A little Grey on My Blue Sky

unsplash_524000a90aaad_1

Today there is a little grey colour on my Blue Sky. Hari ini ada suatu kabar yang seharusnya membuat saya bahagia datang dari sebuah kompetisi media social. Kabar tersebut saya dapat dari orang yang tiba-tiba komen di instagram saya soal pemberitaan tersebut, setelah saya cek melalui web, info tersebut ternyata benar. Namun sangat di sayangkan sepertinya pihak panitia salah koordinasi atau bagaimana, sehingga nama saya muncul dua kali yang tentunya menyalahi aturan.

Saya yang tadinya senang jadi surut perasaannya ketika melihat komen-komen orang-orang di media sosial pihak penyelenggara. Mulai dari mengomentari kelalaian pihak penyelenggara sampai merembet komentarin foto-foto pemenang menurut standard mereka. Saya ga kaget cuma shock sedikit, saya yang seorang blogger tahu betul bahwa semua orang di social media boleh berkicau sesuka hati karena tidak ada filter di media social. Sah-sah aja kok kalau mereka menyampaikan pendapat mereka sesuai pandangan mereka. Cuma bagi saya yang banyak bekerja di media social tentu lebih hati-hati dalam berkicau karena jaman sekarang, salah ngomong sedikit aja di medsos bisa panjang urusannya, ibarat mulutmu harimaumu.

Saya langsung menghubungi pihak panitia yang saat itu susah dihubungi lewat media social. Untungnya menjelang sore, akhirnya message saya via instagram di baca dan di balas. Saya menanyakan kejelasan dari pengumuman panitia tersebut, saya juga menyarankan pihak panitia melakukan evaluasi kalau-kalau mereka salah nama atau miskordinasi. Saya juga sudah bilang jika saya tidak mendapatkan rejeki tersebut itu fine buat saya karena menurut saya, rejeki sudah Tuhan yang atur, semua hal yang tidak kamu terima dan kamu terima di dunia ini harus lewat persetujuanNya terlebih dahulu.

Saya senang sih pihak panitia cukup tanggap saat itu dan langsung menyelesaikan permasalahan. Nama saya gugur di salah satu kategori karena saya sudah dapat kategori lain dan mereka akan memilih orang lain lagi untuk mendapat rejeki dari kategori tersebut. Saya bilang itu baru adil karena kasian kan yang ikut lomba ini banyak dan yang protes pun banyak. Saya cuma menekankan untuk di umumkan lagi agar kesalah pahaman menjadi jelas. Saya juga takut hal ini merembet ke social media saya, padahal kalau dipikir saya ga ada urusan sama panitia, kenal orang dalam pun ngak, ngarep dapat rejeki sampai pengen banget pun ngak.

Cuma kejadian hari ini cukup bikin saya was-was, karena saya ingat kejadian beberapa orang yang malah jadi target bully-an, padahal ya karena masalah miskomunikasi. Saya hanya berharap masalah ini cepat clear dan pihak penyelenggara juga cepat mengumumkan kembali, agar masalahnya menjadi jelas. Saya mau merasa bersalah juga buat apa toh bukan saya yang salah. Dapet rejeki juga karena yang mutuskan pihak penyelenggara which mean yang punya hadiahnya yang memutuskan, masa saya mau protes.

Saya hanya berharap tidak ada kejadian seperti ini lagi ke depannya. Saya juga berharap kejadian ini tidak merembet-rembet ke mana-mana apalagi ke saya. Semoga jika ada kompetisi lagi, pihak penyelenggara lebih sigap dan detail dalam menentukan nama-nama pemenang sehingga tidak terjadi kesalah-pahaman. What a day..:(

13 thoughts on “A little Grey on My Blue Sky”

    1. iya mbak cuma ga enaknya karena nama udah nonggol di pengumuman jadi ikut terbawa-bawa. Saya udah serahkan semua ke pihak penyelenggara. Thank you mba dedew :’)

  1. Halo mbak.e …
    Salam kenal ya mbak…
    Sebelumnya saya ikut kompetisi yang sama dengan mbak Mona juga sebagai ajang event suka2 aja. Begitu ada info siapa pemenang utama, cuma nggak merhatiin satu persatu juga sih, pemenang mingguan aja juga nggak nyantol. hhee…
    Kalau emang rejeki ndak akan kmana kan ya mbak 😀
    Tetep smangattt ^_^

    1. Halo mbak Rohmah, salam kenal juga. Iya sama mbak, kalau lomba ig saya juga jarang ikut sih lebih sering ikut lomba nulis blog. Iya bener mbak, rejeki ga kemana sudah ada yang ngatur rejeki masing-masing kita, rejeki pun ga selalu dalam bentuk barang atau uang. Terima kasih sudah mampir dan menyemangati :)..semangat juga buat mbak ya

  2. Semangatt yaa mon, menurut aku, itu udah rejekinya mona kok ^^.
    Senengnya, mona ikutan iklas dengan adanya drama kaya gini. Jangan kapok yaa wekekek. Moga moga ada jalan keluar terbaik 😀

    1. Assikkk asikk blogkuu di komen mbak Shintaries hehhhehe :D. Thank you so much mbak Shintaa, mudah-mudahan aku ga kapok hehehe. Iya mbak, kalo ga ikhlas dan legowo dalam melewati cobaan hidup ntar kitanya yg stress sendiri dan jadi beban pikiran. Aminnn, semoga jalan keluarnya yang terbaik. Thanks mbak Shintaa

    1. Haloo mbak sandraa :D..sebenarnya bukan rejekinya yang bikin sedih tapi komentar-komentar yang menyudutkan yang lebih bikin sedih, tapi yasudahlah, gausah jadi beban pikiran lagi, Tuhan Maha Tahu. Thank you so much for cheer me up mbak Sandraa :”) #terharu..semangat terus untuk mbak Sandraa

  3. IMHO, kalau menurut saya sih Mbak pantas jadi pemenang karena saya rasa panitia melihat style IG Mbak secara keseluruhan yang memang sesuai dgn target market yg ingin dicapai produk tsb.

    Lagipula, yowislah, namanya juga lomba seharusnya sih menjadi ajang untuk berlatih bersikap sportif. Kalah terima dengan lapang dada, menang ya berarti memang itu rejeki dari Tuhan untuk Mba :).

    Keep writing & posting ya, Mba 🙂

    1. Halo mbak Dina…iya juga sih panitia mungkin melihat secara keseluruhan style dan image yang sesuai target mereka, aku ga kepikiran sampai situ padahal hehehe. Iya bener banget kalau ikut lomba hrs siap menang dan siap kalah, siap juga untuk ga surut semangat ikut kompetisi lainnya :)..thank you mbak Dina..keep writting too ya Mbak 🙂

    2. Halo mbak Dina! Iya juga sih ya panitia mungkin melihat secara keselurahan dari style dan image yang cocok dengan mereka, aku ga kepikiran sampai situ padahal, hehehe. Bener banget, kalo ikut lomba harus siap kalah dan siap menang, siap ga surut semangat untuk ikut kompetisi lainnya :)..Thank you sudah mampir mbak Din..keep writing too ya Mbak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *