paling di sayangi. Setiap orang memang menanggapi perpisahan dengan berbeda. Tidak semua orang memiliki respon cepat untuk bisa pulih kembali seperti tidak terjadi apa-apa dalam hidupnya. Jika kamu tipe yang serba cepat bisa move on atau bahkan bisa langsung mengejar cinta yang lain, ya silahkan. Bila kamu tipe yang sangat sensitif dan susah sekali untuk move on, saya tidak akan menghakimi sama sekali. Menurut saya, semua orang punya respon dan pilihannya sendiri terhadap kejadian pahit yang ia alami sebagai bentuk dari cara orang tersebut menyembuhkan lukanya.

Di sela-sela ceritanya, kekecewaannya bertambah ketika ia tahu bahwa orang yang ia cintai dengan mudahnya langsung merajut kasih dengan orang lain dengan begitu cepat. Saya mengerti pasti sangat membingungkan melihat seseorang yang tadinya mencintai kita namun kemudian berpaling kepada orang lain, namun saya juga sadar terkadang perasaan manusia memang sangat kacau dan membingungkan.

“No matter what, Dear. We will never know someone else’s true feeling towards us. All we know is to do the best thing with what we feel and what we have in that moment”

Sebaik-baiknya kita memilih seseorang untuk mendampingi kita, hal tersebut tidak akan menjamin suatu saat kita tidak akan berpisah dengannya. Kita tidak pernah tahu pasti perasaan sesungguhnya dari seseorang. Kita juga tidak akan tahu kapan perasaan tersebut berubah atau pun menghilang. Kita tidak punya kontrol atas semua hal di dalam hidup termasuk perasaan orang lain. Kita hanya bisa melakukan yang terbaik dengan apa yang kita rasakan dan bisa kita lakukan saat itu.

“Do you believe in Second Chance Mon?”

“Of Course I do. I also do believe in another chances after the second chance in life. If there is no chances anymore, we will never live until know.”

Kalimat itu terlontar begitu saja dari mulut saya ketika teman saya bertanya apakah saya percaya akan kesempatan kedua. Saya spontan menjawab iya, meskipun saya begitu takut dengan kesempatan-kesempatan yang ditawarkan oleh hidup. Takut bahwa itu hanya awal dari sebuah kesalahan lagi. Hanya saja tak peduli betapa takutnya kita akan kesempatan-kesempatan berikutnya, hidup akan terus menawarkan kita kesempatan lagi dan lagi. Terlepas kita akan tahu bahwa itu hanyalah kesalahan atau kebahagiaan bagi nantinya, kita juga bisa memilih untuk mengambil kesempatan itu atau tidak.

“Do you believe in Second Chance even though you will get hurt again?”

I do, even though until now I’m not really sure about that. I can only tell you this, take all the time that you have. Take all time that you have to heal yourself, you deserve it.

Saya mengerti sebuah pengalaman pahit tidak bisa segera di sembuhkan dengan kata-kata mutiara. Saya mengerti semua orang butuh waktu untuk berduka dan menyembuhkan luka yang ia miliki. Memberikan ruang bagi seseorang yang sedang begitu kacau perasaannya merupakan tanda bahwa kita menghargai apa yang sedang di rasakan orang tersebut. Saya tidak ingin memaksa-maksa seseorang untuk move on secepatnya karena masalah hati itu personal.

Sebagai seorang teman saya hanya bisa mendengarkan, menghibur, menyediakan tempat berkeluh kesah dan menemani ketika dibutuhkan sampai suatu saat hati itu menyembuhkan dirinya sendiri. Memperbaiki hati yang hancur bukanlah pekerjaan yang bisa saya lakukan.

Setelah telepon itu berakhir, saya bersiap-siap untuk tidur malam itu. Saya harap teman saya baik-baik saja. Saya juga berharap dia mendapatkan kesempatan yang lebih baik di masa depan. Beberapa menit sebelum saya tidur saya berdoa mengucap syukur kepada Tuhan atas waktu dan proses jatuh bangun yang pernah saya lalui dalam menyembuhkan hati saya berkali-kali. See you on my next post readers!

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Jessica Octaviani; Sebuah Mimpi dibalik Mimpi yang Terwujud.

j2

Cukup butuh waktu yang agak lama ketika saya memutuskan untuk menuliskan artikel tentang sosok inspiratif di dalam hidup saya, karena jujur pilihannya cukup banyak. Pengertian sosok inspiratif bagi setiap orang memang sangat berbeda. Mungkin kalau saya ditanya sosok inspiratif ketika saya masih remaja dulu, jawabannya tidak jauh-jauh dari artis 90-an yang kala itu menjadi idola saya. Jawaban tersebut berubah seiring saya beranjak dewasa. Semakin lama, sosok yang saya kagumi justru adalah sosok yang berada di sekeliling kehidupan saya , bisa berarti keluarga atau teman terdekat.

Jeje, itulah panggilan akrab yang saya dan teman-teman lain berikan kepadanya. Saya mengenal Jeje sejak kami sama-sama kuliah di Departemen Arsitektur UI. Sayangnya saya baru benar-benar berada dalam satu kelompok tugas dengan Jeje ketika saya berada di kelas perancangan terakhir. Saya bisa bilang Jeje merupakan salah satu yang bersinar di angkatan saya, bukan hanya dari segi nilai-nilainya yang oke, namun dari sikapnya yang matang dan profesional. Jeje juga termasuk salah satu orang yang selalu mempengaruhi saya untuk tetap positif.

Saya janjian dengan Jeje tepatnya akhir tahun lalu, ketika saya menyampaikan niat saya untuk mengulas dirinya dalam artikel sosok inspiratif versi saya. Sebelumnya saya sudah meminta izin untuk mengulas tentang dirinya via whatsaap. Hal itu pun langsung disetujui oleh Jeje. Kami bertemu di salah satu Mall besar daerah Bekasi, kebetulan Jeje sedang bertugas mengawas proyek di daerah tersebut.

Siang itu, saya datang ke area makan tempat kami sudah janjian sebelumnya via whatsaap. Tidak berapa lama saya menunggu, Jeje datang dengan aura khas penuh percaya diri dan langsung menghampiri saya. Ada hal yang berbeda dari sosok perempuan lincah yang satu ini setelah saya lama tidak bertemu dengannya. Make up tampak menghiasi wajahnya yang dulunya jarang saya lihat dipulas dengan riasan. Kami lanjut makan bersama di sebuah restauran ramen terdekat. Saya pun tanpa sungkan langsung membuka buku jurnal saya untuk menanyakan beberapa pertanyaan yang sudah saya siapkan untuknya.

Jeje lagi sibuk apa sekarang?

Aku sekarang lagi sibuk kerja di sebuah kantor developer. Kalau kesibukan lain diluar itu, aku lagi asik belajar nari dan aktif pelayanan di sebuah gereja Katolik di Jakarta. Aku juga sedang terlibat dalam bisnis cathering sehat belum lama ini.

Boleh cerita ngak perjalanan karir dan impianmu kamu sampai sekarang?

Sebenarnya cita-cita aku dulu itu kuliah di jurusan Sipil cuma karena katanya jurusan tersebut susah khususnya bagi perempuan, akhirnya dengan banyak pertimbangan aku milih jurusan Arsitektur. Setidaknya masih ada nyambung-nyambungnya dengan bangunan hehehe. Ketika kuliah di Arsitektur, aku mulai senang dengan design hanya saja ketika bekerja di salah satu konsultan ternama di Jakarta kurang lebih 6 bulan, aku mulai merasa kesenanganku terhadap design itu ga sepenuhnya 100 %. Ada keinginan lain yang sepertinya belum terpenuhi, yaitu untuk melihat proyek bangunan itu terbangun secara bertahap. Intinya aku pengen banget bisa banyak belajar dari hal nyata yang terbangun. Aku lebih ingin belajar banyak dari lapangan. Dari situ aku merasa lebih cocok di pekerjaanku yang sekarang yaitu di developer.

Ada ga sih suka duka di dalam pekerjaan kamu yang sekarang?

Tentu ada. Bagian sukanya mungkin karena pekerjaan ini lebih aku minati. Tim dan manajemen kerja juga sudah oke. Dukanya mungkin karena lebih banyak pria jadi mau ga mau mentalnya harus kuat. Lingkungan kerja yang dominan pria juga kadang bikin risih sih, terutama karena mereka banyak yang merokok. Aku belajar banget untuk sabar dan toleransi di lingkungan pekerjaanku yang dominan pria, karena sebenarnya pria lebih cepat tempramen. Kebetulan aku satu-satunya wanita di bagian engineering.

Ada ga sih tips yang bisa kamu share untuk posisi pekerjaan yang lingkungannya dominan dengan pria?

Kuncinya harus pintar beradaptasi. First impression itu penting apalagi sebagai wanita di tengah-tengah lingkungan kerja yang lebih banyak pria. Sering kali karena kita wanita, kita bisa dianggap remeh ketika berada di lingkungan kerja yang dominan pria. Menurutku sebagai wanita dengan lingkungan kerja seperti itu, tetap penting lho untuk dandan dan pintar membawa diri agar pria lebih tertarik serta respect terhadap kita. Aku juga belajar untuk menyaring kritik dari orang lain. Kalau itu hal yang membangun sih oke, tetapi kalo ngak membangun mendingan ga usah terlalu didengarkan.

Pelajaran berharga apa yang Jeje dapat selama bekerja sampai sekarang?

Menurutku ketika kita kerja apapun bidangnya penting untuk belajar berelasi dengan orang lain. Aku juga belajar untuk pintar mencari cela dan menyampaikan pendapatku dengan baik. Intinya jangan sampai kita mau dipojokkan hehehehe.

Ada ga sih peran keluarga dan teman dekat dalam perjalanan karirmu?

Peran mereka pastinya ada. Orang tuaku selalu mendukung dan selalu memberikan nasehat, apalagi ini dunia kerja dimana situasinya sangat berbeda dengan situasi ketika berada di dunia kampus dulu. Kalau untuk teman-teman terdekat dari jaman SMA dan kuliah tentunya aku masih komunikasi dan menyempatkan untuk ketemu mereka di sela-sela kesibukanku. Menurutku, penting untuk menjalin komunikasi dengan mereka yang sudah mengenal sifatku yang sebenarnya.

Apa sih definisi sukses bagi seorang Jeje?

Definisi sukses itu banyak, salah satunya mencapai tujuan hidup yang kita inginkan. Menurutku berada di pekerjaan sekarang yang aku minati juga salah satu kesuksesan dalam hidup. Kesuksesan lain yang aku sudah capai yaitu berani traveling sendiri ke luar negri. Masih banyak yang beranggapan kalau traveling sendiri khususnya bagi wanita itu berbahaya, tetapi aku justru berhasil traveling ke negara yang aku inginkan sendirian dan balik dalam keadaan selamat. Ketika salah satu impianku tercapai, hal itu juga merupakan kesuksesan dalam hidupku.

Apa harapan Jeje kedepannya?

Sebenarnya aku punya mimpi lain yang ingin aku wujudkan yaitu punya Travelling Agent yang aku kelola sendiri. Aku suka banget travelling karena itu aku pengen kelola bisnis di bidang tersebut sekalian aku juga bisa jalan-jalan. Sembari aku bekerja di pekerjaanku yang sekarang sembari juga aku mengumpulkan modal untuk mewujudkan impianku yang lain.

jeje

Saya mengakhiri list pertanyaan saya siang itu. Tidak berapa lama setelahnya Jeje pamit kepada saya karena harus balik ke kantornya. Saya masih duduk sambil merapikan tulisan hasil wawancara yang sudah saya buat. Sembari merapikan tulisan, sembari juga saya membaca lagi hasil wawancara saya dengan Jeje.

Hasil wawancara dengan Jeje membawa saya ke mimpi-mimpi saya yang lain dalam lingkup besar dan kecil. Sejujurnya saya sempat kaget ketika Jeje ingin buka bisnis travelling agent. Saya pikir Jeje akan memberikan jawaban tentang harapan masa depan yang berhubungan dengan karirnya sekarang atau mungkin tentang s2. Ternyata mimpi orang lain bukan sesuatu yang bisa kita tebak dengan mudah.

Saya termenung sore itu menanyakan tentang mimpi lain di balik mimpi saya yang sekarang. Mimpi itu mungkin bukan sesuatu hal yang besar seperti yang orang lain pikirkan tentang kita. Mimpi itu tentunya sangat personal, sesuatu yang ingin diwujudkan karena kesenangan hati kita. Sebagian mimpi mungkin bisa dengan gamblang kita ceritakan ke orang lain namun tentu saja ada mimpi-mimpi yang tidak kita bagikan segamblang itu karena sifatnya sangat menyangkut privasi hidup kita. Semakin saya berpikir, semakin banyak mimpi-mimpi kecil yang bermunculan di pikiran saya.

Berbeda dengan Jeje, saya bukan tipe yang cepat bisa menemukan keinginan hati saya yang terdalam. Saya juga suka iri dengan betapa mudahnya orang lain melontarkan mimpi mereka dengan yakin. Mungkin saya harus mulai berani menanyakan ke diri saya mimpi lain apa yang ingin saya wujudkan melalui mimpi yang terwujud sekarang.

Setelah beberapa bulan berlalu, saya masih belum mendapat judul yang cocok untuk artikel tentang Jeje. Malam ini justru berbeda, saya menuliskan sebuah judul yang saya rasa cocok dengan apa yang saya dapatkan setelah melakukan sesi wawancara dengan Jeje yaitu Sebuah Mimpi dibalik Mimpi yang Terwujud. Semoga artikel ini bisa menginspirasi para pembaca!

Special Thanks to Jessica Octaviani

NOTE

This is NOT Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and interviewees honest responds. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Belanja Hemat dan Aman di Tokopedia

logo-tokopedia

Sebagai seorang wanita, kegiatan belanja itu merupakan hiburan tersendiri. Namanya juga wanita ya, kegiatan shopping selalu jadi salah satu alternatif me time buat saya. Ketika saya kerja kantoran dulu, saya sering banget jalan-jalan ke mall dekat kantor saya. Awalnya sih alasan mau me time di mall, tapi ketika mata saya naksir suatu barang atau ternyata lagi ada acara diskon besar-besaran, pasti saya juga ikut berburu barang bagus dengan harga miring hehehe..

Sekarang ketika saya dalam kondisi kerja freelance dan lebih banyak mengerjakan kerjaan dari rumah, saya juga harus extra memperketat kebiasaan belanja saya. Sebenarnya bukan hanya untuk pekerja freelance saja namun juga bagi pekerja kantoran, penting banget untuk berhemat agar bisa menabung untuk masa depan. Saya bersyukur ketika menjalani kerjaan freelance, saya juga jadi belajar untuk lebih berhemat. Saya juga jadi menghargai penghasilan yang di dapat sedikit demi sedikit dari usaha saya sendiri.

Kalau lagi menabung ga bisa leluasa belanja lagi dongg…

Eits siapa bilang karena menabung kamu ga bisa belanja, tetap bisa kok hanya frekuensinya perlu di kurangi dan belanjanya perlu di sesuaikan dengan kebutuhan. Kamu juga perlu jeli membandingkan harga barang yang kamu inginkan sesuai budget yang sudah kamu pertimbangkan baik-baik sesusai dengan kemampuan finansialmu.

Memasuki tahun yang baru ini, saya belajar untuk ga dikit-dikit beli karena suka, namun lebih merencanakan barang apa saja yang saya akan beli karena memang butuh. Saya juga memilah-milih barang-barang yang menurut saya perlu dibeli dan tidak. Apalagi menurut saya, ga harus lho memaksakan diri untuk membeli barang merk mahal yang harganya menguras kantong, banyak kok produk bagus dengan harga yang lebih murah dan terjangkau.

Di era serba digital ini memang kita sebagai pembeli sangat terbantu untuk mencari segala sesuatu via internet termasuk belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Perbandingan harganya juga jauh lebih murah dibandingkan jika saya harus beli di mall. Kebetulan kemarin saya baru cuci mata liat-liat atasan wanita model terbaru dan kebaya wanita modern di salah satu website online yaitu Tokopedia. Sebenarnya saya tau Tokopedia ini karena dengar cerita dari teman saya yang waktu itu membeli Wacom melalui website Tokopedia. Sejauh ini dari cerita pengalaman teman saya selama dia belanja di Tokopedia, belanja di web online ini termasuk aman.

Apa sih TOKOPEDIA itu?

Tokopedia merupakan platform yang menampung transaksi jual beli online bagi pembeli dan penjual. Ibaratnya Tokopedia itu seperti mall dalam bentuk online yang menyediakan berbagai macam toko-toko online di dalamnya yang menjual berbagai macam produk. Jadi yang menjual produk bukanlah Tokopedia namun beragam online shop yang berjualan di lapak Tokopedia.

Apa sih keuntungan belanja di TOKOPEDIA?

Karena Tokopedia menampung berbagai toko yang menjual berbagai macam barang, maka pilihan produk bagi pembeli sangatlah banyak. Kamu bisa cari apa aja di website Tokopedia mulai dari baju, make up, buku, alat elektronik, dan masih banyak lagi. Kebayang kan bisa cuci mata secara online tanpa perlu keliling satu mall berkali-kali.

Hal yang paling saya senang selama belanja di Tokopedia itu ialah saya bisa memilih barang sesuai harga yang cocok dengan dompet saya. Bahkan harganya bisa jauh banget dari harga barang di mall. Bisa membeli barang dengan harga yang lumayan murah itu merupakan kebanggaan tersendiri buat saya. Melakukan transaksi secara online memang gampang-gampang susah, bahkan ga menutup kemungkinan sebagai pembeli, kita sangat rentan untuk kena penipuan. Itu sebabnya membeli barang secara online butuh ketelitian dari pihak pembeli. Berikut ini tips belanja online yang sering saya terapkan khususnya ketika akan berbelanja di Tokopedia.

toko
Fitur pencarian Tokopedia di sebelah kiri gambar
  • MEMAMFAATKAN FITUR PENCAHARIAN TOKOPEDIA 

Mamfaatkan fitur pencaharian dengan baik untuk mencari barang yang dibutuhkan. Fitur ini juga berguna untuk mencari barang sesuai kebutuhan dan harga yang sesuai dengan budget belanja kita. Fitur ini juga berguna untuk mengetahui lokasi penjual, agar ongkos kirim barang tidak terlalu mahal. Kita juga bisa memilih jasa pengiriman secara kilat atau reguler untuk pengiriman barang yang kita pesan.

a
Reputasi penjual di sebelah kanan bawah gambar
review
ulasan para pembeli sebagai pertimbangan untuk memilih toko
  • MENGECEK REPUTASI DARI PENJUAL

Saya sangat merekomendasikan untuk memilih online shop dengan keterangan gold merchant di Tokopedia. Kamu juga bisa cek reputasi penjual dari review yang sudah di buat oleh pembeli lainnya. Pada fitur ini kamu bisa melihat presentasi kesuksesan transaksi si penjual, jumlah produk yang terjual dan diskusi yang di balas. Semakin banyak ulasan dari pembeli yang menyatakan bagus, makin semakin besar kemungkinan bahwa penjual tersebut bisa dipercaya. Saya mengutamakan penjual dengan review dan rating yang baik karena itu berarti pelayanannya sudah diakui oleh beberapa pembeli.

  • JANGAN RAGU MENANYAKAN INFO TERKAIT BARANG PESANAN

Belanja online di Tokopedia memang harus jeli dalam memilih toko online yang barangnya akan kamu beli. Kamu bisa mengirim pesan ke pada penjual, sebelum akhirnya memutuskan untuk benar-benar membeli. Jangan takut meminta info lebih terkait produk yang akan kamu beli, sekaligus mengecek respon penjual terhadap pembeli. Respon dari penjual dan informasi lebih yang penjual berikan bisa jadi pertimbangan kamu untuk akhirnya melakukan pemesanan pada merchant tersebut. Intinya jangan order sebelum mendapatkan balasan pasti dari si penjual.

Belanja online memang menuntut kewaspadaan pembeli untuk lebih teliti dan jeli. Tokopedia juga menyediakan fitur pre-order, free return dan cashback untuk pembeli dengan syarat penjual memang memiliki fitur-fitur tersebut terpampang di toko online mereka. Fitur pre-order biasanya digunakan oleh penjual yang menyediakan barang-barang handmade sehingga perlu waktu untuk lebih lama untuk mempersiapkan barang tersebut. Jika mau lebih aman lagi sebaiknya memilih toko yang menyediakan free return di informasinya sehingga barang bisa dikembalikan ke pembeli apabila sampai dalam kondisi rusak dan tidak sesuai dengan kesepakatan. Fitur cashback lebih bertujuan untuk memberi bonus cashback dari penjual kepada pembeli setelah melakukan transaksi pembelian.

Jadi ga perlu kan memaksakan belanja baju dengan harga yang mahal. Kalau bisa membeli baju dengan harga murah dengan kualitas yang bagus, kenapa tidak? Justru dengan belanja pintar seperti ini kita bisa arahkan tabungan kita ke hal-hal yang lebih penting dan darurat. Kita juga lebih mungkin membeli banyak barang dengan harga yang sangat terjangkau. Ada yang sudah sering belanja di Tokopedia?  🙂

NOTE

This is a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Hydrabio Serum Bioderma Event

SAM_5115

Akhir bulan Februari lalu saya menghadiri Launching Hydrabio Serum dari brand Bioderma Indonesia untuk para blogger. Ketika undangan acara ini masuk ke email, saya langsung excited. Saya jarang melirik produk Bioderma yang lain kecuali Bioderma Micellar Water karena reputasi produk Micellar ini memang populer di kalangan konsumen. Setelah brand ini unggul dengan Micellar Water-nya, brand-brand lain mulai banyak mengeluarkan produk yang mirip dengan Micellar Water. Tahun ini Bioderma justru mengeluarkan produk baru dalam ranah skin care yaitu Hydrabio Serum, sebuah serum yang bertujuan untuk mengatasi kulit dehidrasi.

Cuaca yang sering hujan membuat saya berangkat lebih awal ke tempat event hari itu. Saya datang lengkap dengan dress code bernuansa biru yang memang menggambarkan warna dominan dari produk terbaru Bioderma. Meja-meja di dalam ruangan telah dihiasi dengan dekorasi bunga putih dan biru lengkap dengan sajian dessert. Pojok ruangan juga di dekorasi cantik dengan produk-produk Bioderma. Saya juga sempat berkenalan dengan para pembicara yang akan tampil dan pihak Bioderma tentunya.

SAM_5032

SAM_5030

food

Sambil menunggu beberapa blogger yang belum datang, saya menyempatkan diri untuk mengambil foto ruangan dan foto produk Bioderma. Saya dan beberapa blogger yang sudah datang juga dipersilahkan untuk makan siang terlebih dahulu sambil menunggu acara dimulai. Saya menikmati sajian makan siang yang diberikan oleh Tanamera Coffee. Makan siang saat itu lengkap dengan kue-kue kecil yang disajikan sebagai penutup sekaligus cemilan selama acara berlangsung.

Tak berapa lama acara pun di mulai. MC mulai memperkenalkan beberapa pembicara yang akan mengisi acara yaitu Dr. Dewi Hasanah, SpKK (Essenskin Dermatovenereology), Detra Amanda (Trainer dari Bioderma), dan Iwwan Harun (Professional Make Up Artist)Acara pun di buka dengan penjelasan awal tentang brand Bioderma.

pembicara
Dr. Dewi Hasanah, SpKK (Essenskin Dermatovenereology), Detra Amanda (Trainer dari Bioderma), dan Iwwan Harun (Professional Make Up Artist)

MENGENAL BRAND BIODERMA

Bioderma merupakan brand asal Perancis yang sudah berpengalaman selama 35 tahun dalam mengerti kebutuhan kulit. Brand ini mempunyai konsep Dermo-Cosmetic yang artinya menggunakan kombinasi dari cosmetic dan dermatological action pada produk Bioderma. Dermo-Cosmetic  merupakan high-tech cosmetic yang sangat direkomendasikan oleh para ahli kulit. Dermo-Cosmetic ini juga bertujuan untuk mempertahankan kulit yang sehat dan indah.

When the skin suffers, in addition to treating it. We should teach the skin to live according to its natural biology.

-Jean Noel Thorel (Founder Bioderma)-

Pendiri Bioderma, Jean Noel Thorel menjadikan proses alami kulit sendiri sebagai filosofi dari brand Bioderma. Dengan menjadikan kulit sehat sebagai model utama, brand Bioderma selalu mengutamakan dermatologically tested untuk keamanan para kulit konsumen. Brand yang sudah memiliki nama di Perancis ini memiliki gabungan ahli dalam timnya yaitu berupa tim peneliti, dermatologi dan ahli biologi yang bekerja bersama-sama untuk mengembangkan produk Bioderma.

MENGENAL DEHIDRASI PADA KULIT

Ternyata kulit pun bisa dehidrasi lho0 guys! Selama ini saya cuma tahu dehidrasi berarti kurangnya cairan dalam tubuh manusia, namun ternyata organ tubuh seperti kulit pun mengalami dehidrasi. Dr. Dewi Hasanah, SpKK (Essenskin Dermatovenereology) menjelaskan pentingnya memenuhi kebutuhan air dalam tubuh agar tubuh dan kulit tidak mengalami dehidrasi. Air merupakan elemen paling vital dalam tubuh manusia, bahkan otak kita saja terbuat dari 80 % air. Kebayang kan kalau tubuh kita kekurangan air maka akibatnya akan sangat fatal.

Kulit yang terhidrasi dengan baik akan tetap fleksibel dan utuh serta berperan dengan sangat baik untuk melindungi tubuh kita dari bahaya lingkungan sekitar. Kulit yang terhidrasi dengan baik berguna mencegah menguapnya air dari dalam tubuh kita ke lingkungan. Berbeda dengan kulit yang terhidrasi dengan baik, kulit dehidrasi justru merupakan kondisi kulit yang mengalami kekurangan air sementara pada lapisan epidermis.

Kulit saya kombinasi, Apakah artinya kulit saya tidak dehirasi, karena kan kulit saya tidak dalam kondisi kering?

Awalnya saya selalu pikir dengan wajah yang kombinasi-oily ini saya ga butuh serum untuk melembapkan kulit. Ternyata dehidrasi kulit bisa menyerang kulit jenis apa pun, kulit kering, kulit oily dan kulit sensitif sekalipun. Bagaimana kita bisa tahu bahwa kulit wajah kita mengalami dehidrasi? Tanda-tanda kulit mengalami dehidrasi ialah kulit terasa seperti ke-tarik, terasa tidak nyaman, terlihat kusam dan kadang kulit telihat seperti bersisik

Kondisi kulit mengalami dehidrasi bukanlah tanpa sebab. Banyak faktor yang menyebabkan kulit kita mengalami dehidrasi. Faktor-faktor penyebab kulit dehiradi ialah udara dingin (Ruangan ber-AC), polusi udara, sinar matahari, pola hidup buruk (merokok, diet tak sehat, kurang tidur, malas minum air, salah memilih produk perawatan kulit) dan stress

Kulit mengalami proses dehidrasi ketika sel-sel kulitnya menjadi renggang. Berkurangnya pelembab alami kulit dan rusaknya aquaporins dalam kulit juga mengakibatkan kulit mengalami dehidrasi. Apa sih Aquaporins ituAquaporins merupakan saluran yang berguna untuk menyalurkan air ke sel-sel kulit. Jika aquaporins rusak maka penyaluran air menjadi terganggu sehingga asupan air pada kulit berkurang. Ibaratnya aquaporins itu seperti pipa air yang berfungsi menyalurkan air ke seluruh sel-sel kulit

Setelah panjang lebar membahas proses dehidrasi pada kulit dan penyebabnya, sebenarnya kulit dehidrasi dapat di cegah. Pencegahan dehidrasi pada kulit juga sangat berhubungan dengan aktivitas hidup yang kita lakukan. Dr. Dewi juga berbagi tips pencegahan agar kulit tubuh tidak mengalami dehidrasi. Berikut ini cara untuk mencegah kulit agar tidak mengalami dehidrasi :

  • Minum banyak air putih (minimal 8 gelas sehari)
  • Konsumsi sayur dan buah yang kaya akan air, vitamin dan anti-oxidant
  • Konsumsi protein dalam makanan sehari-hari karena protein adalah komponen dasar dari pelembab alami pada kulit.
  • Hindari sinar matahari langsung yang berlebihan
  • Hentikan kebiasaan merokok
  • Mengatur stress (bisa dengan olahraga teratur)
  • Hindari mandi dengan air panas dengan durasi yang lama
  • Gunakan pembersih wajah yang lembur (jangan terlalu sering scrub wajah)
  • Gunakan serum/pelembab yang cocok dengan tipe kulit wajah

Pola hidup sehat yang dibarengi dengan skin care yang cocok memang berperan dalam menjaga kulit kita agar tidak dehidrasi. Jujur sih pola hidup sehat itu susah dilakukan apalagi bagi masyarakat kota seperti Jakarta. Bahkan stress tidak bisa kita hindari, karena pastinya kita sering mengalami stress ntah karena kerjaan ataupun karena jalanan ibu kota. Khusus untuk manajemen stress, Dr. Dewi menyarankan untuk selalu menyempatkan diri berolah raga agar mengurangi dampak stress yang dirasakan.

SAM_5042
Hydrabio H2O (Micellar Solution), Hydrabio Tonique (Moisturising Toning Lotion)
SAM_5035
Hydrabio Brume (Soothing Refreshing Water) dan Hydrabio Serum (Moisturising Concentrate)

MENGENAL HYDRABIO SERUM BIODERMA 

Fokus untuk menemukan solusi bagi kulit yang dehidrasi, Bioderma mengeluarkan Hydrabio Serum yang berfungsi untuk membantu merangsang kapasitas seluler kulit dan mengaktifkan proses hidrasi alami. Faktor lingkungan dan gaya hidup tidak sehat membuat kulit melupakan proses hidrasi secara alami. Serum ini membantu kulit melakukan proses hidrasi semestinya.

Hydrabio Serum memiliki dua kandungan utama yaitu vitamin PP dan Apple Seed Extract. Vitamin PP berfungsi untuk merangsang ketahanan serta kemampuan sel kulit dalam menyaring zat-zat yang akan masuk. Apple Seed Extract berguna untuk merangsang pembentukan Aquaporins agar penyebaran air dalam sel kulit berlangsung dengan baik. Kedua kandungan utama inilah yang berperan untuk membantu kulit dehidrasi untuk melakukan proses hidrasi alami dengan baik kembali.

Hydrabio Serum merupakan salah satu produk dari rangkaian Hydrabio Bioderma yang memang ditujukan sebagai perawatan terhadap kulit dehidrasi dan sensitif. Range produk Hydrabio terdiri dari Hydrabio H2O (Micellar Solution)Hydrabio Tonique (Moisturising Toning Lotion)Hydrabio Serum (Moisturising Concentrate) dan Hydrabio Brume (Soothing Refreshing Water). Setiap produk-produk seri Hydrabio dibuat dengan tujuan berbeda sesuai langkah-langkah perawatan kulit.

Pemakaian Hydrabio Serum bisa digunakan pada pagi hari dan malam hari khusus untuk daerah wajah. Produk ini sebaiknya digunakan setelah pembersihan wajah, tepatnya setelah pemakaian Toner. Serum ini juga bekerja sebagai booster untuk tahap pemakaian skin care selanjutnya. Bagi yang sedang dalam pemakaian skin care lain bisa menggunakan serum ini, karena serum ini bisa digabung pemakaiannya dengan pemakaian skin care lainnya.

PEMAKAIAN HYDRABIO SERUM SEBELUM MENGGUNAKAN MAKE UP

Para pengguna make up tentu tahu bahwa penggunaan skin care sebelum menggunakan make up itu penting. Sangat penting memastikan kulit dalam keadaan bersih dan ternutrisi sebelum menggunakan make up. Kak Iwwan Haroun sebagai Professional Make Up Artist telah membuktikan hal tersebut dengan menggunakan Hydrabio Serum kepada kliennya. Menurut Kak Iwwan, kulit yang lembab merupakan salah satu kunci agar make up menempel dengan baik pada wajah. Hal ini juga cukup meringankan tugas Make Up Artist dalam merias wajah klien.

Setelah mendengarkan penjelasan panjang lebar dari para pembicara. Saya dan para blogger lainnya dipersilahkan untuk bertanya terkait kondisi kulit yang kami alami atau pun tentang produk-produk dari Bioderma. Acara dilanjutkan dengan workshop melukis yang dipandu oleh Miss Tita dari Ganara Art Space.

SAM_5099
Miss Tita dari Ganara Art Space.

PAINTING WORKSHOP BY GANARA ART SPACE

Botol minuman sudah disiapkan pada meja tempat di depan kami. Workshop kali ini merupakan watercolour painting dengan media botol minuman. Botol minuman yang disediakan tidak berbentuk tabung namun lebih menyerupai persegi panjang. Para tutor dari Ganara Art Space menempelkan kertas berbentuk sebuah tetesan air yang menjadi batas kami dalam menggambar. Kami menggunakan cat acrylic untuk melukis di atas botol minuman yang kemudian dikeringkan dengan menggunakan hair dryer.

Ternyata melukis di botol susah susah gampang ya hehehe. Saya sempat bingung mau gambar apa di botol minuman tersebut. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambar tumbuhan, air dan sosok seorang wanita. Sosok inspirasi saya adalah Te Fiti, Mother Island, tokoh dewi dalam film animasi Disney yang berjudul Moana. Kebetulan saya lagi suka dengan film tersebut dan seperti biasa ponakan saya yang masih kecil terus-terusan memutar film itu di rumah.

SAM_5105

SAM_5106

Acara Bioderma ditutup dengan Workshop melukis dari Ganara Art Space. Meski info dari acara Bioderma ini lumayan banyak dan padat, namun saya tetap senang karena bisa menghabiskan hari Sabtu saya dengan produktif. Saya sempat kewalahan juga sih ketika menulis artikel ini karena infonya sangat banyak, hanya saja saya yakin info itu memang layak dibagikan kepada para pembaca, khususnya yang memang sedang mencari perawatan wajah yang cocok untuk kulitnya.

REVIEW SINGKAT HYDRABIO SERUM

Saya baru menggunakan Hydrabio Serum ini selama 7 hari setelah produk ini diberikan kepada saya lewat acara Bioderma Sabtu minggu lalu. Pertama kali saya memakai produk ini tidak ada reaksi penolakan yang timbul di wajah saya yang sensitif jadi produk ini aman saya gunakan. Setelah pemakaian pertama tidak menimbulkan reaksi negatif, saya lanjut memakai produk ini pada malam hari selama seminggu, khusus untuk pagi hari saya suka bolong-bolong memakai produk tersebut.

before after

Untitled-1

Hydrabio Serum berbentuk seperti gel transparan yang ringan. Serum ini cepat menyerap setelah dioleskan pada wajah serta tidak menimbulkan rasa lengket sama sekali. Produk ini menimbulkan efek segar dan lembab pada wajah. Perubahan kulit wajah setelah pemakaian seminggu memang tidak bisa langsung dikatakan wah. Hanya saja saya merasakan perubahan pada kulit wajah saya ke arah yang lebih baik yaitu tidak gampang kusam, lebih lembab dan make up yang saya gunakan lebih menempel di kulit wajah saya. Penampakan kulit wajah saya yang tadinya kasar pun terlihat lebih sehat setelah menggunakan produk ini. Bagian-bagian kulit yang kering di beberapa spot wajah saya juga berkurang.

Menurut saya produk ini sangat hemat dalam pemakaiannya, hanya dengan 1-2 pump biji jagung bisa digunakan untuk seluruh wajah. Bau produk ini juga harum namun tidak menyengat, malah baunya sangat lembut. Sejauh ini saya puas dengan performa produk serum dari Bioderma. Cuma ya namanya skin care, hasil maksimalnya baru terlihat setelah beberapa bulan pemakaian atau biasanya setelah habis memakai produk tersebut.

Saya akan update perkembangan produk tersebut jika saya sudah habis memakainya. Produk ini saya rekomendasikan untuk berbagai tipe jenis kulit, khusus bagi kulit yang memang cenderung kering mungkin produk ini bisa jadi pilihan perawatan sehari-hari. Terima kasih Bioderma Indonesia atas undangannya! See you on my next post readers!

SAM_5041

Special Thanks to Bioderma Indonesia! 

FOR MORE INFORMATION

Website : www.bioderma.co.id

Instagram : @bioderma_indonesia

Facebook : BiodermaIndonesia

Twitter : @Bioderma_ID

NOTE

This is a Sponsored Post. Every skin type is different. The products that work for me maybe will not work for you. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Woman and Her Role

girla
Woman, different woman different beauty, we don’t need to compare them

Sejak kecil dulu saya suka menggambar sosok wanita di kertas kosong milik saya. Saya bingung juga sih kenapa figur yang saya suka gambar itu wanita, jarang banget saya gambar sosok pria. Pernah beberapa kali saya gambar figur pria tapi seringnya berakhir dengan gambar yang sama, hasilnya ga berkembang. Kalau pun ada gambar sosok pria, biasanya karena saya lagi belajar gambar wajah teman saya dengan mengambil contoh dari foto. Berbeda dengan figur wanita, saya bisa menggambar berbagai macam sosok wanita dalam coretan saya khususnya untuk gambar yang sifatnya imajinatif. Bagi saya pribadi, figur wanita memang cocok dijadikan sumber inspirasi dalam gambar maupun tulisan.

Dalam kehidupan sehari-hari, saya juga lebih banyak dikelilingi teman wanita yang telah banyak menginspirasi saya. Dunia pasti hampa sekali rasanya tanpa sosok wanita. Dunia butuh sosok wanita pastinya karena selama ini wanita-lah yang berperan besar membesarkan generasi penerus dan turut serta melahirkan banyak perubahan.

Setelah saya beranjak dewasa, saya makin menyadari betapa susahnya menjadi seorang wanita. Tekanan dan beban itu pelan-pelan menghinggapi pundak saya semenjak saya dewasa. Wanita tuh harus pintar, harus bisa masak, harus kuat, harus, harus dan harus. Sepertinya kata “harus” ini jadi tidak ada habisnya semakin saya dewasa. Saya sadar betul bahwa peran seorang wanita itu susah apalagi jika dirinya sudah menjadi seorang istri dan seorang ibu. Saya lihat ibu saya aja kadang mikir, bisa gak ya nanti saya seperti beliau yang bisa mengurus keluarga dan juga pekerjaan.

Di balik semua kodrat seorang wanita tentunya ada wanita itu sendiri sebagai pribadi yang unik. Setiap gadis muda tentunya punya perjalanannya sendiri untuk menuju seorang wanita biasa. Perjalanan untuk menemukan siapa mereka sebenarnya terlepas dari gender. Perjalanan menemukan panggilan mereka dalam apa yang mereka kerjakan. Perjalanan menemukan impian-impian mereka sendiri dalam karir, hidup dan cinta. Saya yakin gender tidaklah menentukan siapa kita sebenarnya. Perjalanan menemukan jati diri itu milik semua orang baik pria dan wanita.

Setiap wanita di dunia pun punya perannya masing-masing. Tidak bijak menilai seorang wanita lebih wah dari yang lain hanya karena mereka sukses di aspek yang berbeda dalam hidup. Setiap wanita punya pilihan dalam hidupnya, punya kelebihan, punya kekurangan dan punya pergumulan-nya masing-masing. Tidak perlu juga menentukan standard baku bagi tiap wanita. Capek dong kalau semua wanita di dunia ini dinilai hanya dari standard baku yang diciptakan orang lain.

Pada hari International Woman Day, saya ingin merayakan banyak hal. Merayakan sosok wanita yang begitu penting di dunia ini. Merayakan bahwa setiap wanita berbeda dan itu adalah suatu keindahan tersendiri. Merayakan bahwa setiap wanita punya panggilannya masing-masing, setiap mereka tidaklah seharusnya merasa kurang dari wanita lain hanya karena berbagai perbedaan. Merayakan bahwa wanita sekarang bisa mengenyam pendidikan dan bekerja layaknya para pria. Merayakan bahwa wanita punya pilihan untuk menikah dan tidak menikah demi kebahagiaan-nya sendiri. Merayakan para wanita yang sampai detik ini masih mengerjakan perubahan di dunia dalam hal kecil dan hal besar.

Setiap wanita punya peran berbeda bagi lingkungan sekitarnya. Mungkin bagianmu sebagai ibu rumah tangga. Mungkin bagianmu menjadi pemimpin di kantor. Mungkin bagianmu sebagai karyawan biasa. Mungkin bagianmu hanyalah sebagai seorang penulis di blog pribadi. Apapun peran yang dipilih oleh setiap wanita biarlah itu yang menjadi sebuah kontribusi untuk lingkungan sekitar dan generasi seterusnya. Happy International Woman Day 2017!

 The problem with gender is that prescribes how we should be rather than recognizing how we are. -Chimamanda Ngozi Adichie-

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Empty Bottles February 2017

SAM_5133Sebenarnya sudah lama saya ingin menulis artikel tentang botol-botol skincare dan make up yang habis saya gunakan akhir tahun lalu, namun saya sempat lupa dengan niat saya ini. Saya baru teringat untuk membuat artikel tentang hal tersebut ketika saya kemarin beres-beres kamar. Botol-botol tersebut akhirnya saya kumpulkan lagi. Saya juga mempersiapkan draft untuk tulisan ini sekitar dua harian.

Ide mengulas botol-botol yang kosong muncul ketika tahun lalu saya baca postingan blog salah satu teman blogger saya, Kikicasmita yang menuliskan review singkat tentang botol-botol skin care yang ia habis gunakan sampai botolnya kosong. Kebetulan saya juga sempat menonton salah satu beauty guru di youtube yaitu Sarahayu yang pernah membahas botol-botol produk yang habis ia gunakan di salah satu postingan youtube channel-nya. Ntah mengapa saya merasa senang mendengar review tentang botol-botol produk yang habis mereka gunakan. Ketika kita memakai produk tersebut sampai habis, berarti kita bisa memberikan review secara lebih lengkap tentang mamfaat produk tersebut.

Botol kosong juga merupakan kepuasan tersendiri bagi saya yang termasuk penyuka skin care dan make up. Saya juga merasakan kebanggaan lebih ketika produk yang saya beli habis saya pakai, karena itu berarti saya berhasil untuk rutin merawat kulit dan tentunya uang untuk membeli produk tersebut tidak terbuang dengan sia-sia. Botol-botol kosong ini merupakan botol-botol yang saya beli dan pakai selama kurang lebih setahun kemarin. So here is my empty bottle’s for review! Prepare yourself because this post will be a little long than usual. 

SAM_5127

FACE TREATMENT PRODUCTS

Tepatnya satu setengah tahun yang lalu saya masih sering berperang dengan kondisi kulit wajah yang tidak stabil pasca saya lepas dari pola hidup yang tidak sehat. Kulit kendur, kusam, bruntus, dan beberapa jerawat masih kerap menghiasi wajah saya. Saya juga sempat mengalami masa down cukup lama yang ternyata mempengaruhi berat badan dan kondisi kulit saya. Apalagi dulu saya asal banget membersihkan wajah bahkan sering bare face tanpa memakai sun block di tengah teriknya matahari yang sering membuat wajah saya merah karena terbakar, herannya saya super duper cuek banget waktu itu. Kondisi kulit yang berjerawat setahun kemarin juga mempengaruhi pilihan produk perawatan wajah saya, yang memang kebanyakan perawatan khusus untuk kulit berjerawat.

Tea Tree Oil The Body Shop

Produk The Body Shop merupakan produk yang saya lirik pertama kali waktu itu karena brand ini merupakan salah satu brand yang fokus menggunakan bahan-bahan dari alam untuk pembuatan skin care dan make up-nya. Saya juga selalu senang dengan Beauty Assistant The Body Shop yang selalu dengan ramah dan siap menjawab pertanyaan saya yang kala itu buta akan dunia perawatan wajah. Waktu itu BA-nya merekomendasikan produk Tea Tree Oil ini untuk menangani jerawat pada wajah saya. Sebenarnya botol ini adalah botol Tea Tree Oil kedua yang habis saya gunakan untuk wajah saya. Saya suka bau oil ini yang mirip seperti bau minyak kayu putih. Oil ini cepat menyerap di wajah ketika pertama kali saya oleskan. Nilai plus untuk kemasannya yang sangat ekonomis sehingga produk ini tidak langsung bleberan tumpah ketika dituang ke tangan, namun jatuh setetes demi setetes ketika dituangkan. Cara menggunakan oil ini cukup di totol di daerah wajah kita yang berjerawat. Produk ini ampuh meredakan bruntus dan jerawat kecil di wajah saya namun kurang mempan untuk jerawat batu besar yang meradang. Produk ini juga bisa digunakan ketika merendam kaki saya (foot spa) dengan air hangat untuk relaksasi.

Tea Tree Blemish Fade Night Lotion The Body Shop

Produk ini juga saya beli karena hasil rekomendasi BA The Body Shop saat itu, tentu juga dengan pertimbangan matang setelah saya sudah membaca review beberapa blog tentang produk Night Lotion ini. Produk ini berfungsi untuk memperbaiki tampilan kulit akibat jerawat dan sekaligus menjadi pelembab wajah di malam hari. Ini botol kedua yang telah habis saya gunakan. Lotion ini cepat menyerap di wajah dan baunya hampir mirip dengan bau Tea Tree Oil namun lebih lembut. Produk ini cukup membantu mencerahkan beberapa spot bekas jerawat pada wajah saya meski ada beberapa bekas jerawat bandel juga susah hilang. Nilai plus untuk kemasannya yang berbentuk pump sehingga lebih higenis dan hemat bagi saya dalam menggunakan produk.

Secret Key Starting Treatment Essence

Waktu itu saya pengen banget mencoba SK II namun masih mengurungkan niat karena harganya yang mahal. Saya juga ragu karena banyak review juga yang mengatakan kalo produk SK II itu cocok-cocokan di wajah tiap orang, ada yang hasilnya menakjubkan, ada yang biasa-biasa saja, dan ada yang justru malah break out karena tidak cocok dengan produk tersebut. Berhubung masa lalu kulit wajah saya sudah kelam dengan berbagai macam pertempuran jerawat, tentunya saya mengurungkan niat saat itu karena takut produk tersebut ga cocok sama saya. Setelah membaca beberapa rekomendasi para beauty blogger, akhirnya saya mantap membeli Secret Key Starting Treatment Essence yang merupakan dupe dari SK II dalam bentuk mini size.

Pertama kali saya mencoba produk Secret Key, saya langsung suka efeknya yang segar dan dingin di wajah. Baunya memang kurang enak karena seperti bau hasil fermentasi. Ini botol mini size kedua yang saya beli. Saya suka banget sama produk ini karena menenangkan kulit saya yang sensitif, mengurangi kemerahan pada wajah, mengecilkan pori-pori saya yang besar meski ga langsung jadi kinclong total ya, dan juga mengurangi bruntus di wajah saya. Saya juga suka kompres jerawat baru dengan Secret Key yang ternyata terbukti berhasil meredakan jerawat tersebut. I really love this product! Saya ga lanjut beli lagi karena masih ada toner baru lainnya yang diberikan kepada saya dari sebuah event, namun produk ini tetap jadi favorite list saya.

Yves Rocher Pure System

Produk ini merupakan produk pertama yang saya beli dari brand Yves Rocher. Brand yang juga mengusung bahan alami dalam produknya ini memang bisa dibilang memiliki banyak produk-produk bagus dengan harga yang masih terjangkau. Produk ini bentuknya seperti lotion pelembab yang bisa dipakai pagi dan malam. Produk ini membantu meredakan bruntus dan segala jenis jerawat pada wajah saya. Saya sudah menghabiskan 3 botol untuk produk ini dan masih memiliki satu botol yang masih berisi di kamar saya. Saya selalu pakai produk ini jika kondisi kulit saya sedang berjerawat atau mengalami bruntus. Ini salah satu emergency kit saya jika mengalami fase tumbuh jerawat atau break out pada wajah.

SAM_5130

CLEANSING FACE PRODUCTS

Dalam merawat kulit, produk pembersih wajah atau make up itu harus selalu ada. Membersihkan wajah itu penting, baik ketika bangun tidur dan ketika kita akan tidur sesudah beraktivitas seharian. Apalagi bagi yang suka dandan sehari-hari meski dandanannya tipis, tetap harus rajin membersihkan wajah. Berikut ini produk pembersih wajah yang habis saya pakai sampai kosong selama setahun kemarin.

Gentle Skin Cleanser Cetaphil

Bagi para pemilik kulit wajah sensitif mungkin bisa melirik brand Cetaphil ini. Susu pembersih dari Cetaphil ini lebih berbentuk ke arah gel, sangat ringan untuk digunakan ke wajah. Produk ini membersihkan wajah saya dengan lembut dan memberikan efek lebih cerah pada wajah setelah penggunaan rutin. Produk ini juga tidak meninggalkan rasa lengket atau berminyak pada wajah setelah di bilas dengan air. Ini botol ketiga yang habis saya gunakan. Pokoknya saya puas dengan Gentle Skin Cleanser Cetaphil ini karena aman bagi kulit wajah saya yang sensitif.

Make Up Clear Cleansing Water Nivea

Produk ini termasuk produk make up remover berbasis air dengan harga yang sangat terjangkau dan mudah di dapatkan. Sebenarnya bau produk ini agak mirip seperti bau fermentasi gitu namun tidak menyengat. Efek yang ditimbulkan produk ini yaitu efek sejuk pada wajah. Produk ini tidak terlalu perih di mata dan tidak menimbulkan efek samping di kulit sensitif saya. Hanya saja produk ini kurang ampuh untuk membersihkan mascara waterproof di area bulu mata. Ini botol kedua yang habis saya gunakan. Saya suka harganya yang masih aman di kantong.

Bioderma Sensibio H2O

Saya ga akan panjang lebar untuk produk yang satu ini karena reputasinya sudah baik di kalangan pecinta skin care dan make up. Produk ini ampuh membersihkan semua jenis make up di wajah saya bahkan yang waterproof sekalipun. Hanya saja baunya agak menyengat bagi saya. Waktu itu saya hanya dapat versi travel size-nya dari sebuah event. Botol travel size ini bisa digunakan kembali untuk tempat make up clear yang lain dan mudah di bawa kemana-mana.

Clarins Instants Eye Make Up Remover

Awalnya sih saya belum suka banget dengan produk remover dari Clarins, sampai saya sudah mencoba beberapa Make Up Remover lainnya. Make Up Remover ini memiliki dua cairan yaitu cairan yang berwarna putih dan biru. Cara menggunakannya tentu saja dikocok terlebih dahulu sebelum menuangkan produknya ke kapas. Make Up Remover ini tidak terlalu berminyak di wajah, serta ampuh membersihkan segala jenis make up bahkan tanpa saya perlu menggosoknya berkali kali ke mata saya. Produk ini tidak perih di mata. Bau produk ini juga lembut, sepintas mengingatkan saya kepada bau produk bayi. Ini salah satu make up remover yang tuntas membersihkan make up mata.

Baca juga : Clarins Products Review

SAM_5126

HAIR AND BODY PRODUCTS

Azarine Hair Spa Apricot

Saya beli produk ini di booth Azarine ketika saya berkunjung ke pameran Cosmo Beaute 2016. Produk ini memang jarang di dengar, namun brand ini sebenarnya sudah cukup lama memasarkan produk mereka ke tempat-tempat spa di area Jakarta. Bau produk ini seperti bau buah-buahan segar. Produk Hair Spa dari Azarine berbentuk seperti gel, cepat menyerap dan mudah di bilas. Sebulan lebih memakai produk ini hasilnya cukup lumayan di rambut kering ngembang milik saya, rambut jadi lebih lembab dan halus dari sebelumnya meski tidak dalam hasil yang sangat signifikan.

Wangsa Jelita lavender Beauty Oil

Saya sudah lama punya produk dari wangsa jelita. Saya suka aplikator pada botol oil ini. Cara penggunaan oil ini dengan cara di semprot ke kulit. Hal ini memudahkan pengguna untuk menjangkau bagian yang susah untuk dijangkau seperti punggung bagian belakang. Meskipun dalam bentuk oil namun produk ini menyerap cepat di kulit tubuh. Saya selalu memakai produk ini setelah saya mandi. Bau lavendernya merupakan bau yang jadi favorite saya. Sehabis memakai Lavender Beauty Oil ini pasti satu kamar saya langsung bau harum Lavender. Bau lavendernya membantu saya relaksasi sebelum tidur di malam hari.

L’oreal Extraordinary Oil

Bagi pemilik rambut kering ngembang seperti saya, hair oil is a must have item! Produk ini membantu melembutkan rambut saya, melembabkan, dan membuatnya mudah untuk diatur. Saya biasanya memakai hair oil setelah saya keramas dan ketika rambut saya sedang dalam keadaan setengah kering. Saya biasanya mengoleskan oil ini dari tengah rambut sampai ke ujung rambut. Sudah banyak yang puas dengan produk L’oreal Extraordinary Oil ini dan tentu saja saya punya botol barunya untuk persediaan di rumah.

SAM_5131

MAKE UP PRODUCTS

Tea Tree Flawless BB Cream Body Shop

Ini produk BB cream pertama yang saya punya. Saya pakai BB cream ini ketika kulit wajah saya sedang rentan dengan bruntus dan jerawat. Produk ini aman selama saya gunakan, tidak ada efek samping. Produknya tidak membuat wajah saya jadi kusam meski saya sudah memakai produk ini seharian. Hanya saja baunya agak kurang untuk sebuah produk make up meski bau produk ini masih dalam batas toleransi saya.

Revlon Colorstay Skinny Liquid Liner

Ini produk eyeliner cair kedua yang saya beli dari brand Revlon. Brand ini memang bisa dibilang punya banyak produk yang kualitasnya bagus dengan harga yang masih terjangkau. Eyeliner ini agak tricky sebenarnya, bagi beberapa orang mungkin akan kesusahan dengan aplikatornya yang luwes seperti kuas. Bila sudah terbiasa sebenarnya eyeliner ini membantu sekali dalam membuat eyeliner yang tipis di mata maupun membuat wing liner. Saya suka dengan warna hitam eyeliner ini yang cukup pekat. Produk ini juga lumayan tahan seharian di mata saya.

Sekian review untuk botol-botol produk yang sudah saya gunakan sampai habis. Sebagian produk merupakan produk yang cocok di kulit saya sehingga saya beli lagi untuk persediaan, namun ada juga produk yang hasilnya lumayan saja di kulit saya, sehingga butuh pertimbangan dua kali untuk membeli produk itu lagi. Terlepas dari semua itu saya puas karena bisa menghabiskan botol-botol yang sudah saya beli sampai habis. Saya harap review ini bisa berguna bagi yang sedang melirik-lirik produk perawatan wajah dan tubuh. See you on my next post readers! 🙂

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. Every skin type is different. The products that work for me maybe will not work for you. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Mengemis Empati

SAM_4462 resize

Bulan Februari ini bisa dibilang bulan yang tidak terduga, keluarga saya mengalami satu musibah yang sempat membuat keluarga saya cukup trauma. saya ga akan panjang lebar tentang musibah tersebut di blog ini karena fokus tulisan ini bukan untuk hal itu. Alasan lain kenapa saya tidak akan bahas musibah tersebut karena hal ini masih dalam ranah sangat privasi khususnya bagi keluarga saya. Pasca musibah tersebut juga sempat membuat keluarga saya cukup shock beberapa hari setelahnya, namun saya masih bersyukur bahwa keluarga saya tetap dalam keadaan sehat dan selamat.

Saya juga cukup mengambil banyak waktu diam saat itu, karena masih mengalami perasaan campur aduk beberapa hari setelahnya. Saya juga sempat bimbang ketika mau berdoa, jujur saya capek menanyakan “Mengapa” kepada Tuhan. Saya pikir segala sesuatu mau yang baik maupun buruk tidak harus dapat dimengerti saat itu juga. Saya juga memilih fokus menenangkan pikiran saya daripada kebanyakan mikir yang berujung jatuh sakit. Saya berkali-kali menyakinkan diri saya bahwa Tuhan tahu yang terbaik, titik tanpa koma dan tanpa perlu saya menambah panjang barisan doa saya. Saya juga hanya menceritakan masalah ini khusus ke beberapa inner circle saya yang paling terdekat dan itupun dengan tujuan memohon doa agar saya dan keluarga dikuatkan.

Setahun ini memang saya membiasakan diri untuk tidak gembar gembor cerita panjang lebar kesana kesini. Saya juga tidak mau heboh pasang status di Medsos ketika perasaan saya sedang campur aduk daripada hal tersebut malah menjadi tindakan makan tuan sendiri bagi saya. Saya belajar untuk tidak buru-buru bercerita dan membiasakan diri untuk mengambil momen privasi untuk perasaan campur aduk yang dirasakan. Saya ga mau seolah-olah “mengemis empati” dengan kejadian-kejadian sedih yang saya ceritakan apalagi menceritakannya ke sembarang orang.

Saya pernah mengalami trauma dengan respon balik yang diberikan oleh beberapa orang di dalam hidup saya terdahulu. Saya tidak menyalahkan sepenuhnya respon balik yang ternyata justru menyakiti, saya mengerti mungkin tidak semua orang siap dihujani dengan cerita-cerita buruk atau curhatan perasaan negatif yang dirasakan seseorang. Tidak semua orang siap dengan hal yang kita ungkapkan dengan gamblangnya saat itu juga. Saya semakin maklum di jaman serba sibuk ini semua orang jadi serba sensitif karena begitu banyaknya persoalan dan kesibukan sehari-hari namun sedikitnya waktu berdiam.

Satu hal yang menjadi pengingat ialah Empati. Empati adalah cara kita terkoneksi dengan orang lain. Ketika saya ingin terhubung secara emosi kepada beberapa orang di dalam lingkaran pertemanan saya. Beberapa mungkin akan memberikan empatinya sehingga terkoneksi dengan saya, sebagian mungkin hanya memberikan simpatinya dimana hal itu tidak saya anggap sesuatu yang salah, dan sisanya mungkin membangun tembok setinggi-tingginya agar tidak repot mengoneksikan diri dengan saya. Terlepas dari berbagai respon yang pernah saya terima. Saya tidak ingin terlalu capek memikirkan respon orang yang tidak peduli terhadap saya ketika saya sedang bercerita. Saya yakin semua orang punya hak mau dengan siapa mereka memberikan empati yang mereka punya. Saya juga tidak ingin lagi terlalu berekspektasi tinggi apalagi mengharapkan “sedekah empati” atau minta dikasihani.

Hal yang sering jadi pengamatan saya tentang empati di jaman serba digital ini ialah melalui komen di media social. Saya pernah begitu shocknya membaca banyak komen nyirnyir dan merendahkan dari banyak orang terkait berita sebuah mahasiswa yang ditemukan bunuh diri karena dugaan depresi sejak nilai kuliahnya menurun. Saya shock bukan main dengan komen-komen candaan dan nyirnyiran tentang mental tempe dari banyak orang. Saya pikir wow empati sudah hilang dari sebagian besar masyarakat kita, rest in peace humanity! Saya pikir saat ini dunia makin ga waras karena berita kematian malah dikomentarin dengan komentar-komentar tidak pantas untuk almarhum. Saya ga tahu sih standard dunia sekarang masih mengucapkan turut berduka cita lagi apa tidak untuk seseorang yang baru meninggal. Bagi saya standard dunia kadang terdengar gila, itu sebabnya apapun kejadiannya saya pasti selalu balik kepada standard yang Alkitab katakan karena itu pegangan saya dalam hidup. Kejadian tersebut namun membuka mata saya bahwa kita tidak pernah tahu respon balik dari seseorang apalagi seseorang yang tidak pernah kita kenal baik.

Semakin saya dewasa saya semakin menyadari besarnya dampak empati tersebut. Saya bisa membagi perasaan saya dengan orang lain. Dimana dari sebegitu banyak manusia yang memilih mendinginkan kasihnya sendiri, beberapa diantaranya memilih untuk terkoneksi agar kasih itu tidak padam. Saya merasa beruntung masih ada beberapa orang dalam hidup saya yang mau memberikan empatinya kepada saya ketika saya menghadapi masalah yang berat. Saya yakin mungkin saya pun bisa jadi salah satu dari orang-orang yang hatinya mulai dingin jika orang-orang tersebut tidak menyentuh hati saya dengan empati yang mereka berikan. Jadi masihkah saya mengemis empati? Jawabannya iya tapi khusus bagi yang memang siap memberikan empati yang ia punya. Terlepas dari mengemis empati, saya masih tetap setuju bahwa empati bukan sesuatu yang harus kita minta-minta seperti pengemis, namun harusnya sesuatu yang selayaknya kita dapatkan dari orang lain karena kita sama-sama manusia. I still don’t lose hope for humanity!

“All I ever wanted was to reach out and touch another human being not just with my hands but with my heart.”
Tahereh Mafi, Shatter Me

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Unexpected Day!

SAM_4820

Bulan Januari lalu merupakan bulan yang cukup sibuk bagi keluarga saya, bukan sibuk masalah kerjaan atau apa tetapi karena banyaknya acara kumpul-kumpul keluarga. Bulan tersebut juga merupakan bulan dimana kakak tertua saya sibuk-sibuknya menyelasaikan thesis S2-nya di Kedokteran Gigi. Kesibukan kakak tertua saya ternyata berdampak juga kepada saya dan adik saya. Kami turut serta menyumbang tenaga untuk menghibur ponakan saya yang semakin tambah rewel karena sering ditinggal mamanya ke kampus.

Suatu hari di minggu pertengahan Januari, kakak saya tiba-tiba menelpon adik saya yang saat itu sedang berada di rumah. Saya sempat dengar beberapa kalimat percakapan adik saya di telepon karena kebetulan juga saya sedang di rumah. Setelah telepon ditutup, adik saya buru-buru menyuruh saya siap-siap untuk pergi. Saya agak bingung sih waktu itu. Ternyata kakak tertua saya minta dibawakan printer dari rumahnya ke kampus hari itu, karena tempat print di kampus penuh dengan orderan mahasiswa S1 dan S2. Kami buru-buru berangkat sambil membawa printer kakak saya itu ke daerah Salemba dengan menggunakan mobil.

Setelah kami sampai di kampus UI Salemba, kakak saya langsung mengambil printernya dibantu oleh kami berdua. Saya dan adik memutuskan makan siang di kantin kampus karena kami sampai tepat di jam makan siang. Karena kami juga akan menunggu kakak saya sampai urusan print-an thesisnya selesai, kami memutuskan untuk mencari cafe kecil daerah Menteng atau Cikini. Kebetulan kami ga tau-tau banget area sekitar Cikini selain tempat makan di Metropole 21. Saya sempat cari-cari tempat nongkrong area Cikini via instagram dan akhirnya postingan salah satu fashion blogger yang saya ikuti, Olivia Lazuardy, membawa saya dan adik saya ke Shophaus. Ternyata Lokasi Shophaus tidak jauh dari kampus Salemba dan mudah di lacak dengan waze.

SAM_4821

SHOPHAUS, Menteng.

Setibanya kami di Shophaus, petugas parkir lansung menawarkan valet kepada kami. Awalnya kami tolak karena takut harganya mahal namun ternyata layanan ini memang termasuk layanan dari Shophaus sendiri karena tempat parkir Shophaus sedikit, plus biaya parkir tetap normal kok kata si bapak petugasnya. Kami akhirnya mengunakan tawaran valet si petugas tadi supaya ga repot cari parkir ke area sekitar Shophaus.

Pertama kali yang saya amati dari tempat ini ialah bagian fasad (tampak depan) bangunannya yang dominan dengan jalusi kayu berwarna putih. Tampak depan bangunan ini sepertinya berfungsi sebagai fasad kedua untuk menjaga privasi dalam bentuk pandangan dari luar ke dalam bangunan tanpa menghalangi jalur sirkulasi udara. Hal lain yang saya amati dari tempat ini ialah perpaduan antara warna dominannya yaitu putih dan sentuhan material kayu yang digunakan dalam ruangan. Tidak kalah cantik lagi yaitu tangga spiral-nya yang menjadi salah satu spot bagus untuk foto-foto cantik.

SAM_4794 a

SAM_4799

SAM_4791

SAM_4802Shophaus sebenarnya terdiri dari beberapa toko di dalamnya seperti toko ice cream/gelato, dessert, barber shop, dan klinik kecantikan kecil. Khusus untuk lantai dua Shophaus dipakai untuk tempat sebuah restauran. Sepintas Shophaus mengingatkan saya dengan sebuah ruko, dimana biasanya di dalam sebuah ruko terdiri dari beberapa toko. Namun ruko memang terkesan lebih kaku dengan design yang hampir sama serta toko yang berjejer ke lantai atas, berbeda dengan Shophaus yang menawarkan sebuah design gabungan beberapa toko namun disesuaikan dengan lifestyle masyrakat kota sekarang yang tentunya tetap mencari suasana nyaman kekinian ditengah padatnya kota Jakarta.

SAM_4805

SAM_4787

SAM_4786aKebetulan setelah jam makan siang, pengunjung Shophaus tidak terlalu ramai, dalam artian kami masih dapat spot tempat duduk. Saya dan adik saya memesan satu cup kecil gelato dari Gelato Secrets. Satu cup kecil/cone terdiri dari dua varian rasa gelato yang bisa dipilih sendiri, tentunya bisa di coba terlebih dahulu dengan satu sendok kecil. Saya memilih satu cone kecil dengan dua rasa gelato yaitu chocolate dan charcoal seharga Rp 30.000,00. Satu porsi cukup membuat perut saya kenyang karena cone yang diberikan termasuk padat porsinya.

Pengunjung akan semakin padat ketika menjelang sore apalagi jam-jam menuju pulang kantor, hampir dipastikan akan susah untuk mendapatkan tempat duduk di sini. Tempat ini cocok untuk nongkrong lama karena tempatnya sangat comfy. Saya nongkrong makan gelato sekalian menulis draft blog post baru untuk blog yang sebenarnya sudah ada di buku jurnal saya. Kebetulan menjelang sore, cuaca cerah berganti dengan derasnya hujan di daerah Menteng. Area dalam ruangan langsung terasa ribut bukan hanya karena pengunjung namun karena bunyi air hujan yang jatuh dengan deras di atas sky light atap yang terbuat dari polycarbonate. Meskipun hal tersebut menyumbangkan suara ribut di dalam ruangan, pengunjung tetap bertahan dan melakukan aktivitas nongkrong mereka seperti biasa.

SAM_4823

METROPOLE 21, Cikini.

Menjelang jam makan malam, kami mendapat kabar bahwa kakak kami belum selesai urusan presentasi dan thesisnya. Kami memutuskan untuk mencari makanan berat sebagai makan malam di daerah Metropole 21. Setelah di renovasi menjadi lebih bagus memang Metropole 21 ini lebih banyak pengunjungnya karena sekarang tempatnya lebih bersih dan nyaman dibandingkan ketika jaman dulu hehehhe.

Kebetulan kami sampai di saat jam makan malam dan juga jam orang-orang kantoran pulang, jadi Metropole saat itu ramai sekali. Kami sempat tidak mendapatkan tempat duduk, baik di area dalam ataupun area luar, sampai mungkin sekitar 30 menit akhirnya kami dapat meja di bagian indoor. Kami sama-sama memesan satu porsi sate ayam dan lontong dengan harga Rp 25.000,00. Standard harga makanan di Metropole lumayan sih untuk pekerja kantoran yaitu kurang lebih start dari harga Rp 25.000,00 untuk makanannya.

Setelah kami selesai makan, kami memutuskan untuk nonton di Cinema 21 Metropole karena kabar dari kakak kami yang katanya baru akan selesai malam sekali hari itu. Ketika kami sedang pilih film bioskop, saya udah pesan duluan sama adik saya malam itu, “Jangan pilih film galau!”. Saya ga terlalu mood nonton film galau di bioskop hari itu. Pilihan kami akhirnya jatuh pada film Arrival yang merupakan film sci-fiction. Filmnya bagus menurut saya karena mengajarkan banyak hal, khususnya pentingnya arti komunikasi apalagi ketika menghadapi lawan bicara yang berbeda dimensi dengan kita, kalau dalam film sih lawan bicaranya Alien dari luar angkasa.

Sebelum jadwal film kami tayang, saya ga sengaja bertemu salah satu senior saya yang pernah satu kosan dengan saya disaat kuliah dulu. Ternyata kakak senior saya itu nonton film bersama suaminya sehabis pulang kerja, kebetulan kantor mereka dekat dengan Metropole 21. Saya sempat ga mengenali senior saya itu karena sekarang ia tambah gemuk dan sedang dalam keadaan hamil. Kakak senior saya itu nampak bahagia meski penampilannya berbeda dari terakhir kali saya bertemu dengannya ditambah dia sekarang sedang mengandung si buah hati, wow time flies so fast. Kami sempat mengobrol sebentar sampai akhirnya saya balik lagi ke tempat adik saya menunggu.

Selesai nonton film, saya dan adik saya menyusul kakak saya ke kampusnya. Ternyata abang ipar saya sudah ikut menunggu di kampus sekalian menemani kakak saya print tugas-tugasnya. Kakak saya selesai print sekitar tengah malam dan akhirnyaa saudara-saudara, kami pun pulang kerumah dengan saya yang bertugas sebagai supir. Sesampainya di rumah, saya dan adik saya tepar di kasur cuma kami senang sih meski capek nunggu berbuah jalan-jalan juga seharian ahahahha. Ternyata kadang sesuatu hal yang dadakan justru mengantarkan kita ke tempat-tempat yang tidak terduga. Padahal kalo direncanain biasanya malah sering banyak batalnya ahahahah. It’s really an unexpected day! but sure we really enjoy it. See you on my next post readers!

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

FOR MORE INFORMATION

Shophaus Menteng

Jl. Teuku Cik Ditiro No. 36

Everyday: 10am-10pm

t: +62 21 22393252

e: info@shophaus.id

w: www.shophaus.space

Metropole 21 Cikini

Kompleks Megaria

Jalan Pegangsaan No. 21

Jakarta Pusat

Caramel Champagne By Lizzie Parra Beauty

SAM_5007

Terwujudnya sebuah mimpi pribadi pasti merupakan salah satu kepuasan hidup bagi setiap orang. Para Beauty Enthusiat atau follower Lizzie Parra pasti sudah tidak asing lagi dengan kabar produk lip coat yang tahun kemarin di Lizzie Parra luncurkan. Salah satu mimpi Kak icil (panggilan akrab Lizzie) terwujud tahun lalu yaitu meluncurkan produk kosmetik buatannya sendiri. Terakhir saya ketemu kak icil tepatnya minggu kemarin ketika Grup BLP Line mengadakan Meet Up, kabarnya akan ada beberapa produk kosmetik lain yang sedang dalam proses pembuatan untuk di luncurkan. Saya jadi ga sabar menunggu produk baru lainnya yang akan di luncurkan ke pasaran, sekalian was-was sama dompet saya sendiri hehehe.

Lip Coat BLP sebenarnya sudah launching beberapa bulan lalu. Review positif tentang Lip Coat ini sudah bermunculan mulai dari kalangan Beauty Blogger dan Vlogger. Lip Coat BLP ini juga sering sekali sold out di beberapa toko online atau pun website resminya BLP. Bahkan saya sempat ragu mau beli karena sering banget sold out jadi daripada nanti udah pesen malah sold out jadi saya memutuskan untuk menunggu stock stabil terlebih dahulu. Saya juga dalam proses menjaga diri untuk tidak gampang jajan, apalagi latah langsung beli. Saya ingin lebih fokus dengan apa yang perlu terlebih dulu, kalau ada sisihan lebih baru beli untuk kebutuhan lain.

Tepatnya sebulan lalu ketika saya mulai lirik-lirik Lip Coat BLP lagi sambil menimbang-nimbang memilih warna yang mana, Lip Coat Limited Edition dari BLP keluar bulan Desember kemarin. Kak icil sempat bilang sih di instagramnya kalau Lip Coat ini sengaja di keluarkan saat bulan Desember karena warnanya cocok untuk perayaan natal dan tahun baru. Lip Coat Limited Edition dengan shade Caramel Champagne ini memang mempunyai warna yang berbeda yaitu warna Rose Gold dengan hint glitter. Selama ini orang-orang selalu beranggapan Lipstick Metalik tidak bisa dipakai untuk sehari-hari, berbeda dengan Lip Coat Caramel Champagne ini memang sengaja di ciptakan sebagai lipstik metalik yang masih terlihat natural untuk di pakai sehari-hari. Saya akhirnya beli Lip Coat BLP dengan shade Caramel Champagne karena warnanya belum pernah saya punya. Kebetulan ada sisihan uang untuk setidaknya membeli kado natal bagi diri saya sendiri hehehehe.

Saya beli Lip Coat ini melalui toko online Sociolla. Saya sempat deg-degan waktu pesan Lip Coat ini di web. Banyak yang bilang di grup line bahwa mereka sempat ga bisa pesan Lip Coat karena websitenya sempet eror, mungkin sangking traffic pengunjung webnya tinggi saat itu. Beruntungnya saya lancar dalam pemesanan produk ini mulai dari order sampai pembayaran via ATM. Pas paketnya datang saya langsung pakai Lip Coat-nya ketika saya mau pergi untuk perayaan Natal.

SAM_5018

SAM_5010

SAM_5013

Kemasannya simpel dengan tutup produk berwarna dove putih dan tempat Lip Coat yang terbuat dari kaca tembus pandang yang langsung memperlihatkan warna Lip Coat tersebut. Jangan bayangkan kaca tempat produk ini kaca bening yang ringkih ya, ga bisa dibilang benar-benar kaca sih ini tapi kayak kaca atau plastik botol minum. Tutup Lip Coatnya tidak membuat produk ini bleber. Biasanya beberapa produk lipstick cair dengan kemasaan yang mirip seperti ini sering mengakibatkan produk bleberan di area tutupnya, tapi ini ngak. Aplikator lipsticknya juga kokoh dan mudah untuk di aplikasikan ke bibir.

Pertama kali mencoba produk ini di bibir, Lip Coat ini termasuk lipstick yang cepat kering ketika dioleskan. Ketika produk ini sudah kering di bibir kita maka produk ini seperti menempel dengan baik, terasa seperti lipstick matte. Setelah lip coat ini kering, saya bisa dengan aman minum karena Lip Coat ini lumayan Kissproof jadi tidak meninggalkan noda di gelas minuman. Warna Rose Goldnya lebih terlihat gelap di bibir saya namun masih terlihat natural lho padahal ada hint glitternya. Kalau saya lihat foto-foto instagram user yang menggunakan Lip Coat ini, warna Lip Coat berbeda di tiap masing-masing orang. Memang Lip Coat ini warnanya tetap masuk ke semua warna kulit wanita. Warna Lipstick dan Tekstur Lip Coat ini mempertegas bentuk bibir ketika dipakai. Lip Coat ini juga bisa dijadikan cream eyeshadow di mata jadi bisa dipakai untuk dua fungsi yang berbeda.

IMG_20161226_093057

 

 

KESIMPULAN

Setelah beberapa kali menggunakan lipstick ini, saya puas dengan produknya. Warnanya juga unik karena ada hint glitternya, bisa dipakai untuk pesta atau sehari-hari. Lipstick ini lumayan kissproof jadi ga repot dengan balada lipstick ngecap banyak di minuman kita. Bisa juga dipakai sebagai eyeshadow untuk sehari-hari karena warnanya pun masih soft. Meski setelah kering rasanya seperti memakai Lipstick Matte, namun Lip Coat ini tidak mengakibatkan bibir saya kering. Lip Coat ini juga terasa ringan di bibir. Saya juga tidak perlu sampai susah payah gosok bibir saya ketika mau menghapus produk ini. Satu hal lagi mengapa saya beli produk ini yaitu karena produk ini Limited Edition, jadi warnanya termasuk jarang dipasarkan. Harga untuk satu Lip Coat ini yaitu Rp 129.000,00 (Harga di web Sociolla) yang menurut saya tidak terlalu mahal dibandingkan membeli lipstick metalik brand luar yang harganya bisa berkali-kali lebih mahal. See you on my next post readers! 🙂

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. I bought this products. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Imperial Leather Facial Cleansing Wipes

SAM_4975

Jaman dulu hal yang paling saya ingat tentang brand Imperial Leather adalah produk sabun batangan yang punya bau harum khas. Beberapa kali saya pernah pake sabun Imperial Leather dan saya puas dengan hasilnya yang tidak menyebabkan kulit badan menjadi kering. Tahun lalu brand ini mengeluarkan produk baru berbentuk Facial Cleansing Wipes. Berhubung review tentang produk ini juga bagus, saya tertarik untuk beli akhirnya, ketika saya sedang menemani Mama belanja bulanan di toko swalayan.

Tujuan saya membeli produk ini supaya ga ribet untuk membersihkan make up. Selama ini saya selalu menggunakan susu pembersih untuk membersihkan make up sehari-hari dalam intensitas riasan yang tidak tebal. Saya memang lebih suka produk susu pembersih atau oil cleansing karena ampuh membersihkan semua produk make up di wajah termasuk yang waterproof sekalipun. Saya sebenarnya ga berharap banyak ketika beli produk ini karena karena make up remover dalam bentuk tissu biasanya berakhir ga mempan membersihkan make up waterproof di wajah saya. Setidaknya karena saya ga berharap banyak, saya ga kecewa-kecewa amat kalo hasilnya ga sesuai bayangan saya hehehe.

Untitled-1

Setelah mencoba produk ini beberapa bulan, saya cukup puas dengan hasil yang produk ini berikan. Facial Cleansing Wipes ini menghapus semua make up saya termasuk make up mata yang waterproof. Bahkan ketika menghapus mascara saya ga perlu kucek-kucek mata, saya hanya perlu mendiamkan facial cleansing ini sebentar di mata kemudian saya hapus riasan matanya dengan gerakan searah. Saya sempat kaget karena produk ini benar-benar membersihkan semua jenis make up.

Facial Cleansing Wipes ini punya bau harum yang mirip dengan produk-produk sabun Imperial Leather. Saya tidak ada masalah sih dengan baunya, masih tergolong lembut bagi saya. Selama memakai produk ini tidak ada efek samping yang ditimbulkan pada kulit sensitif saya. Saya juga suka dengan produk ini karena produk ini “alcohol free”. Biasanya beberapa produk make up remover punya kandungan yang keras untuk kulit sensitif termasuk mempunyai kandungan alcohol, sehingga beberapa produk make up remover pernah membuat kulit saya terasa perih dan menimbulkan jerawat.

Produk ini biasanya saya pakai untuk menghapus make up sehari hari namun setelahnya saya lanjutkan dengan membersihkan wajah memakai sabun wajah. Produk ini juga saya pakai sebagai step awal dalam double cleansing jika saya saat itu sedang memakai riasan tebal, biasanya tetap saya lanjutkan dengan pemakaian susu pembersih dalam jumlah sedikit. Bagi saya membersihkan make up sampai tuntas itu penting untuk menghindari timbulnya jerawat keesokan harinya.

Kesimpulan

Yes, I approve this product to be one of my favorite make up remover item! Selain produk ini gampang di dapatkan di toko swalayan terdekat, harganya juga lumayan murah yaitu sekitar Rp 20.000,00/ pcs. Produk yang saya beli terdiri dari dua seri yaitu untuk refreshing (warna pink) dan oil balancing (warna biru). Selama saya mencobanya bergantian, efeknya sama saja di wajah saya. Produk ini cocok bagi wanita karir yang sibuk, karena bisa gampang dibawa dan dipakai dimana saja tanpa perlu repot membilas wajah dengan air. Hal yang paling saya suka dari produk ini yaitu aman di kulit sensitif saya. Tuh bisa liat kan Facial Cleansing Wipes sudah sampai tipis karena sering saya pakai 🙂

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. I bought this products. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog