How Fashion Work from A to Z, School of Grazia Indonesia

Saya sebenarnya sudah mengikuti event ini pada bulan April lalu namun karena beberapa artikel sudah dalam jadwal post yang lebih cepat maka saya terbengkalai menulis event report untuk acara ini. Saya ikut acara ini karena di ajak oleh salah satu teman blogger, Vanya, padahal saya masih awam banget masalah fashion. Ketika saya kuliah dulu saya bukan tipe yang memperhatikan penampilan, apalagi jaman kuliah jurusan Arsitektur lebih sering ketiduran mengerjakan tugas sampai malam dan besoknya harus mandi 15 menit dan siap-siap menuju kampus untuk presentasi tugas, boro-boro dandan yang ada malah lem dan art paper suka nempel di celana panjang saya ketika pagi-pagi harus berangkat ke kampus untuk presentasi akhir kuliah. Ketika saya kerja pun lingkungan kerja saya bukanlah lingkungan yang memperhatika penampilan, yang penting rapi, standarlah kemeja wanita dan celana jeans. Saya sampai dikomentari sama ibu saya kenapa bajunya itu-itu terus dan disuruh beli baju baru, mungkin supaya saya laku ahahahaha.

SAM_2906

Acara ini memang membahas tentang fashion dengan dua pembicara utama yaitu Stella Risa dan Tonton Januar yang memang sudah membangun bisnis label pakaian mereka sendiri. Selain dari fashion, sebenarnya acaranya ini lebih banyak mengenalkan tentang bagaimana mereka membangun bisnis mereka sendiri tentunya dibidang fashion, jadi menambah pengetahuan saya di bidang bisnis dan usaha juga. Saya datang telat ke lokasi acara yang berada di FX Sudirman karena kereta dari Bekasi ke Sudirman sempat terhambat waktu itu dan ternyata saya baru tahu bahwa dari FX Sudirman ada bus langsung ke Summarecon Mall Bekasi dan sebaliknya -_-‘’. Saya tidak akan bahas panjang lebar dan akan langsung memberi inti dari kedua pembicara karena sebenarnya talk show ini cukup lama. Acara ini kemudian di lanjutkan lagi dengan make up class dari brand Wardah.

Personal Branding in Fashion by Stella Rissa

Stella Rissa yang merupakan salah satu fashion designer ternama membagikan kisahnya yaitu bermula dari keinginannya membuat baju untuk dirinya sendiri. Tubuh Mbak Stella ketika masih muda memang tergolong sebagai tubuh perempuan yang kecil dan tidak tinggi sehingga susah memilih baju yang cocok dengan badannya. Melalui keinginan membuat baju sendiri yang ia jahit, ia mulai juga membuat baju bagi anggota keluarganya dan mendapat pesanan dari teman-temannya, mulai dari baju sweet seventeen sampai baju seragam sekolah yang di kecilkan. Segala sesuatu memang di awali oleh kebutuhan dari diri sendiri.

Bagi Stella Rissa menemukan brand identity merupakan hal yang penting sebagai fashion designer. Stella sendiri menunjukkan ciri khas dari brandnya yang memang ditujukan bagi para wanita sibuk yang tetap bisa bergaya di lingkungan kantor atau pun untuk event formal meskipun dengan design baju yang simpel. Di butuhkan waktu untuk menemukan ciri khas design kita sebenarnya seperti apa sehingga pertanyaan seperti What’s make you different? serta ungkapan Being true to yourself itu sangat penting. Salah satu kalimat yang sangat menginspirasi saya dari Stella Rissa yaitu jangan jadi seperti orang lain, atau jangan sangking inginnya jadi seseorang yang kita idolakan, segala sesuatunya jadi kita ikuti, karena hal itu percuma, kita hanya akan jadi bayang-bayang.

Kualitas produk yang kita hasilkan adalah nomor satu, hal itu yang merupakan kunci dari loyalnya pelanggan Stella Rissa. Dengan media yang begitu pesat berkembang dan begitu gampangnya karya kita di copy oleh online shop dengan harga lebih murah, mempunyai tim sendiri untuk produksi adalah keharusan. Management dan pembagian kerja pada setiap tim juga penting, misalnya ada tim produksi, back office (admin dan manajemen), serta quality control. Tim untuk media pun dibuat khusus agar tidak mengganggu jalannya tim-tim yang lain.

Kunci dari keberhasilan bukan hanya pada talenta atau pun modal namun dari kerja keras. Stella Rissa pertama kali mengadakan fashion show di taman menteng agar karyanya bisa dikenal oleh publik. Salah satu cara agar karya seorang fashion designer bisa dikenal adalah dengan fashion show.

Breaking the International Market by Tonton Januar

Sebenarnya mas Tonton sendiri bukanlah lulusan fashion designer pada awal dia kuliah. Mas tonton merupakan lulusan jurusan Komunikasi UI untuk s1. Sambil kuliah dan juga karena tidak disetujui untuk kuliah di jurusan fashion design, mas Tonton tetap menunjukkan kecintaan terhadap dunia fashion sambil bekerja pada salah satu kantor fashion designer dan tentunya sembari menjadi model untuk mendukung kondisi finasial selama ia kuliah.

Setelah lulus dari jurusan Komunikasi UI, mas Tonton melanjutkan kuliah jurusan Fashion Designer di luar negri, melalui kuliah itu juga yang akhirnya membuka peluangnya merambah International Market. International Market lebih haus akan sesuatu yang baru dibandingkan Lokal Market dalam negri, hal itu juga yang membuka peluang mas Tonton untuk memasukan inspirasi budaya indonesia pada designnya. Berikut beberapa tips yang sudah dirangkum oleh mas Tonton sendiri untuk merambah International Market dari segi fashion designer.

Know the Industry and How it works

Market segment

Product Area of Fashion Design

Seasonality

The supply chain

Know yourself, your company, and your brand

Asses yourself

Talk to people

Make sure there is buisness opportunity

Research Market

Get Relevant Experience

Make detailed buisness plan

Build relationship

Get support

Seek professional advice

In the beginning, money IN always less than money Out

Make up class by Wardah

Pihak brand wardah juga memberikan penjelasan untuk trend make up spring summer 2016 dan bagaimana warna-warna baru yang akan di keluarkan wardah terinspirasi dari beberapa titik kekayaan alam Indonesia yaitu Glow, Stone, Flame, Sky, dan Flow. Make up class dari Wardah sendiri bertema Gold dimana make up ini lebih cocok digunakan untuk make up natural sehari-hari.

SAM_2907

SAM_2912

SAM_2911

SAM_2913

SAM_2923

Sesudah make up selesai kami kemudian berkumpul untuk foto bersama dan juga diberi goodie bag dari Wardah. Goodie bagnya termasuk banyak yaitu Wardah Lightening two way cake SPF 15, parfume Wardah Eternal Eau De Toilette, dan Wardah morning essentials body moisturizer. Wardah Lightening two way cake SPF 15 akan saya review di post selanjutnya ya karena saya sudah beberapa kali memakai produk ini dan termasuk produk andalan saya jika ingin make up cepat di pagi hari. Terima kasih Scool of Grazia dan Wardah untuk acaranya yang sangat menginspirasi saya!

“Jika kamu hanya ingin mengikuti jejak orang sukses lainnya dan ingin menjadi seperti mereka maka kamu tidak akan pernah bisa dan hanya akan jadi bayang bayang mereka saja, be true to yourself, find your identity” -Stellarissa, fashion designer-

NOTE

This is a sponsored post. All things that is written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog

 FOR MORE INFORMATION

 

School of Grazia Indonesia

Instagram : @Grazia_id

Website    : www.grazia.co.id

 

Wardah

Instagram : @wardahbeauty

Website    : www.wardahbeauty.com

 

Stella Rissa

Instagram : @stellarissa_id

Website    : www.stellarissa.com

 

Tonton Januar

Instagram : @tontonthelabel

Website    : www.tontonthelabel.com

2 thoughts on “How Fashion Work from A to Z, School of Grazia Indonesia”

    1. biasanya ada talk shownya dulu baru nanti ada acara terakhir beauty class dari wardah nes krn wardah sponsornya hehehehe..iya mumpung lg banyak waktu luang jd banyakin nulis nes :D..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *