Fall in love with #88lovelife

picture was taken by me
picture was taken by me

Hai semua!

Udah lama banget ga ngepost di blog karena kendala kesibukan dan akhirnya blog ini sempat terlupakan..hiks ( sekarang kan udah ngak ^.^). Saya rindu menulis lagi dan membagikan banyak hal. Kali ini buku yang akan saya review adalah #88LoveLife, sebenarnya buku ini sudah terbit dari tahun 2014 First printing, October 2014 dan Fifth printing, February 2015, sedangkan aku baru membeli buku ini bulan lalu yaitu April 2015.

Awalnya temen dekat saya sendiri yang share buku ini bagus. Waktu itu belum tertarik karena ya lagi sibuk-sibuk sama kerjaan, setelah senggang akhirnya karena melihat beberapa orang ngepost juga di instagram dan review-nya bagus di beberapa blog, saya besoknya ke Gramedia dekat rumah untuk membeli dan ternyataaa..bukunyaa sold out (O.o) dan tersisa beberapa buku yang sudah terbuka..pupuslah keinginan membeli buku ini.

Besoknya saya menelpon dua toko buku terdekat rumah dan satu toko buku memberikan harapan dengan memberitahu bahwa masih ada 7 buku terbungkus rapi di rak best seller. Akhirnya saya berangkat dan beli tuh buku serta mencari starbucks untuk nongkrong sambil baca siang itu.

Cover bukunya warna pink dan ada nama pengarang di sampul depan bawah yaitu mbak Diana Rikasari, si mbak Diana ini merupakan fashion blogger dan untuk ilustrasi buku di buat oleh Mbak Dinda Puspitasari. Sampul buku yang pink dan cewe banget cukup membuat senang..hehehe, meskipun saya bukan pecinta warna pink.

Saya baca buku ini sambil nongkrong di starbucks, dan ga tau knapa saya suka sama bukunya..ahahha..simpel, fun, really nice quotes dan ilustrasinya juga bagus serta bikin segar mata. Beberapa quotes dan tulisan dari buku ini sejenak membuat saya berpikir lagi tentang apa yang saya lakukan, sikap dan pemikiran saya selama ini tentang hidup.

saya share salah satu kutipan favorite dari buku ini…

Sometimes, we just gotta let go of people, of feelings, of things. No matter how big this world is, we can never befriend a million people. We can’t have it all. What we can have, is what we deserve. – #88lovelife

Waktu aku baca kutipan ini saya sempat diam sejenak dan mulai berpikir, saya orang yang selalu ingin punya teman-teman baru khususnya di dunia alumni dimana lebih berkurang kesempatan untuk kegiatan hang out dan kenalan, dibandingkan waktu kuliah. Saya disitu mulai berpikir lagi, iya ya ga semua bisa dijadikan teman apalagi teman dekat, dan sebenarnya ga perlu memaksakan hal itu, kita tidak bisa cocok dengan semua orang baru yang kita kenal, hal itu justru membuat teman-teman dekat yang masih sampai sekarang bertemu dan menyediakan waktu menjadi istimewa. Bahkan tidak perlu berjuang untuk dianggap atau diterima, let we become ourself dan bukan karena orang lain yang menetapkan standard untuk kita harus berperilaku seperti yang mereka inginkan….“what we can have, is what we deserve”

Masih banyak kutipan-kutipan di buku ini yang secara tidak langsung membuat saya merenungkan kembali hal-hal yang sudah saya lakukan. Tentang apa yang saya kerjakan apakah karena saya lulusan ranah ini maka saya harus ke ranah ini, apakah karena seharusnya atau karena semua org melakukan dan mengambil jalan itu maka kita harus mengambil jalan itu? Apakah yang saya lakukan mempunyai dampak bagi orang lain atau semua ini hanya tentang pergi pagi pulang malam dan mendapat penghasilan?

Salah satu quotes lagi yang jadi favorite saya yaitu

We often hurt the joy of life by saying, the grass is greener on the other side. But green comes in many shade, to accomodate each of our likings and suitability. So be comfortable with our choice of shades, as dark green is not always better that lime green 

Beberapa hal terjadi didalam hidup sempat membuat saya berpikir “kok mereka kayaknya bahagia-bahagia aja ya? kok enak banget dia udah jelas karir dan jelas pencapaian hidup? sedangkan yang disini masih gersang-gersang saja..“but green comes in many shade, mon!”

Masih banyak lagi quotes yang saya suka dan jadi perenungan tersendiri. Sometimes we really need a simple book for pause and pondering and this book suitable for that :)..

Pada akhirnya saya betah berlama lama di cofee shop sambil baca dan merenung sampai sore. Menikmati waktu sendiri dan mulai berpikir ulang lagi mau apa ke depannya nanti. Jatuh cinta sama buku simple ini dan ilustrasinya. Thanks mbak Diana Rikasari dan mbak Dinda puspitasari untuk buku #88lovelife !

10850236_10204219123055047_1386432033673341243_n
picture was taken by me

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

1 thought on “Fall in love with #88lovelife”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *