Hidup Sehat Bersama Heavenly Blush Yogurt

SAM_5676

Ada yang pernah bilang ke saya bahwa masa terpuruk dalam hidup bisa menjadi pelajaran berharga untuk kedepannya. Dulu saya pikir nasehat ini tidak akan saya alami, lagipula ngak ada juga kan yang mau mengalami masa-masa terpuruk dalam hidup. Masa paling menyedihkan buat saya adalah ketika saya jatuh sakit. Saya tidak bisa beraktivitas dengan baik bahkan kadang mau istirahat tenang saja juga susah karena badan sedang dalam kondisi yang buruk. Ketika saya jatuh sakit, sering kali bukan hanya badan yang staminanya turun namun pikiran pun jadi ikut-ikutan lelah.

Setelah saya memutuskan untuk lepas sementara dari kerja kantoran, saya memutuskan untuk memulai hidup sehat. Karena seringnya frekuensi saya jatuh sakit, saya baru mengerti betapa berharganya kesehatan itu. Kesehatan sangat mahal harganya dan tidak bisa dibeli secara instan dengan uang. Banyak yang berpikir bahwa sehat itu hanya fokus pada badan saja, padahal mental perlu dijaga juga agar tetap sehat. Menurut saya badan dan pikiran itu saling mempengaruhi satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan.

Sakit yang selalu menjadi langganan saya itu maag dan masalah pencernaan. Kedua penyakit ini sering timbul karena saya tidak memperhatikan pola hidup yang sehat. Saya masih suka telat makan dan jajan sembarangan. Kedua penyakit ini juga sering kambuh ketika saya mengalami stress. Bagi saya, penting sekali untuk memastikan kondisi badan dan pikiran tetap sehat karena sangat semua itu sangat mempengaruhi keseluruhan aktivitas sehari-hari.

Godaan paling sulit dalam upaya hidup sehat yang pernah saya hadapi ialah mengganti bahan makanan yang biasa saya makan. Hal ini sulit sekali bagi saya yang lidahnya sudah terlanjut cinta sama masakan Indonesia, khususnya masakan yang bumbunya nendang di mulut. Beberapa bulan menyesuaikan diri dengan memakan makanan rumah yang memang dijaga proses pengolahannya itu termasuk berat bagi saya. Hal tersebut jadi perkara yang cukup berat karena sebelumnya saya sudah terbiasa dengan makanan pedagang kaki lima dekat kantor. Satu-satunya hal yang membuat saya bahagia adalah berat badan saya yang cepat turun mendekati angka normal setelah membiasakan diri dengan makanan yang sehat.

“YOU ARE WHAT YOU EAT”

Awalnya saya biasa aja dengan quotes ini, namun quotes ini menjadi berbeda setelah saya mengalami sendiri penurunan berat badan karena mengganti bahan makanan yang lebih baik. Ternyata banyak juga yang salah mengerti tentang diet yang sehat. Beberapa kenalan saya malah berusaha untuk tidak makan sama sekali atau makan sedikit dalam jangka waktu yang lama.

Diet sehat itu bukan berarti tidak makan sama sekali lhoo, namun lebih kepada memilih bahan makanan yang baik untuk tubuh kita. Saya juga selalu diingatkan untuk fokus pada tubuh yang sehat, bukan fokus kepada tubuh yang kurus. Fokus pada tubuh yang kurus justru cenderung mengarahkan kita ke penerapan diet yang salah. Tidak jarang saya mendengar berita tentang anak gadis remaja yang mengalami eating disorder karena terlalu fokus ingin punya tubuh kurus.

Hal berat lainnya dalam mengganti bahan makanan yang biasa saya makan yaitu mengganti snack yang jadi cemilan sehari-hari. Saya pecinta snack yang rasanya asin, manis dan gurih di lidah. Saya juga paling suka snack berupa goreng-gorengan. Saya susah melepaskan snack tidak sehat tersebut, padahal cemilan jenis ini sering sekali membuat tenggorokan saya sakit. Saya juga heran mengapa saya tidak jera juga meski tenggorokan saya sering sakit sesudah memakannya. Snack tersebut juga membuat saya merasa tidak kenyang, bahkan saya malah menjadi lebih lapar dan haus setelahnya. Saya juga pernah di nasehati oleh psikolog kenalan saya untuk mengganti cemilan sehari-hari dengan buah-buahan, karena cemilan tidak sehat ternyata memicu mood seseorang menjadi turun.

SAM_5655 edit

Berawal dari niat saya untuk menemukan cemilan sehat di Farmers Market, saya tidak sengaja menemukan Heavenly Blush Yogurt di rak belanja. Kebetulan saat itu saya tertarik dengan kemasan Heavenly Blush yang menurut saya bagus. Beberapa hari lalu teman saya yang seorang guru Yoga, Grace, merekomendasikan saya untuk mengkonsumsi fresh yogurt sebagai cemilan. Waktu itu sebenarnya saya agak setengah hati juga mau beli yogurt, karena yogurt di pasaran biasanya tidak cocok rasanya dengan selera saya kecuali frozen yogurt yang biasa ada di mall. Ternyata setelah saya coba, malah saya ketagihan sampai sekarang. Baru kali ini ada yogurt di pasaran yang rasa manis dan asamnya pas dengan selera saya.

Waktu itu Heavenly Blush baru mengeluarkan dua produk yaitu Heavenly Blush Greek Yogurt dan Heavenly Blush Yogurt Drink. Kedua produk ini memang agak berbeda meski sama-sama yogurt. Heavenly Blush Greek Yogurt lebih kental dan dilengkapi dengan toping pilihan berupa peach, stawberry dan madu. Kemasan dari Heavenly Blush Greek Yogurt ini mendapat penghargaan sebagai World Star Packaging 2017. Kemasannya memang sangat praktis karena bagian dalamnya dilengkapi dengan sendok. Bagian yogurt dan saus topingnya memang dipisah. Kita hanya tinggal menekuk bagian tempat toping agar bisa dicampur ke yogurt.

Kemasan ini sangat memudahkan kita untuk bisa memakan yogurt dimana saja. Saya paling suka varian yang peach dan stawberry karena masih ada potongan buah di saus toping-nya. Heavenly Blush Yogurt Drink memang tidak sekental Heavenly Blush Greek Yogurt malah lebih seperti minuman rasa buah. Heavenly Blush Yogurt Drink ini lebih praktis lagi untuk dibawa dan lebih berfungsi sebagai ready to go drink yogurt.

SAM_5653 edit

Tahun lalu akhirnya Heavenly Blush mengeluarkan produk baru yang tidak jauh-jauh dari varian yogurt yaitu Heavenly Blush Tummy Yogurt Drink dan Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar. Heavenly Blush Tummy Yogurt Drink dan Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar merupakan Fruit dan Veggie Yogurt  dimana ada penambahan unsur sayur-sayuran pada sari buah-buahan yang dijadikan bahan utama. Dua produk dari Heavenly Blush dipercaya kaya akan high fiber dan low fat karena kandungannya yang terdiri atas buah-buahan dan sayuran.

Heavenly Blush Tummy Yogurt Drink memang terkesan mirip dengan Heavenly Blush Drink namun kandungan buah lebih bervariasi dan di tambah dengan kandungan sayuran di dalamnya. Kemasan Heavenly Blush Tummy Yogurt Drink juga lebih aman dan bisa di tutup kembali jika minuman tersebut belum habis, karena kemasannya berbentuk seperti botol minuman. Pertama kali saya mau mencoba minum Heavenly Blush Tummy Yogurt Drink itu saya agak deg-degan, karena saya ga bisa bayangin minum minuman rasa sayuran seperti brokoli dan wortel. Setelah saya minum justru rasa sayurnya tidak berasa sama sekali, campuran sari buah dan sayur dari minuman ini justru enak dan pas di lidah saya. Heavenly Blush Tummy Yogurt Drink tersedia dalam tiga varian yaitu Rasberry Broccoli, Blueberry Redbeet, dan Manggo Carrot. Heavenly Blush Tumm Yogurt Drink ini bisa didapatkan di Carrefour, Papaya, Indomaret, All Fresh, Food Hall dan Farmers Market.

SAM_5682

Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar berbeda dari semua produk Heavenly Blush karena berbentuk seperti snack bar. Heavenly Blush Tumm Yogurt Bar merupakan yogurt bar yang meliputi Chia Seed, Pumpkin Seed, Sunflower Seed, Black Sesame, dan White Sesame. Pada bagian atas Heavenly Blush Tumm Yogurt Bar tetap dilapisi dengan yogurt dalam bentuk padat. Saya pikir Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar ini akan bikin saya eneg karena kandungannya yang begitu banyak, maklum snack bar biasanya bener-bener terasa sangat padat ketika dimakan.

Menurut saya Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar justru rasanya sangat pas, tidak terasa terlalu padat dan tetap memberikan efek kenyang yang tidak berlebihan. Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar ini jadi snack favorite yang menemani saya menulis blog atau menemani saya beraktivitas di luar rumah. Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar dengan varian jeruk nipis lebih terasa rasa jeruk nipisnya, sehingga menambah rasa segar pada snack bar tersebut. Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar terdiri dari dua varian yaitu yogurt bar berries dan yogurt bar lime. Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar ini bisa didapatkan di Starbucks, Coffee, Food Hall dan Farmers Market.

SAM_5739

MAAMFAAT MENGKONSUMSI YOGURT

Yogurt memberikan banyak mamfaat lain bagi tubuh. Yogurt bahkan bisa dipakai sebagai masker wajah untuk menunjang kecantikan kulit, namun mamfaat yang di dapat akan lebih banyak lagi apabila kita rutin mengkonsumsinya. Berikut ini beberapa mamfaat yang di dapat dari mengkonsumi yogurt secara rutin.

  • Melancarkan pencernaan karena yogurt kaya akan serat buah dan sayuran. Aman untuk di konsumsi oleh siapapun. Bagi beberapa orang yang justru diare ketika mengkonsumsi susu malah lebih disarankan untuk mengkonsumsi yogurt.
  • Serat dalam yogurt membantu menahan lapar lebih lama dan membantu menurunkan berat badan.
  • Membantu program diet karena memiliki kandungan rendah lemak (low fat) dan memberi rasa kenyang cukup lama.
  • Membantu menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah tinggi, dan mencegah penyakit jantung.
  • Membantu agar kulit tetap cerah, lembab dan awet muda.

Setelah saya mengkonsumsi yogurt secara teratur, saya mulai merasakan mamfaatnya. Hal paling berpengaruh yang saya rasakan adalah pencernaan saya yang semakin menjadi lancar. Saya sering mengalami masalah pencernaan yang kurang lancar karena kurangnya asupan buah dan sayur. Minum air putih dan olah raga saja tidak cukup untuk memperlancar masalah pencernaan saya. Sejak rutin mengkonsumsi Heavenly Blush Yogurt di pagi hari, pencernaan saya terasa lebih lancar. Info tentang waktu yang baik untuk minum yogurt dan mamfaatnya bisa kamu lihat di sini.

Mungkin banyak yang menganggap sepele masalah pencernaan yang tidak lancar, padahal hal ini penting sekali lhoo. Pencernaan yang tidak lancar dan BAB yang lama untuk dikeluarkan bisa memicu masalah pencernaan lainnya, bahkan bisa memicu kanker usus. Pencernaan yang tidak lancar juga bisa membuat badan terasa tidak nyaman dan memicu mood seseorang menjadi jelek seharian. Jika pencernaan lancar setiap hari, maka tubuh akan terasa lebih ringan dan mood kita juga terasa lebih tenang.

Saya juga tidak menjadi cepat lapar ketika mengkonsumsi Heavenly Blush Tummy Yogurt Drink dan Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar sebagai cemilan. Kedua produk ini bisa menjadi sarapan ringan sebelum saya melakukan aktivitas olah raga di pagi hari. Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar juga lebih sering saya bawa karena ukurannya yang kecil dan mudah di simpan dalam tas. Snack Bar ini juga saya konsumsi sebagai pengganjal perut jika saya menghadapi kemacetan di Jakarta, yang terkadang membuat jam makan siang saya bergeser dari jadwal seharusnya.

SAM_5685

Heavenly Blush Tummy Yogurt Drink dan Heavenly Blush Tummy Yogurt Bar ini jadi penyelamat saya yang maag-nya sering kambuh karena telat makan. Sekarang saya ga pusing lagi mencari alternatif snack sehat untuk mengganjal perut saya yang sensitif kalau jadwal makan siang saya mendadak harus mundur. Saya mau membiasakan konsumsi yogurt agar perut dan pencernaan saya semakin sehat. Terima kasih Heavenly Blush untuk produk snack sehatnya yang sangat membantu saya menjalani hidup lebih sehat 🙂

NOTE

This is a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog

FOR MORE INFORMATION

Website : www.heavenlyblush.com

Facebook : Heavenly Blush Yogurt

Instagram : @heavenlyblushyogurt

SAKALA Coworking Space

SAM_5432

Minggu lalu saya dihubungi oleh tetangga sebelah rumah saya via chat online Facebook. Mbak Pilag panggilan akrab saya terhadap beliau, mengundang saya untuk datang pada sebuah acara yang diadakan oleh SAKALA Coworking Space. Acara yang diajukan kepada saya merupakan beauty class dengan fokus riasan Smokey Eyes. Kebetulan Mbak Pilag sempat mampir ke blog saya yang banyak membahas seputar beauty sehingga timbul niat beliau menawarkan saya untuk ikut acara tersebut. Tanpa banyak basa-basi saya menerima undangan tersebut, saya pikir kapan lagi saya dapat mengikuti acara workshop di daerah Bekasi. Selama ini kelas workshop lebih sering diadakan di daerah Jakarta Selatan secara disana memang pusatnya seni. Karena undangan acara ini bersifat Free dari pihak SAKALA kepada saya yang seorang blogger, sebagai gantinya saya berjanji untuk mengulas SAKALA di blog pribadi saya.

Acara beauty class yang saya ikuti memang benar-benar bermamfaat. Pembicara beauty class tersebut yaitu mbak Ika Karwur (MUA & owner MSC Salon) benar-benar memberikan ilmu yang banyak untuk para peserta. Acara beauty class cukup berlangsung lama karena sesi awal full diisi dengan praktek pada model dan sesi tanya jawab. Para peserta baru memulai merias wajah sendiri pada sesi kedua yaitu setelah istirahat makan siang. Kebetulan sponsor beauty class kali ini ialah MAKE OVER, brand yang sudah tidak asing lagi bagi saya. Brand ini memang gencar melakukan beauty class sebagai strategi untuk mengenalkan produk mereka ke masyarakat luas. Brand ini juga ga pernah pelit memberikan potongan harga pada produk mereka untuk event-event tertentu.

SAM_5358

SAM_5359

SAM_5368

Seharusnya saya melakukan tahap wawancara dengan Mbak Pilag dan Mas Fafan selaku Founder dari SAKALA Coworking Space setelah acara tersebut berakhir, namun karena acara hari itu cukup padat maka saya memutuskan untuk membuat janji ulang dengan Mbak Pilag dan Mas Fafan untuk sesi wawancara. Kebetulan lokasi SAKALA Coworking Space tidak terlalu jauh dari rumah saya. Sebenarnya saya bisa wawancara Mbak Pilag di rumahnya sendiri mumpung rumah beliau tetangga-an dengan saya, tapi saya perlu mengambil beberapa foto untuk artikel yang mengulas SAKALA. Kami akhirnya memutuskan untuk melakukan sesi wawancara pada hari Kamis di SAKALA Coworking Space.

SAKALA Coworking Space terletak di daerah ruko Galaxy, kota Bekasi. Lokasi Coworking Space ini cukup jauh dari hiruk pikuk lingkungan perumahan Galaxy yang biasanya ramai dengan kendaraan. Saya datang membawa kendaraan pribadi siang itu. Lokasi SAKALA sendiri sudah bisa di akses melalui google map atau waze jadi cukup memudahkan saya untuk tidak nyasar ke tempat tersebut. Lokasi SAKALA yang berada di deretan paling ujung merupakan nilai plus tersendiri karena bangunan in memiliki jendela samping dengan pemandangan menghadap ke taman.

SAM_5434

Setelah saya sampai ke tempat tersebut, saya disambut baik oleh salah satu Founder dari SAKALA Coworking Space yaitu Mas Fafan. Saya ngobrol sebentar sambil menunggu Mbak Pilag yang masih terjebak macet di daerah Kalimalang. Tidak berapa lama, Mbak Pilag sampai di SAKALA bersama salah satu staff yang hari itu ikut menemaninya. Sambil di suguhkan makanan, saya memulai wawancara saya dengan Mbak Pilag dan Mas Fafan selaku pemilik dari SAKALA Coworking Space.

bb

Bermula dari sebuah artikel koran yang di baca Mbak Pilag sewaktu berada di rumah mertuanya, suami istri tersebut memiliki rencana untuk membuka sebuah Coworking Space di daerah Bekasi. Mbak Pilag sendiri yang berprofesi sebagai psikolog dan beberapa kali bekerja sebagai vendor rekrutmen beberapa perusahaan, juga mengalami kesulitan dalam bekerja di rumah. Meski bekerja secara freelance namun pekerjaan tersebut berhubungan dengan banyak sekali kertas bertumpuk sehingga cukup susah untuk mencari tempat untuk bekerja. Keinginan untuk bisa bekerja kondusif di luar rumah juga ikut mendorong perwujudan dari Coworking Space yang mereka ingin bentuk.

Mengapa tidak mengerjakan tugas di Coffee Shop saja?

Pertanyaan ini pasti muncul di benak kita semua, secara gaya hidup masyarakat sekarang sering menjadikan kedai kopi sebagai tempat mereka mengerjakan tugas atau pekerjaan. Mbak Pilag sendiri mengakui tidak leluasa untuk bekerja di sebuah kedai kopi dengan harus membawa dokumen-dokumen yang akan dikerjakan. Saya yang sering menulis artikel untuk blog juga pernah merasakan kondisi coffee shop yang tidak kondusif untuk melakukan pekerjaan. Gangguan yang saya hadapi bisa berupa bising-nya suara obrolan pengunjung yang datang, apalagi jika kondisi kedai kopi saat itu sedang ramai-ramainya. Hal ini jelas tidak hanya sekali terjadi namun berkali-kali, maklum tujuan orang ke kedai kopi memang bermacam-macam, tidak sepenuhnya pengunjung kedai kopi datang untuk mengerjakan tugas.

SAKALA (bahasa Sansekerta) mempunyai arti mewujudkan sesuatu menjadi bentuk nyata yang bisa dinikmati oleh panca indera

SAKALA sendiri merupakan nama yang diambil dari bahasa Sansekerta. Nama ini mempunyai arti mewujudkan sesuatu menjadi bentuk yang bisa dinikmati oleh panca indera. Mbak Pilag sendiri mempunyai harapan agar tempat ini menjadi tempat dimana para pengunjungnya dapat mencurahkan ide ke dalam bentuk yang lebih nyata. Terbentuknya SAKALA juga diharapkan bisa menjadi tempat bagi para pengunjung untuk bisa leluasa berkarya. Fokus pada komunitas, tim SAKALA turut aktif dalam menjalin komunikasi dengan para pengunjungnya.

Membuka Coworking Space di daerah Bekasi memang tidak mudah mengingat istilah ini termasuk baru untuk daerah pinggiran Kota Jakarta, secara kota Bekasi lebih dikenal dengan daerah perindustrian. Berbagai kendala sempat di alami oleh kedua suami istri dalam membuka bisnisnya. Mulai dari kendala biaya yang ternyata lebih banyak dihabiskan untuk mengisi Coworking Space tersebut. Masa-masa sepi pengunjung pun pernah di alami oleh SAKALA. Memang Mbak Pilag sendiri mengakui kurang gencar mempromosikan SAKALA melalui media sosial ketika SAKALA pertama kali buka. Sekarang situasinya mulai berubah, Mbak Pilag sendiri tidak terlalu takut ketika pengunjung mulai sepi karena beberapa pengunjung SAKALA sudah mengambil paket bulanan sekaligus.

SAKALA sendiri pernah mendapat tawaran dari investor untuk buka cabang di Bali namun hal itu masih di dalam pertimbangan kedua Founder SAKALA. Mas Fafan dan Mbak Pilag lebih ingin fokus kepada keluarga sembari membangun bisnis Coworking Space ini. Saat ini team SAKALA juga masih dalam bentuk kecil yaitu dua founder dengan tugas yang berbeda, Mbak Pilag sebagai penyumbang ide, Mas Fafan yang bertugas sebagai kepala operasional dan bisnis. Dua founder didukung oleh anggota tim lain dari SAKALA yaitu berupa satu admin, satu office boy dan satu Freelance Senior Marcomm (Marketing Communication). Meski masih dalam bentuk tim kecil, Mbak Pilag sendiri tidak memungkiri untuk memperluas SAKALA dan menambah tim kerja jika bisnis ini semakin berkembang.

Suasana lantai 1 Sakala Coworking Space, Bekasi.
Suasana lantai 1 Sakala Coworking Space, Bekasi.
Suasana lantai 2 Sakala Coworking Space, Bekasi.
Suasana lantai 2 Sakala Coworking Space, Bekasi.

SAM_5445

Suasana ruang meeting lantai 3 Sakala Coworking Space yang bisa disewa
Suasana ruang meeting lantai 3 Sakala Coworking Space yang bisa disewa

Selain menyediakan tempat untuk bekerja, SAKALA juga rutin membuka kelas workshop tiap bulan. Lantai satu bangunan ini lebih di utamakan untuk menyambut pengunjung SAKALA. Ibaratnya lantai satu gedung ini seperti ruang tamu. Sudut pojok ruangan lantai satu disediakan kopi dan teh yang memang dapat digunakan oleh pengunjung. Lantai dua di khususkan untuk pekerja yang ingin memiliki privasi lebih. Ruangan ini sewaktu-waktu bisa dijadikan ruang untuk kelas workshop yang diadakan oleh SAKALA. Lantai tiga bangunan ini dikhususkan sebagai mushola dan ruang rapat yang dapat di sewa oleh pengunjung.

Hal ini juga yang menjadi fokus bisnis dari SAKALA yang lebih mengutamakan membangun komunitas daripada hanya sekedar mengejar uang

Harapan Mbak Pilag sendiri sebagai founder dari SAKALA yaitu ingin membuka SAKALA lainnya di beberapa tempat. Kedua founder tersebut juga berharap suatu saat dapat membangun gedung sendiri untuk SAKALA. Kedua founder juga merasa bisnis yang mereka bangun ini sudah sangat erat hubungannya dengan mereka, rasanya seperti merawat anak sendiri. Hal ini juga yang menjadi fokus bisnis dari SAKALA yang lebih mengutamakan membangun komunitas daripada hanya sekedar mengejar uang. Pihak SAKALA sendiri belum berniat untuk menambahkan menu makanan pada pelayanan tambahan Coworking Space ini, karena SAKALA sendiri sudah dikelilingi oleh banyak tempat makan. Pengunjung SAKALA juga bisa mendapatkan diskon jika memesan makanan dari toko sekitar.

Harga sewa tempat di Sakala Coworking Space, Bekasi.
Harga sewa tempat di Sakala Coworking Space, Bekasi.

SAM_5447Tidak terasa sesi wawancara saya cukup berlangsung lama dengan kedua founder SAKALA. Saya sendiri sampai kenyang dengan makanan yang disajikan untuk saya. Sesi wawancara juga ditutup dengan sesi curhat bersama Mbak Pilag dan Mas Fafan. Kebetulan Mbak Pilag merupakan seorang psikolog sehingga saya lebih banyak meminta saran dan nasehat terkait karir dan kehidupan. Saya pulang agak malam dari SAKALA hari itu, untungnya hari itu SAKALA sedang sepi pengunjung. Bagi warga Bekasi khususnya kehadiran SAKALA sendiri merupakan sebuah potensi yang sayang untuk dilewatkan. Saya sendiri merasa senang karena tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta Selatan untuk mengikuti kelas workshop. Kamu bisa mengikuti Facebook atau Instagram SAKALA untuk update kelas workshop yang akan diadakan. Saran saya cepat-cepat booking kelas ya karena sering sekali banyak peminat yang tidak kebagian kelas workshop. Kelas workshop di SAKALA juga sering sold out mungkin memang peminat kelas di Bekasi cukup tinggi.

COME AND ENJOY SAKALA!

NOTE

This is a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and interviewees honest responds. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

FOR MORE INFORMATION

Sakala Coworking Space

Grand Galaxy City

blok RSN 7 no 36, Jakasetia, Bekasi 17148

Telepon : (021) 82733692

Email : sakala.space@gmail.com

Facebook : Sakala Coworking Space

Instagram : @sakala.space

Website : www.sakala.space

Jessica Octaviani; Sebuah Mimpi dibalik Mimpi yang Terwujud.

j2

Cukup butuh waktu yang agak lama ketika saya memutuskan untuk menuliskan artikel tentang sosok inspiratif di dalam hidup saya, karena jujur pilihannya cukup banyak. Pengertian sosok inspiratif bagi setiap orang memang sangat berbeda. Mungkin kalau saya ditanya sosok inspiratif ketika saya masih remaja dulu, jawabannya tidak jauh-jauh dari artis 90-an yang kala itu menjadi idola saya. Jawaban tersebut berubah seiring saya beranjak dewasa. Semakin lama, sosok yang saya kagumi justru adalah sosok yang berada di sekeliling kehidupan saya , bisa berarti keluarga atau teman terdekat.

Jeje, itulah panggilan akrab yang saya dan teman-teman lain berikan kepadanya. Saya mengenal Jeje sejak kami sama-sama kuliah di Departemen Arsitektur UI. Sayangnya saya baru benar-benar berada dalam satu kelompok tugas dengan Jeje ketika saya berada di kelas perancangan terakhir. Saya bisa bilang Jeje merupakan salah satu yang bersinar di angkatan saya, bukan hanya dari segi nilai-nilainya yang oke, namun dari sikapnya yang matang dan profesional. Jeje juga termasuk salah satu orang yang selalu mempengaruhi saya untuk tetap positif.

Saya janjian dengan Jeje tepatnya akhir tahun lalu, ketika saya menyampaikan niat saya untuk mengulas dirinya dalam artikel sosok inspiratif versi saya. Sebelumnya saya sudah meminta izin untuk mengulas tentang dirinya via whatsaap. Hal itu pun langsung disetujui oleh Jeje. Kami bertemu di salah satu Mall besar daerah Bekasi, kebetulan Jeje sedang bertugas mengawas proyek di daerah tersebut.

Siang itu, saya datang ke area makan tempat kami sudah janjian sebelumnya via whatsaap. Tidak berapa lama saya menunggu, Jeje datang dengan aura khas penuh percaya diri dan langsung menghampiri saya. Ada hal yang berbeda dari sosok perempuan lincah yang satu ini setelah saya lama tidak bertemu dengannya. Make up tampak menghiasi wajahnya yang dulunya jarang saya lihat dipulas dengan riasan. Kami lanjut makan bersama di sebuah restauran ramen terdekat. Saya pun tanpa sungkan langsung membuka buku jurnal saya untuk menanyakan beberapa pertanyaan yang sudah saya siapkan untuknya.

Jeje lagi sibuk apa sekarang?

Aku sekarang lagi sibuk kerja di sebuah kantor developer. Kalau kesibukan lain diluar itu, aku lagi asik belajar nari dan aktif pelayanan di sebuah gereja Katolik di Jakarta. Aku juga sedang terlibat dalam bisnis cathering sehat belum lama ini.

Boleh cerita ngak perjalanan karir dan impianmu kamu sampai sekarang?

Sebenarnya cita-cita aku dulu itu kuliah di jurusan Sipil cuma karena katanya jurusan tersebut susah khususnya bagi perempuan, akhirnya dengan banyak pertimbangan aku milih jurusan Arsitektur. Setidaknya masih ada nyambung-nyambungnya dengan bangunan hehehe. Ketika kuliah di Arsitektur, aku mulai senang dengan design hanya saja ketika bekerja di salah satu konsultan ternama di Jakarta kurang lebih 6 bulan, aku mulai merasa kesenanganku terhadap design itu ga sepenuhnya 100 %. Ada keinginan lain yang sepertinya belum terpenuhi, yaitu untuk melihat proyek bangunan itu terbangun secara bertahap. Intinya aku pengen banget bisa banyak belajar dari hal nyata yang terbangun. Aku lebih ingin belajar banyak dari lapangan. Dari situ aku merasa lebih cocok di pekerjaanku yang sekarang yaitu di developer.

Ada ga sih suka duka di dalam pekerjaan kamu yang sekarang?

Tentu ada. Bagian sukanya mungkin karena pekerjaan ini lebih aku minati. Tim dan manajemen kerja juga sudah oke. Dukanya mungkin karena lebih banyak pria jadi mau ga mau mentalnya harus kuat. Lingkungan kerja yang dominan pria juga kadang bikin risih sih, terutama karena mereka banyak yang merokok. Aku belajar banget untuk sabar dan toleransi di lingkungan pekerjaanku yang dominan pria, karena sebenarnya pria lebih cepat tempramen. Kebetulan aku satu-satunya wanita di bagian engineering.

Ada ga sih tips yang bisa kamu share untuk posisi pekerjaan yang lingkungannya dominan dengan pria?

Kuncinya harus pintar beradaptasi. First impression itu penting apalagi sebagai wanita di tengah-tengah lingkungan kerja yang lebih banyak pria. Sering kali karena kita wanita, kita bisa dianggap remeh ketika berada di lingkungan kerja yang dominan pria. Menurutku sebagai wanita dengan lingkungan kerja seperti itu, tetap penting lho untuk dandan dan pintar membawa diri agar pria lebih tertarik serta respect terhadap kita. Aku juga belajar untuk menyaring kritik dari orang lain. Kalau itu hal yang membangun sih oke, tetapi kalo ngak membangun mendingan ga usah terlalu didengarkan.

Pelajaran berharga apa yang Jeje dapat selama bekerja sampai sekarang?

Menurutku ketika kita kerja apapun bidangnya penting untuk belajar berelasi dengan orang lain. Aku juga belajar untuk pintar mencari cela dan menyampaikan pendapatku dengan baik. Intinya jangan sampai kita mau dipojokkan hehehehe.

Ada ga sih peran keluarga dan teman dekat dalam perjalanan karirmu?

Peran mereka pastinya ada. Orang tuaku selalu mendukung dan selalu memberikan nasehat, apalagi ini dunia kerja dimana situasinya sangat berbeda dengan situasi ketika berada di dunia kampus dulu. Kalau untuk teman-teman terdekat dari jaman SMA dan kuliah tentunya aku masih komunikasi dan menyempatkan untuk ketemu mereka di sela-sela kesibukanku. Menurutku, penting untuk menjalin komunikasi dengan mereka yang sudah mengenal sifatku yang sebenarnya.

Apa sih definisi sukses bagi seorang Jeje?

Definisi sukses itu banyak, salah satunya mencapai tujuan hidup yang kita inginkan. Menurutku berada di pekerjaan sekarang yang aku minati juga salah satu kesuksesan dalam hidup. Kesuksesan lain yang aku sudah capai yaitu berani traveling sendiri ke luar negri. Masih banyak yang beranggapan kalau traveling sendiri khususnya bagi wanita itu berbahaya, tetapi aku justru berhasil traveling ke negara yang aku inginkan sendirian dan balik dalam keadaan selamat. Ketika salah satu impianku tercapai, hal itu juga merupakan kesuksesan dalam hidupku.

Apa harapan Jeje kedepannya?

Sebenarnya aku punya mimpi lain yang ingin aku wujudkan yaitu punya Travelling Agent yang aku kelola sendiri. Aku suka banget travelling karena itu aku pengen kelola bisnis di bidang tersebut sekalian aku juga bisa jalan-jalan. Sembari aku bekerja di pekerjaanku yang sekarang sembari juga aku mengumpulkan modal untuk mewujudkan impianku yang lain.

jeje

Saya mengakhiri list pertanyaan saya siang itu. Tidak berapa lama setelahnya Jeje pamit kepada saya karena harus balik ke kantornya. Saya masih duduk sambil merapikan tulisan hasil wawancara yang sudah saya buat. Sembari merapikan tulisan, sembari juga saya membaca lagi hasil wawancara saya dengan Jeje.

Hasil wawancara dengan Jeje membawa saya ke mimpi-mimpi saya yang lain dalam lingkup besar dan kecil. Sejujurnya saya sempat kaget ketika Jeje ingin buka bisnis travelling agent. Saya pikir Jeje akan memberikan jawaban tentang harapan masa depan yang berhubungan dengan karirnya sekarang atau mungkin tentang s2. Ternyata mimpi orang lain bukan sesuatu yang bisa kita tebak dengan mudah.

Saya termenung sore itu menanyakan tentang mimpi lain di balik mimpi saya yang sekarang. Mimpi itu mungkin bukan sesuatu hal yang besar seperti yang orang lain pikirkan tentang kita. Mimpi itu tentunya sangat personal, sesuatu yang ingin diwujudkan karena kesenangan hati kita. Sebagian mimpi mungkin bisa dengan gamblang kita ceritakan ke orang lain namun tentu saja ada mimpi-mimpi yang tidak kita bagikan segamblang itu karena sifatnya sangat menyangkut privasi hidup kita. Semakin saya berpikir, semakin banyak mimpi-mimpi kecil yang bermunculan di pikiran saya.

Berbeda dengan Jeje, saya bukan tipe yang cepat bisa menemukan keinginan hati saya yang terdalam. Saya juga suka iri dengan betapa mudahnya orang lain melontarkan mimpi mereka dengan yakin. Mungkin saya harus mulai berani menanyakan ke diri saya mimpi lain apa yang ingin saya wujudkan melalui mimpi yang terwujud sekarang.

Setelah beberapa bulan berlalu, saya masih belum mendapat judul yang cocok untuk artikel tentang Jeje. Malam ini justru berbeda, saya menuliskan sebuah judul yang saya rasa cocok dengan apa yang saya dapatkan setelah melakukan sesi wawancara dengan Jeje yaitu Sebuah Mimpi dibalik Mimpi yang Terwujud. Semoga artikel ini bisa menginspirasi para pembaca!

Special Thanks to Jessica Octaviani

NOTE

This is NOT Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and interviewees honest responds. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Belanja Hemat dan Aman di Tokopedia

logo-tokopedia

Sebagai seorang wanita, kegiatan belanja itu merupakan hiburan tersendiri. Namanya juga wanita ya, kegiatan shopping selalu jadi salah satu alternatif me time buat saya. Ketika saya kerja kantoran dulu, saya sering banget jalan-jalan ke mall dekat kantor saya. Awalnya sih alasan mau me time di mall, tapi ketika mata saya naksir suatu barang atau ternyata lagi ada acara diskon besar-besaran, pasti saya juga ikut berburu barang bagus dengan harga miring hehehe..

Sekarang ketika saya dalam kondisi kerja freelance dan lebih banyak mengerjakan kerjaan dari rumah, saya juga harus extra memperketat kebiasaan belanja saya. Sebenarnya bukan hanya untuk pekerja freelance saja namun juga bagi pekerja kantoran, penting banget untuk berhemat agar bisa menabung untuk masa depan. Saya bersyukur ketika menjalani kerjaan freelance, saya juga jadi belajar untuk lebih berhemat. Saya juga jadi menghargai penghasilan yang di dapat sedikit demi sedikit dari usaha saya sendiri.

Kalau lagi menabung ga bisa leluasa belanja lagi dongg…

Eits siapa bilang karena menabung kamu ga bisa belanja, tetap bisa kok hanya frekuensinya perlu di kurangi dan belanjanya perlu di sesuaikan dengan kebutuhan. Kamu juga perlu jeli membandingkan harga barang yang kamu inginkan sesuai budget yang sudah kamu pertimbangkan baik-baik sesusai dengan kemampuan finansialmu.

Memasuki tahun yang baru ini, saya belajar untuk ga dikit-dikit beli karena suka, namun lebih merencanakan barang apa saja yang saya akan beli karena memang butuh. Saya juga memilah-milih barang-barang yang menurut saya perlu dibeli dan tidak. Apalagi menurut saya, ga harus lho memaksakan diri untuk membeli barang merk mahal yang harganya menguras kantong, banyak kok produk bagus dengan harga yang lebih murah dan terjangkau.

Di era serba digital ini memang kita sebagai pembeli sangat terbantu untuk mencari segala sesuatu via internet termasuk belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Perbandingan harganya juga jauh lebih murah dibandingkan jika saya harus beli di mall. Kebetulan kemarin saya baru cuci mata liat-liat atasan wanita model terbaru dan kebaya wanita modern di salah satu website online yaitu Tokopedia. Sebenarnya saya tau Tokopedia ini karena dengar cerita dari teman saya yang waktu itu membeli Wacom melalui website Tokopedia. Sejauh ini dari cerita pengalaman teman saya selama dia belanja di Tokopedia, belanja di web online ini termasuk aman.

Apa sih TOKOPEDIA itu?

Tokopedia merupakan platform yang menampung transaksi jual beli online bagi pembeli dan penjual. Ibaratnya Tokopedia itu seperti mall dalam bentuk online yang menyediakan berbagai macam toko-toko online di dalamnya yang menjual berbagai macam produk. Jadi yang menjual produk bukanlah Tokopedia namun beragam online shop yang berjualan di lapak Tokopedia.

Apa sih keuntungan belanja di TOKOPEDIA?

Karena Tokopedia menampung berbagai toko yang menjual berbagai macam barang, maka pilihan produk bagi pembeli sangatlah banyak. Kamu bisa cari apa aja di website Tokopedia mulai dari baju, make up, buku, alat elektronik, dan masih banyak lagi. Kebayang kan bisa cuci mata secara online tanpa perlu keliling satu mall berkali-kali.

Hal yang paling saya senang selama belanja di Tokopedia itu ialah saya bisa memilih barang sesuai harga yang cocok dengan dompet saya. Bahkan harganya bisa jauh banget dari harga barang di mall. Bisa membeli barang dengan harga yang lumayan murah itu merupakan kebanggaan tersendiri buat saya. Melakukan transaksi secara online memang gampang-gampang susah, bahkan ga menutup kemungkinan sebagai pembeli, kita sangat rentan untuk kena penipuan. Itu sebabnya membeli barang secara online butuh ketelitian dari pihak pembeli. Berikut ini tips belanja online yang sering saya terapkan khususnya ketika akan berbelanja di Tokopedia.

toko
Fitur pencarian Tokopedia di sebelah kiri gambar
  • MEMAMFAATKAN FITUR PENCAHARIAN TOKOPEDIA 

Mamfaatkan fitur pencaharian dengan baik untuk mencari barang yang dibutuhkan. Fitur ini juga berguna untuk mencari barang sesuai kebutuhan dan harga yang sesuai dengan budget belanja kita. Fitur ini juga berguna untuk mengetahui lokasi penjual, agar ongkos kirim barang tidak terlalu mahal. Kita juga bisa memilih jasa pengiriman secara kilat atau reguler untuk pengiriman barang yang kita pesan.

a
Reputasi penjual di sebelah kanan bawah gambar
review
ulasan para pembeli sebagai pertimbangan untuk memilih toko
  • MENGECEK REPUTASI DARI PENJUAL

Saya sangat merekomendasikan untuk memilih online shop dengan keterangan gold merchant di Tokopedia. Kamu juga bisa cek reputasi penjual dari review yang sudah di buat oleh pembeli lainnya. Pada fitur ini kamu bisa melihat presentasi kesuksesan transaksi si penjual, jumlah produk yang terjual dan diskusi yang di balas. Semakin banyak ulasan dari pembeli yang menyatakan bagus, makin semakin besar kemungkinan bahwa penjual tersebut bisa dipercaya. Saya mengutamakan penjual dengan review dan rating yang baik karena itu berarti pelayanannya sudah diakui oleh beberapa pembeli.

  • JANGAN RAGU MENANYAKAN INFO TERKAIT BARANG PESANAN

Belanja online di Tokopedia memang harus jeli dalam memilih toko online yang barangnya akan kamu beli. Kamu bisa mengirim pesan ke pada penjual, sebelum akhirnya memutuskan untuk benar-benar membeli. Jangan takut meminta info lebih terkait produk yang akan kamu beli, sekaligus mengecek respon penjual terhadap pembeli. Respon dari penjual dan informasi lebih yang penjual berikan bisa jadi pertimbangan kamu untuk akhirnya melakukan pemesanan pada merchant tersebut. Intinya jangan order sebelum mendapatkan balasan pasti dari si penjual.

Belanja online memang menuntut kewaspadaan pembeli untuk lebih teliti dan jeli. Tokopedia juga menyediakan fitur pre-order, free return dan cashback untuk pembeli dengan syarat penjual memang memiliki fitur-fitur tersebut terpampang di toko online mereka. Fitur pre-order biasanya digunakan oleh penjual yang menyediakan barang-barang handmade sehingga perlu waktu untuk lebih lama untuk mempersiapkan barang tersebut. Jika mau lebih aman lagi sebaiknya memilih toko yang menyediakan free return di informasinya sehingga barang bisa dikembalikan ke pembeli apabila sampai dalam kondisi rusak dan tidak sesuai dengan kesepakatan. Fitur cashback lebih bertujuan untuk memberi bonus cashback dari penjual kepada pembeli setelah melakukan transaksi pembelian.

Jadi ga perlu kan memaksakan belanja baju dengan harga yang mahal. Kalau bisa membeli baju dengan harga murah dengan kualitas yang bagus, kenapa tidak? Justru dengan belanja pintar seperti ini kita bisa arahkan tabungan kita ke hal-hal yang lebih penting dan darurat. Kita juga lebih mungkin membeli banyak barang dengan harga yang sangat terjangkau. Ada yang sudah sering belanja di Tokopedia?  🙂

NOTE

This is a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Solusi Mencari Teman Sekamar dan Kost dengan Serumah.com

a1
tampilan website serumah.com

Saya mengingat masa pertama kali saya mulai tinggal di kost. Waktu itu saya baru saja jadi seorang Mahasiswa Baru di Universitas Indonesia. Karena kampus saya terletak di Depok, saya memilih tinggal di kost daripada harus bolak balik Bekasi-Depok tiap hari untuk ke kampus. Awal saya mencari kost tuh susah banget, karena saya baru lulus lewat jalur ujian terakhir yaitu SNMPTN sedangkan kost di Depok sudah penuh dengan mahasiswa yang masuk lewat jalur SIMAK UI dan UMB. Saya cari kost dari satu rumah ke rumah untuk menanyakan adakah kamar kost yang kosong. Tidak jarang jawaban kamar kost sudah penuh terdengar dari penjaga/pemilik kost-an.

Kalau diingat lagi mencari kost itu seperti rejeki juga, meski udah susah payah usaha keliling, belum tentu dapat kamar kost yang kosong. Giliran ada kamar yang kosong belum tentu fasilitas dan suasana kamarnya cocok dengan selera kita, belum lagi setiap kosan punya aturan yang mungkin kurang cocok bagi kita apalagi jika posisi kita sudah bekerja dan sering pulang malam karena lembur. Intinya tempat kost juga cocok-cocokan seperti jodoh, kalau tidak nyaman akan susah betah untuk tinggal kedepannya. Biaya kamar kost juga makin lama makin naik, apalagi jika kost-an terletak di daerah strategis yaitu dekat dengan pusat hiburan dan gedung-gedung kantor.

Ketika kerja pertama kali, saya memutuskan untuk sekamar kost dengan teman kuliah saya. Pertimbangan saya saat itu ialah gaji fresh graduate dari jurusan saya itu ga seberapa, belum lagi ada kebutuhan lain seperti kebutuhan hidup sehari-hari dan keperluan untuk menabung, sehingga menyewa kamar kost berdua dengan teman saya jadi solusi agar beban biaya tidak terlalu berat. Waktu itu saya mendapat kantor di area Depok sehingga saya lebih memilih kost lagi daripada harus pulang pergi Depok-Bekasi untuk kerja. Saya memutuskan untuk mempunyai teman sekamar karena saya juga mempunyai pengalaman jatuh sakit ketika berada di kost dan saat itu susah untuk minta tolong ke orang lain karena saya tinggal sendiri. Saya pikir setidaknya jika sekamar dengan teman, ada yang merawat saya ketika saya sakit.

Seiring berkembangnya teknologi digital, segala hal bisa dipermudah sekarang, mulai dari bisa pesan ojek/mobil online, pesan makanan via online, bahkan mencari jodoh pun juga dipermudah dengan berbagai online dating *truskoksayamasihjombloajaya . Mencari kosan dan teman sekamar juga lebih mudah lhoo sekarang. Saya baru saja kepoin Serumah.com untuk cari tahu kamar kost di area tertentu. Serumah.com ini juga tidak hanya digunakan untuk mencari kost, namun kamu juga bisa memasang iklan kamar kost-mu atau mengiklankan dirimu sendiri yang sedang mencari kamar kost atau teman sekamar. Fitur dari website serumah.com juga cukup simpel apalagi bagi saya yang kadang suka gaptek dengan website yang terlalu banyak fitur hehehe. Siapa saja sih yang kira-kira membutuhkan website Serumah.com?

nnn

Pemilik Kost

Pemilik Kosan wajib untuk mencari peluang lewat media online karena sekarang mayoritas pencari kost-an tentunya merasa lebih gampang untuk melihat kost via online terlebih dahulu daripada harus capek berkunjung on the spot, belum tentu kan sekali berkunjung langsung nemu kamar kosong. Akan lebih baik lagi jika menyertakan foto kamar kost-an dan ruangan lainnya untuk mendukung para pengunjung lebih percaya dan tertarik dengan kamar kost yang disewakan. Iklan di serumah.com ini juga gratis jadi ga rugi sama sekali jika kita ngiklan di website ini.

vvv
berbagai profile teman sekamar di serumah.com
g1
Info detail calon roommate
Pencari Roommate

Jika kamu berencana ini mencari teman sekamar, bisa banget mencari melalui web ini. Kamu bisa lihat-lihat dulu mulai dari foto, data diri dan ulasan dari si Roommate. Kamu juga bisa mengirim pesan kepada salah satu Roommate yang kamu rasa cocok dengan dirimu. Supaya kamu lebih yakin kamu bisa menghubungi secara langsung di nomor kontak yang sudah dicantumkan sehingga kamu bisa ngobrol-ngobrol dulu atau mau kopi darat mungkin, supaya kamu benar-benar yakin cocok dengan Roommate tersebut. Bayangin kalo kamu asal langsung setuju aja tanpa banyak pertimbangan eeeh pas udah sekamar malah kamu sering brantem dengan teman sekamarmu mulai dari kebiasaan, kebersihan, dan segala macam yang akhirnya malah menciptakan ketidaknyamanan selama tinggal berdua, kan capek sendiri jadinya. Intinya punya teman sekamar yang cocok dan nyaman itu penting, jika tidak cocok jangan dipaksa, ibarat cinta juga kalau ga cocok gausah dipaksakan *aseekkk.

bbb

l1
Info detail fasilitas dan aturan calon Kost-an
Pencari Kamar Kost

Pencari kamar kost akan sangat terbantu dengan website ini karena bisa mencari kamar kost di area tertentu dengan range harga yang diinginkan. Kamu juga bisa melihat foto kost-an yang diiklankan serta fasilitas dan aturan yang ada di kost-an tersebut sebelum kamu menghubungi si pemilik kost untuk bertanya lebih lanjut. Kamu juga akan diberikan rekomendasi list kost-an yang kira-kira sesuai dengan pencarianmu ketika membuka info salah satu iklan kost-an.

Saya merasa website Serumah.com ini cukup membantu apalagi bagi saya yang berencana kost di area dekat kantor dan juga bagi anak rantau yang sedang mencari kamar kost-an atau pun teman sekamar, karena pasti akan lebih meringankan beban biaya hidup di kota Jakarta. Sayangnya beberapa pemilik kost belum memasang foto kost-an yang disewakan dengan lengkap, pencari teman sekamar juga beberapa tidak menampilkan foto jelas dan nomor kontak yang jelas di website. Mungkin akan lebih baik jika tim Serumah.com melakukan pemantauan agar info yang disajikan lebih lengkap. Beberapa area ketika saya search di pencarian web ternyata belum banyak terdapat info kost, baru daerah yang familiar saja yang infonya sudah banyak, mungkin karena website ini juga masih belum dikenal oleh pemilik kost yang tinggal di area tertentu. Website ini bisa jadi salah satu solusi mencari kamar kost sebelum akhirnya mencari via on the spot. Semoga informasi ini membantu bagi yang sedang mencari teman sekamar dan kamar kost. See you on my next post readers!

NOTE

This is a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

When I have an Art Block Attack

b

Beberapa minggu belakangan ini saya menghadapi Art Block. Saya ga mood untuk mengambar bahkan saya merasa ga bisa menuangkan isi pikiran saya ke dalam bentuk coretan atau doodling. Art Block ini cukup bikin saya kuatir soalnya menggambar jadi salah satu metode saya melepas stress dalam bentuk yang positif dan kreatif. Saya bawaannya jadi males banget untuk megang alat gambar dan kertas gambar. Mood saya memang naik turun belakangan ini, kadang bosen, kadang malas, kadang bersemangat, eh pas mau mulai menggambar malah jadi males duluan ntah mengapa.

When an artist, may it be anime or not, finds his or herself at a lack of ideas. –www.urbandictionary.com

Saya juga lagi jarang pergi ke mall karena takut dikit-dikit malah jajan yang ga perlu. Saya jadi lebih sering mengerjakan segala sesuatu dari rumah saja. Mungkin karena pengaruh cuaca yang dingin serta sering hujan menjadi sumbangsih mood malas dan ingin tidur dirumah. Cuaca belakangan ini memang adem ayem, dingin dingin empuk, udara berasa bangetlah suasana liburan akhir tahun.

Kebetulan adik saya bukan tipe yang betah di rumah, doi selalu punya cara untuk ngisi waktu di luar rumah, intinya doi kurang betahlah seharian aktivitas dirumah aja. Akhirnya minggu lalu, adik saya mengajak saya untuk nongkrong di mall terdekat. Karena sudah niat belajar untuk ujian masuk sebuah Law Firm, adik saya ingin belajar ditempat yang kondusif yaitu coffee shop langganan. Saya ikut karena saya bosen dirumah terus, kalaupun saya pergi pasti seharian karena urusan event blogger, bukan waktu me time untuk mengerjakan yang ingin saya kerjakan.

Suasana coffee shop saat itu kondusif, tidak banyak orang yang sedang berkunjung. Pengalaman kami jika coffee shop sedang penuh itu malah ganggu konsentrasi karena lebih terasa ribut dan bising. Mencari bangku kosong untuk duduk pun jadi susah ketika coffee shop sedang ramai pengunjung.

Saya mengeluarkan alat gambar saya yaitu sepaket koi brush pen, trus bener dong saya diam aja liat kertas putih yang saya bawa. Saya coba tenangin diri dulu sambil membuat diri saya rileks. Saya buka laptop saya dan mencari berbagai gambar illustrasi yang saya suka dan refrensi gambar-gambar lain yang memicu mood dan imajinasi saya. Saya malah jadi keasikan menyimpan gambar-gambar yang membuat saya semangat hehehe, baru kemudian saya mulai menggambar di sketch book saya.

Awalnya tangan saya agak kaku karena saya sudah jarang menggambar, namun lama-lama jadi mulai mengalir mengikuti keinginan hati saya. Jika saya sudah mulai agak bosan dalam durasi menggambar yang cukup lama biasanya saya keliling mall dulu sambil liat-liat sekeliling, mana tau dapat inspirasi dari keadaan mall. Setelah keliling biasanya saya lanjut menggambar lagi sambil sesekali ngobrol dengan adik saya.

Peristiwa Art Block tersebut jadi pelajaran bagi saya untuk mencari cara mengatasi Art Block jika hal tersebut terjadi lagi. Tips ini khusus yang saya lakukan ketika saya mengalami Art Block. Saya sharing tips ini agar bisa jadi refrensi bagi yang mengalaminya, mungkin bukan hanya Art Block tetapi ketika merasa tidak mendapat inspirasi atau jenuh. Berikut hal-hal yang saya lakukan ketika mengalami Art Block atau ketika saya sedang jenuh.

1. Bersiaplah untuk pergi ke suatu tempat yang kondusif

Jika mengalami kejenuhan dalam pekerjaan misalnya atau mengalami Art Block biasanya saya bersiap untuk pergi ke suatu tempat. Jika memungkinkan untuk travelling beberapa hari sih silahkan, namun jika memang tidak sempat dan dana sedang terbatas, saya biasanya pergi ke tempat favorite dekat rumah saya, bisa jadi tempat tersebut sebuah coffee shop kecil atau mungkin taman di dekat rumah yang kondusif untuk menenangkan diri. Salah satu pengalaman saya, tempat yang unsur alam atau pepohonannya banyak ternyata lebih cepat memicu saya untuk refresh dari kejenuhan.

2. Cari inspirasi dimana saja

Jika tempat sudah kondusif kamu bisa cari ide dari mana saja. Bisa dengan browsing di internet, keliling mall, atau mungkin berkunjung sebentar ke sebuah pameran seni. Saya paling suka berkunjung ke pameran seni atau ke art gallery karena banyak inspirasi dari seniman yang saya dapatkan serta membuat mood saya naik untuk berkarya lagi. Jika memang tidak memungkinkan untuk pergi ke pameran seni, biasanya saya browsing di internet, namun saya sudah pastikan dulu ketika saya browsing pun saya sudah berada di tempat yang kondusif.

“Kalau kita stuck, dipaksa juga ga akan ada gunanya, kita hanya ngulang-ngulang apa yang udah kita tahu dan yang ada di otak kita, mempelajari hal baru justru menambah jalan inspirasi ke dalam otak kita.”

Saya inget pas kuliah, ketika susah dapat ide untuk bangunan yang di rancang, dosen saya menyarankan saya untuk mencari preseden (hal yang telah terjadi lebih dahulu dan dapat dipakai sebagai contoh) lewat internet atau bahkan ada yang saranin saya untuk pergi langsung ke bangunan-bangunan yang bisa jadi contoh dan inspirasi. Soalnya si Bapak Dosen bilang kalau kita stuck, dipaksa juga ga akan ada gunanya, kita hanya ngulang-ngulang apa yang udah kita tahu dan yang ada di otak kita, mempelajari hal baru justru menambah jalan inspirasi ke dalam otak kita.

3. Mulai coret coret di kertas

Jika sudah merasa ingin untuk membuat sesuatu, saya ga akan nahan-nahan untuk corat coret di kertas karena sayang pas ada ide ga langsung di tuangkan. Ga masalah jika dimulai dengan coret-coretan tidak bagus, nanti seiring mengeluarkan isi pikiran, lama-lama kita juga akan semakin luwes dan lebih pasti untuk menuangkan apa yang ingin kita gambar. Intinya jangan teburu-buru ingin langsung menghasilkan gambar bagus di awal.

4. Jangan takut untuk memulainya

Saya selalu penasaran sama seniman-seniman yang ketika mengoreskan kuasnya seperti tanpa beban, kayak luwes aja gitu, menggambar sambil ngalir begitu aja. Saya baru sadar keinginan untuk langsung membuahkan karya perfect sekali jadi ternyata adalah salah satu faktor saya stuck dan takut untuk memulai. Padahal kalau saya mulai aja nih trus cari inspirasi, mulai lagi, perbaiki yang tadi di mulai, lama-lama hasilnya juga akan semakin lebih lagi dari yang sebelum-sebelumnya. Hal ini berlaku juga ketika saya merancang bangunan pada saat saya kuliah dan kerja, mulai aja dulu nanti lama-lama berkembang seiring dengan prosesnya, kita jadi tahu salahnya dimana, yang kurang dimana, kita pun semakin menyempurnakan hasil karya kita.

5. Berbahagialah dan nikmatilah prosesnya

Saya sempat mengalami kejadian dimana ketika saya tertekan dan ga mood, saya malah ga bisa menghasilkan sebuah gambar atau menemukan ide. Semakin tertekan malah hasilnya jadi ikut-ikutan tertekan hehehe. Penting untuk merasa bahagia dan menikmati proses menyenangkan dari sebuah karya. Orang yang bahagia lebih merasa ringan dalam mengerjakan sesuatu daripada orang yang tertekan berat hehehe. Sebuah karya bisa menyampaikan apa yang kita rasakan ketika sedang membuat karya tersebut.

6. Jangan terlalu dipaksa, beristirahat sebentar jika perlu

Saya pernah mengalami kejadian dimana saya terlalu memaksakan pekerjaan trus malah berakibat pekerjaan itu selesai ala kadarnya atau malah jadi makin stuck disitu-situ aja. Semakin saya paksa malah semakin ga jelas kerjaan itu saya selesaikan.

Perlu ada waktu beristirahat agar otak dan pikiran kita refresh sejenak kemudian baru melanjutkan lagi kerjaan tersebut. Namun ada juga sih yang suka sistem kebut semalam, tipe yang suka ketika adrenalin memuncak, semakin mepet deadline malah makin menantang. Semua balik lagi ke tipe pekerja tiap-tiap orang nyamannya seperti apa. Kalau saya lebih ke tipe yang nyicil pelan-pelan jadi kalau tiba-tiba stuck, saya masih bisa istirahat daripada harus kebut-kebutan untuk selesai.

a

c

Sekian tips dari saya ketika sedang mengalami Art Block atau sedang jenuh disaat saya sedang membuat karya atau bekerja. Kalau menurut saya, penting sih untuk memperhatikan kondisi diri kita khususnya ketika sedang bekerja atau membuat karya, jangan sampai kita cuek-cuek aja padahal kondisi kita sedang benar-benar stuck. Mungkin banyak yang punya tips tersendiri dalam memerangi Art Block atau jenuh dalam melakukan suatu pekerjaan. Feel free to share ya, karena mana tau sharingnya bisa membantu orang lain. Semoga sharing ini bisa bermamfaat bagi yang membutuhkan! Selamat berkarya 🙂 ! See you on my next post readers!

NOTE

All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.

Hal-hal yang perlu kamu perhatikan ketika memasuki dunia kerja.

photo-1416339684178-3a239570f315
Photo by Jeff Sheldon from unsplash.com

Waktu saya masih bekerja kantoran, banyak gesekan karakter yang sering terjadi apalagi ketika kita sedang bekerja dalam tim. Ketika saya kerja kantoran dulu saya juga mengalami banyak penyesuaian dengan lingkungan kerja yang memang berbeda dengan lingkungan kampus dulu. Dalam lingkungan kantor kita juga pasti bertemu dengan berbagai karakter individu. Setelah membuka usaha bareng teman saya pun saya perlu penyesuaian karena sebagai teman dan partner kerja bisa di bilang perannya berbeda. Pernah denger dong kalimat yang bilang ada orang yang cocok hanya sebagai teman tapi belum tentu cocok sebagai rekan kerja.

Ketika saya masuk dunia kerja, orang tua saya ga ada kasih wejangan-wejangan khusus, ntah karena terlalu percaya sama saya atau karena emang terlalu santai dan cuek. Saya juga bukan tipe yang dikit-dikit curhat ke ortu saya karena takut curhatan saya kesebar kemana-mana atau ke saudara-saudara yang lain ahahah. Saya termasuk yang batu sih dan ga mau mudah terlalu percaya lagi sama orang.

Saya menulis ini sebagai sharing murni dari pengalaman saya lho ya jadi kalau apa yang saya tulis berbeda dengan yang dialami banyak orang ya maklum jalan hidup orang ga ada template-nya, ya masa pengalaman hidup juga copy paste, miris dong. Saya lumayan banyak melakukan kesalahan ketika saya berada di lingkungan kerja dulu yang akhirnya jadi pengalaman berharga buat saya sampai sekarang. Apa aja sih yang harus kamu perhatikan ketika kamu mula bekerja di lingkungan yang baru?

BUDAYA KANTOR

Semua kantor punya budayanya masing-masing mulai dari budaya berpakaian, budaya berkomunikasi dengan rekan kerja, budaya bersikap dengan atasan dan sebagainya. Sebagai seorang newbie di kantor sebaiknya kita benar-benar mengamati budaya kerja yang sedang berlangsung. Ada beberapa kantor juga yang ga friendly dengan anak baru atau newbie yang saya rasa rada aneh, iyalah soalnya terkesan kayak tuh perusahaan terlihat tidak niat mempekerjakan orang baru, menurut saya lhoo ya, atau mungkin masih bawa sisa-sisa perpeloncoan jaman dulu pas ospek, mungkin. Intinya jangan sampai kita juga jadi salah bersikap di tengah budaya yang seperti itu.

Hal ini bisa juga kamu lakukan ketika kamu dalam fase wawancara kerja supaya kamu tahu budaya calon kantormu cocok ga dengan dirimu. Pengamatan terhadap budaya kantor bisa menjadi pertimbangan bagaimana seharusnya kamu bersikap di kantor tersebut supaya kamu tidak salah-salah bersikap dan di jutekin sama atasan atau rekan kerja yang lain. Intinya itu bukan rumah kamu dimana kamu bisa sesuka hati jadi diri kamu sebenar-benarnya, tapi bukan berarti juga kita hanyalah ibarat budak yang bisa diperlakukan semena-mena oleh pihak kantor.

MEMPELAJARI STRUKTUR KOORDINASI KERJA

Kantor yang baik punya prosedur dan susunan struktur kerja yang terdefinisi mulai dari alur kerja koordinasi antar pegawainya dan juga standard operasional dokumen. Hal ini untuk memudahkan kerja sama tim dan pengaturan dokumen kantor supaya tidak acak-acakan dan ga main lempar tanggung jawab seenaknya.

Kesalahan saya ketika pertama kali bekerja ialah tidak bertanya tentang hal ini kepada supervisor atau atasan saya jadi saya sempat kalang kabut di awal saya bekerja. Menurut saya juga tidak salah jika kamu bertanya siapa yang nanti bertanggung jawab atas dirimu dan yang siapa nanti yang akan menjelaskan tentang cara kerja kantor kepadamu karena kamu newbie. Iya dong masa kamu bisa ngerti semua hal pekerjaan kantor dalam waktu beberapa hari kerja.

Pengamatan juga kamu perlu lakukan untuk mengetahui siapa yang paling tahu tentang hal kantor dan yang ga tau-tau amat tentang kerjaan kantor, ini bisa jadi pertimbangan bagi kamu untuk segera bertanya ke orang tersebut ketika ada hal emergency terjadi. Intinya tetap mengamati siapa-siapa saja yang perannya penting dan siapa-siapa saja yang tidak terlalu membantu dalam lingkungan kerja.

MENEMUKAN MENTOR

Mungkin kamu sudah mempunyai supervisor di kantormu sekarang namun ada senior lain juga yang murah hati untuk sharing ilmu denganmu yang newbie. Mentor di kantor bisa siapa saja lhoo, mungkin rekan kerjamu sendiri yang bermurah hati membimbingmu, atau mungkin senior lain yang juga suka sharing ilmu dan sabar ngajarin kamu, intinya orang-orang seperti ini berharga demi kelangsungan hidup bangsa dan negara kita *aseeekk. Jangan ragu juga membantu orang-orang yang sudah sharing ilmu denganmu dalam batas wajar tentunya, agar mereka juga merasa dihargai.

Dalam dunia perkantoran ga menutup kemungkinan kamu akan ketemu orang-orang yang pelit ilmu, banyak ngomong tapi minim aksi. Nah tipe yang seperti ini *bagusnyakitaapainya jangan kita jauhi namun jangan sampai juga kita diperalat olehnya. Intinya tetap bijak dalam bergaul di lingkungan kantor. Hati-hati juga karena pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik.

JANGAN TERPENGARUH BLOK BARAT dan BLOK TIMUR

Apa sih mon maksudnya blok barat dan blok timur? Dalam dunia kerja ga menutup kemungkinan ada yang namanya politik kantor. Saya juga sampai bingung sih kenapa sampai di kantor ada urusan politik segala. Selama saya kerja, Puji Tuhan, masalah ini ga segitu-gitu bangetnyalah di kantor lama saya, namun saya pernah dengar curhatan temen saya dimana politik kantornya kenceng apalagi yang saling rival adalah yang posisinya di atas semua, yang secara tidak langsung mengakibatkan temen saya ini dan rekan kerja yang lain jadi korban. Duhh begitulah kalo pemimpin-pemimpinnya berpolitik, korbannya ya yang bawah-bawahnya.

Saran saya jangan ikut-ikutan dalam dunia perpolitikan kantor karena ya kita mana tau hari ini mungkin rekan kerja kita yang jadi korban, besok mungkin malah kita yang jadi korban. Percayalah siapa yang ikut main api suatu saat bisa terkena apinya sendiri. Tetap profesional dan netral ketika menghadapi masalah ini. Perbanyaklah mengejar ilmu daripada mengejar kekuasaan.

MEMISAHKAN DUNIA KANTOR dengan KEHIDUPAN PRIBADI

Kerjaan ya kerjaan, kehidupan ya kehidupan, hidup itu bukan semuanya tentang kerjaan kantor. Ini termasuk nasehat yang selalu saya pegang sekarang karena saya suka melampiaskan segala hal dengan bekerja secara workaholic yang sering berakhir menjadi senjata makan tuan bagi kesehatan saya. Saya pernah sampai jenuh dan stress karena saya tidak memisahkan dunia kantor dengan kehidupan saya. Termasuk saya tetap mikirin kerjaan meskipun saya sedang berada di rumah saat weekend, yang menurut saya hal tersebut sudah tidak sehat.

Waktu saya masih newbie semangat saya masih berapi-api dalam bekerja, pengennya perfect, pengennya semua bisa selesai tepat waktu, pengennya dapet nila A kayak waktu kuliah dulu, namun setelah beberapa bulan bekerja saya sadar bahwa saya tidak akan bisa jadi pekerja yang perfect, saya manusia yang rentan untuk melakukan kesalahan apalagi di lingkungan yang baru. Dari mindset perfect worker saya berubah menjadi I will do it better worker. Punya atasan atau rekan kerja yang terlalu perfect juga kadang membuat rekan kerja lainnya bisa stress, belum lagi sebagai newbie sering sekali terkena syndrome mental bersalah, kesannya tidak bisa apa-apa dan enak jadi sasaran untuk disalahkan, yaiyalah namanya juga baru kerja.

Salah satu teman kuliah saya pernah nasehatin saya, “kalo kerja tuh ya mon jangan terlalu dibawa perasaan”. Saya waktu itu berharap dengar nasehat itu pas saya pertama kali kerja, karena saya tipe orang yang sensitif apalagi dengan sindiran dan kata-kata kasar. Padahal yang ngomong juga asal bunyi dan mungkin ga sempet mikir kalau kata-katanya kasar. Intinya jangan baper ketika berada di kantor, lagian belum tentu kata-kata mereka benar, memang mereka tahu banget diri kamu yang sebenarnya? Mereka baru kenal kamu aja hanya di fase sekarang.

Sebagai newbie yang masih polos juga, terkadang terlalu aktif memberi kontribusi bisa jadi bahaya, misalnya kalau terjadi apa-apa langsung bilang “yaudah deh saya aja yang kerjain”, sekali sekali sih ga pa-pa namanya membantu rekan kerja yang lain tapi kalau keseringan bisa berpengaruh terhadap keletihan badan dan pengurangan waktu untuk kehidupan pribadi. Guys kita bukan robot lhoo yang bisa selalu siap sedia kerja 24 jam, robot aja bisa rusak kalo dipaksa kerja apalagi kita.

JANGAN MENGGUMBAR SEMUA TENTANG HIDUPMU

Kesalahan paling fatal yang saya rasakan ketika saya kerja dulu yaitu terlalu gamblang curhat tentang kehidupan di lingkungan kantor. Waktu itu saya ga tau lingkungan kantor berbeda dengan lingkungan kampus. Kita bertemu rekan kerja kita karena kita mencari penghidupan dan ilmu bukan mencari persahabatan sejati *seperti kepompong yang mengubah ulat menjadi kupu-kupu. Bukan berarti kita ga bisa temenan baik dengan rekan kerja kita lho ya, ada kok rekan kerja saya dulu yang akhirnya jadi teman baik saya bahkan sampai sekarang.

Dalam lingkungan kerja semua orang mempunyai motivasinya masing-masing dan yang tahu banget motivasi itu baik atau tidak hanya orang itu sendiri dan Tuhan, ya iyalah mana bisa kita nebak maksud hati orang paling dalam. Semua orang pun punya prioritas di dalam lingkungan kerja, prioritas saya sih ya keluarga kemudian baru kerjaan dan motivasi saya ya dapat penghidupan layak serta ilmu, tetapi kalau yang lainnya saya ga tahu menahu motivasi dan prioritas mereka itu apa.

Terlalu ngumbar tentang kehidupan pribadi bisa jadi senjata makan tuan bagi kita lhoo. Bisa aja aib kita malah diumbar-umbar atau cerita kita malah dijadikan bulan-bulanan oleh orang kantor. Belum lagi di lingkungan kantor kadang ada aja tukang gosip yang sampai kepo sama kehidupan pribadi kita, bak reporter gosip di tipi-tipi. Inget juga kan kejadian salah satu selebgram yang terlalu ngumbar kehidupan pribadinya di media social, eh malah jadi kemana-mana aibnya. Jangan sampailah curhatan kita malah jadi senjata makan tuan untuk kita sendiri.

Saya yang tipe suka curhat ini belajar banget memisahkan kedua hal tersebut, lingkungan kantor ya lingkungan kantor, lingkungan sahabat saya ya lain lagi, semua sudah ada lingkarannya dan prioritasnya masing-masing. Saya lebih nyaman curhat ke inner circle saya yaitu teman-teman deket saya yang sudah lama temenan sama saya dan yang sudah menerima baik dan buruknya saya. Saya sadar banget tentang memisahkan banyak lingkaran pergaulan ketika waktu itu saya curhat sama salah satu dosen saya di kampus. Hal ini bukan berarti kita sombong dan eksklusif lho ya, seperti yang mbak Diana Rikasari bilang di bukunya, kalau kita ga bisa berteman baik dengan semua orang, apa yang kita dapat itu yang memang pantas kita dapatkan.

KEEP MOVING FORWARD

Ketika kamu bekerja pertama kali mungkin kamu ingin berkarir lama dan betah di perusahaan tersebut, siapa sih yang ga pengen dapat kantor yang cocok ahahha. Namun kehidupan dunia kerja kadang tidak semulus kenyataannya termasuk mungkin kamu akan berpindah kantor beberapa kali, mengalami kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan dan bikin surut pengharapanmu, hal itu wajar. Atau mungkin kamu tidak  pernah puas mengejar ilmu dan pundi-pundi penghidupan yang layak, ga ada yang salah kok, kembali lagi ke prioritas masing-masing orang. Apapun fase yang akan kamu hadapi tetap ingat bahwa hidup terus berjalan, meninggalkan dan ditinggalkan akan jadi bagian dalam perjalanan kita. Hidup kita pun ibarat numpang di dunia, ketika kita meninggal, kita akan balik kepada sang Pencipta.

Tidak akan ada yang menunggu dan ditunggu ketika kamu berada di dunia kerja, semua akan maju dengan jalannya masing-maing. Kalau kata teman saya jika merasa gagal pun tidak usah berlarut-larut, langsung lanjutkan hidup, ibaratnya ini bukan hubungan pacaran yang pas putus kita ga bisa move on darinya hehehe. Segala sesuatu milikilah dengan seadanya karena semua itu cuma titipan dari sang Pencipta.

Segala poin ini murni dari pengalaman saya, jadi belum tentu sama dengan pengalaman orang lain. Saya sharing hal ini bukan untuk menakut-nakuti atau menjelekkan oknum tertentu, tidak sama sekali, saya sadar semua manusia pasti pernah membuat kesalahan, saya pun tidak sempurna. Saya menulis ini bagi orang-orang yang sama seperti saya ketika memasuki dunia kerja, belum tau apa-apa dan juga punya orang tua yang agak cuek terkait hal itu. Semoga sharing saya bisa membantu bagi yang mungkin bersiap memasuki dunia kerja atau mungkin yang sedang pindah kerja. See you on my next post readers! 🙂

Mengurangi Beban Lemari Pakaian bersama Tinkerlust

Acara Clozette dan Tinkerlust di Sekai Shabu, Senopati
Acara Clozette dan Tinkerlust di Sekai Shabu, Senopati

Sebagai seorang wanita, termasuk saya, tentu berbelanja menjadi sebuah kebutuhan dan kesenangan tersendiri. Saya kadang lemah iman kalau ke mall lalu menemukan ada bazaar, apalagi jika ada promo diskon yang besar, mau baju atau make up sering tiba-tiba udah kebeli aja hehehe. Setelah saya tidak kerja kantoran lagi tentu saya lebih memperketat pengeluaran saya dan juga meminimalkan frekuensi saya untuk pergi ke mall kecuali jika ada undangan event dari brand.

Saya juga pernah mengalami hal yang pastinya dialami semua wanita yaitu ketika membeli baju, beberapa bulan kemudian baju tersebut malah jarang dipakai dan menumpuk di lemari. Kejadian lain yang pernah saya alami yaitu ketika melakukan pembelanjaan via online, barang yang dibeli dengan yang sampai ke saya berbeda ntah dari segi ukuran atau bahan yang ternyata kurang cocok. Kejadian-kejadian tersebut biasanya menyumbangkan banyak barang untuk lemari pakaian saya. Meski lemari saya penuh, saya tetap saja selalu bingung mau pakai baju apa kalau mau pergi, sampai saya baca blog post mbak Alodita tentang DOWNSIZING MY WARDROBE  yang akhirnya membuka mata saya bahwa kebanyakan isi lemari baju saya ternyata baju yang saya jarang pakai atau kurang saya suka. Sebenarnya niat untuk menjual barang tersebut ke bazaar pakaian sudah ada namun kadang lokasi bazaar jauh dari rumah saya dan belum tentu hari itu langsung laku, niat saya jadi surut. Beberapa pakaian waktu saya remaja yang masih layak pakai, lebih sering saya sumbangkan ke panti asuhan.

SAM_3662

MC dengan dua pembicara acara yaitu Mbak Alya, Founder Tinkerlust dan Hani Kenisha, Fashion Influencer yang menceritakan pengalamannya dengan Tinkerlust.
MC dengan dua pembicara acara yaitu Mbak Alya, Founder Tinkerlust dan Hani Kenisha, Fashion Influencer yang menceritakan pengalamannya dengan Tinkerlust.

Dua minggu lalu kebetulan Clozette mengadakan acara untuk memperkenalkan Tinkerlust kepada para member Clozetter. Saya termasuk yang beruntung untuk bisa datang ke acara Clozette hari itu. Sebenarnya Tinkerlust itu apa sih?

Tinkerlust is young startup marketplace founded early 2016. We help woman to sell their unused fashion item from clothes, bag, shoes, and accessorize.

Ide dari startup ini memang berasal dari founder Tinkerlust dan beberapa temannya yang juga mengalami hal yang sama, mempunyai banyak pakaian yang masih bagus di lemari namun bingung mau dikemanakan karena jarang dipakai. Dari kondisi itulah terbentuk ide untuk membangun Tinkerlust jadi kita bisa menjual item preloved kita yang masih dalam kondisi masih bagus.

Tips fashion dari pihak Tinkerlust
Tips fashion dari pihak Tinkerlust

Kita bisa saja sih menjual barang preloved sendiri melalu instagram dan media sosial milik kita namun sering kali banyak kendala yang terjadi misalnya pembeli yang cerewet menanyakan banyak hal tentang barang preloved kita namun pada akhirnya tidak jadi membeli. Pasti hal tersebut mengganggu apalagi jika kita sedang kerja atau mengurus anak. Lain halnya jika kita menjual barang preloved kita di Tinkerlust, pihak Tinkerlust sudah menyediakan tim sendiri yang bertugas khusus untuk menangani customer jadi kita tidak perlu repot. Tinkerlust juga mempunyai tim kurator untuk mengecek kelayakan dan keaslian dari pakaian preloved yang di jual jadi memudahkan kita juga jika ingin membeli barang preloved di Tinkerlust. Pada acara kemarin, pihak Tinkerlust memberikan tips ketika kita ingin membeli barang preloved.

TIPS FOR BUYING PRELOVED

  • Choose trusted & respectable preloved marketplace/shop
  • Examine items carefully : from material to condition
  • Ask for more information if you’re not sure
  • Check all the measurement to make sure perfect sizing

Setelah penjelasan tentang Tinkerlust, kami juga diberitahu tips dan trik tentang fashion khususnya untuk mix and match pakaian dan juga beberapa basic fashion item yang kita perlukan.

HOW TO MIX AND MATCH

  • Create your own palette
  • Choose complementary color
  • Pick a neutral or two
  • Invest in good quality item
  • Invest in accessorize

10 BASIC FASHION ITEM THAT YOU NEED

  • Basic Tee in neautral (Black, White, Grey)
  • Skinny Jeans in Dark Blue
  • Blazer in black
  • Pump Shoes in nude
  • Flat shoes
  • Senakers
  • Pencil Skirt in neutral
  • Trouser
  • Collared Shirt
  • Dress

Setelah penjelasan mix and match tentang fashion, para peserta juga diajak untuk bermain games mix and match dengan pakaian yang sudah disediakan pihak Clozette. Setelah itu pemenang dari mix and match games diumumkan dan pemenangnya mendapatkan hadiah berupa voucher belanja. Selain pemenang games, pihak panitia juga mengumumkan best dress hari itu yang dimenangkan teman saya Kania dan dua orang pemenang doorprize yang dipilih secara undian. Ternyata salah satu pemenang doorprize adalah saya, Puji Tuhan, rejeki anak salehhh #azeeekk. Saya mendapat voucher Rp 500.000,00 dari Wax Haus. Selesai acara, saya dan teman-teman yang lain menyerahkan beberapa baju preloved untuk di titipkan di Tinkerlust.

Pemenang Best Dress (kiri tengah) dan Tim Pemenang Mix and Match Style Games (sebelah kanan)
Pemenang Best Dress (kiri tengah) dan Tim Pemenang Mix and Match Style Games (sebelah kanan)

Beberapa fashion blogger dan influencer juga menjual barang preloved mereka di Tinkerlust lhoo seperti contohnya Alya Dimitri, Olivia Lazuardy, Andra Alodita, Hani Kenisha dan masih banyak lagi. Kebayang dong barang preloved mereka bukan yang asal-asalan dan pastinya masih bagus-bagus dengan harga terjangkau. Setelah saya cek, fashion item dari para influencer paling cepat laris di web Tinkerlust.

Beberapa hari setelah event ini, saya dapat notifikasi via email dimana barang saya sudah ready dijual di website Tinkerlust dan juga ada satu barang yang dikembalikan karena ternyata saya lupa tidak ada brandnya hehehe. Saya juga diberikan pertimbangan harga dari Tinkerlust yang masih bisa saya negosiasi. Saya diminta mengirimkan no rekening dan alamat karena saya memilih jasa pengiriman untuk mengembalikan barang yang tidak jadi dijual. Saya juga bisa memantau barang saya sudah terjual apa belum via web Tinkerlust. Beban lemari pakaian berkurang dan saya pun senang tanpa perlu repot :D. Terima kasih Clozette dan Tinkerlust untuk acaranya yang bermamfaat. Kalian bisa cek preloved saya di sini jika tertarik. See you on my next post readers! 🙂

Untitled
sumber gambar : instagram clozetteid

NOTE

This is NOT a sponsored post. All things that is written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog

FOR MORE INFORMATION ABOUT TINKERLUST

Instagram : @tinkerlustid

Website : www.tinkerlust.com

STYLE UP YOUR JOURNEY ; CLOZETTE’S BLOGGER BABES GATHERING

SAM_2691

Halo! Pertama tama saya ingin minta maaf karena baru bisa update blog setelah beberapa hari mengurusi persiapan lomba design dan akhirnya saya bisa update blog yang sebenarnya telat dari jadwal update yang saya buat sendiri hehehe. Pada awal bulan Maret ini saya mengikuti gathering Clozette yang berlokasi di Foodism Kemang, Jakarta Selatan. Jika kamu belum tau Clozette itu apa, kamu bisa cek post blog saya tentang Clozette di sini atau bisa cek ke website mereka di sini. Gathering kali ini bertema STYLE UP YOUR JOURNEY dengan mengundang dua narasumber yaitu Raya Kitty dan Yovita Liwanuru. Sebenarnya ada dua pembicara lagi yang hadir dalam acara ini yaitu dari pihak YAMAHA dan CLICK HOUSE. Awalnya saya bingung knapa tema gathering kali menampilkan yamaha sebagai sponsor karena kendaraan motor lebih identik dengan kaum pria, dan ternyata acara gathering ini merupakan launching New Yamaha Fino 125 yang di design khusus bagi wanita.

SAM_2719

Acara gathering ini bukan hanya membahas tentang motor saja lho tetapi juga membahas bagaimana sih berpakaian yang baik untuk mengendara khususnya wanita dan juga berbagi tips untuk kaum wanita yang memang sering mengendara motor ataupun yang juga pengguna jasa kendaraan motor seperti ojek dan sebagainya. Sebenarnya apa sih yang penting jika kita sebagai kaum wanita lebih banyak beraktivitas di luar ruangan atau sebagai pengendara motor, berikut tipsnya :

  • Selalu gunakan SUN BLOCK

Jika kamu adalah pekerja yang mobilitasnya tinggi dan memakai kendaraan bermotor ataupun lebih banyak kerja outdoor, sun block wajib kamu pakai sebelum berangkat dari rumah ke tempat yang kamu tuju. Dokter dari Click House sendiri menyarankan untuk mengusahakan memakai sun block terlepas kamu make up-an atau tidak karena sinar matahari bisa merusak kulit dan memicu penuaan lebih cepat. Dokter juga menyarankan lebih baik memakai make up setelah kita sampai kantor, jadi setelah sampai kantor, bersihkan wajah yang diolesi sun block tadi dan mulailah step make up kamu dari awal. Hal ini disarankan karena jika kita sudah ber make up duluan dari rumah, debu di perjalanan juga tetap menempel di wajah kamu setelah kamu sampai tempat tujuan khususnya bagi yang mengendarai motor atau angkutan umum, jika kamu mengendarai mobil mungkin sah-sah saja make up-an full dari rumah.

  • Berikan waktu jeda untuk kulit ketika akan masuk ke ruangan yang berbeda suhu

Jika wajahmu termasuk yang sensitif dan cepat berubah menjadi merah ketika berada di udara yang panas, sebaiknya berikan jeda waktu sebelum memasuki gedung kantor yang bersuhu dingin, karena jika langsung memasuki ruangan bersuhu dingin, hal tersebut akan menimbulkan shock pada kulit. Sebaiknya mengipas-ngipas wajah yang memerah karena matahari selama beberapa menit, setelah kamu merasa wajah kamu tidak panas lagi atau panas di kulit wajah sudah lumayan mereda maka kamu bisa masuk ruangan ber-AC atau gedung kantor.

  • Selalu bersihkan wajah sebelum beraktivitas dan sesudah beraktivitas

Membersihkan wajah sebelum beraktivitas dan sesudah beraktivitas seharian penuh adalah wajib untuk membersihkan wajah dari sisa-sisa kotoran yang menempel. Jangan pernah membiasakan tidur dengan make up yang masih menempel di wajah setelah seharian beraktivitas *boys and girls don’t try that at home!, semalas-malasnya tetap harus membersihkan wajah sebelum tidur. Ga mau kan wajahmu break out karena jerawat ketika bangun besok pagi.

Setelah banyak tips yang di bagikan tentang kulit, pihak dari yamaha juga menerangkan fitur-fitur motor New Yamaha Fino 125 yang memang khusus di design untuk wanita. Pernah ga kamu merasa ga nyaman ketika sedang naik motor teman cowomu atau ketika duduk di kursi belakang motor? Bentuk kursi motor sebenarnya lebih mengikuti fitur badan laki-laki maka kadang wajar kita sebagai wanita suka merasa ga nyaman ketika memakai motor teman pria kita. Badan wanita itu lebih besar di area pinggul ke bawah sehingga perlu tempat duduk yang lebih luas, sedangkan bentuk tubuh pria lebih kecil atau lurus dari atas sampai bawah *kayak lidi dong mon hehehe.

SAM_2695

New Yamaha Fino 125 ini juga menyediakan tempat penyimpanan yang lebih luas di bawah tempat duduknya karena ukuran tempat duduknya juga lebih luas. Pria biasanya lebih menekankan kepraktisan sehingga bawaanya tidak banyak, sedangkan wanita lebih membutuhkan tempat penyimpanan lebih banyak karena kaum wanita memang lebih cenderung membawa banyak barang (make up, jaket, dll).

SAM_2720

New Yamaha Fino 125 ini merupakan motor matic, jadi lebih memudahkan para kaum wanita untuk menguasa motor ini dibanding yang manual sehingga tidak terlalu pusing harus gas, pencet ini itu sana sini hehehe *maklum saya juga lbh bisa mengendara mobil matic dibanding manual. Saya sempat nanya ke beberapa teman yang test drive dengan motor ini ketika acara, lebih banyak yang merasa puas karena postur duduk yang enak dan juga tempat duduk yang luas serta cocok untuk fitur badan wanita.

SAM_2724

SAM_2725

Acara selanjutnya dilanjutkan dengan makan siang yang sudah di sediakan dari FOODISM kemang, makanannya enak dan banyak hehehe. Ciri khas yang menonjol dari ruangan cafe FOODISM ialah dindingnya yang dipenuhi pigura foto dan quotes serta lampu-lampu kecil yang mengelilinginya, salah satu rekomendasi tempat jika kamu mau makan di daerah kemang. Ada acara games seru juga setelah makan siang yaitu acara saling mendandani temannya. Hasil dandan teman masing-masing pasangan di presentasikan ke clozetters lainnya, kemudian para narasumber akan memilih satu pemenang yang berhak mendapat voucher belanja. Setelah pulang dari acara gathering ini saya juga dapat goodie bag  berupa voucher dan produk . Terima kasih Clozette untuk acara gathering yang sangat bermamfaat.

SAM_2705

SAM_2698

SAM_2714

NOTE

This is a sponsored post. All things that is written in this blog post are my own opinions and my honest experience.

 

 

Long Life Learning Lesson, Money and Saving

Setelah saya tidak bekerja kantoran karena beberapa masalah pribadi menyangkut kesehatan, akhirnya saya buka usaha dengan salah satu teman kuliah saya yang termasuk teman dekat. Saya masih sering curhat dengan teman-teman dekat saya ketika kuliah tentang pergumulan pekerjaan, passion, s2 dan juga usaha yang beberapa di antara mereka memang punya usaha sampingan meski punya pekerjaan tetap.

Saya sempat berbincang-bincang dengan teman saya yang dalam proses resign dari kantor lamanya tetapi pada akhirnya bekerja part time di kantor tersebut sambil mencari lowongan di kantor lain. Saya waktu itu menceritakan niat saya untuk membuka usaha di bidang grafis, karena kebetulan saya sedang suka-sukanya melanjutkan hobi saya yang satu ini dan waktu itu saya menawarkan teman saya ini yang juga senang menggambar, untuk bergabung tapi saya juga bilang bahwa dia berhak untuk memikirkannya baik-baik karena saya tahu dia masih punya kesibukan lain yaitu part time di kantor lamanya.

Singkat cerita, beberapa hari kemudian teman saya menyatakan iya untuk bergabung, mulai deh wacana untuk rapat berapa kali sebulan muncul, project apa yang akan kita mulai karena kita belum dikenal dan pertama kalinya kerja bersama karena waktu kuliah kami jarang satu kelompok. Project pertama yang kami buat adalah hadiah untuk event wisuda, awalnya saya menawarkan ke beberapa teman dekat dan hasilnya lumayan untuk usaha pertama sampai akhirnya kami dapat order untuk portfolio band teman saya dan juga sepaket order untuk event gereja. Waktu itu kami mengumpulkan uang dan membuat pembukuan ala kadarnya karena sama-sama belum berpengalaman buka usaha.

Saya dan teman saya sempat membicarakan hal-hal terkait keuangan seperti, habis itu uangnya di kemanakan ? apakah ditabung saja? Ada keperluan lagi untuk mengembangkan usaha? Saya menyarankan membuat post tabungan khusus untuk workshop/training, jadi beberapa persen tabungan disisihkan untuk dana kami training/ workshop seperti watercolour, bisnis atau les lainnya. Saya sangat menekankan hal itu karena saya ingat perbincangan dengan salah satu teman baik saya, Grace yang juga ilustrator dan punya bisnis event organizer bersama temannya,

Workshop/ training bisa jadi investasi untuk skill ke depan, kayak aku nih akhirnya bisa balik modal alat-alat gambar yang aku beli dengan usaha ilustrasiku.

Saya berpikir, iya juga ya jadi uang yang di dapat bisa diputar lagi untuk menambah skill dan diputar lagi untuk usaha mendapatkan uang lagi.

Ketika saya kerja kantoran, saya masih bodo amat untuk investasi terhadap skill saya, yaudah kerja aja toh itu meningkatkan skill juga kan tetapi semakin kesini saya baru sadar skill setiap individu berbeda dan kantor lebih mengembangkan skill sesuai kebutuhan kantor bukan sesuai individunya, jadi ada skill yang memang kantor kembangkan karena relevan dengan kantor. Kemudian persoalannya adalah bagaimana dengan talenta-talenta kita lainnya? Nah itu tugas kita sebagai individu untuk mengenalinya dan mengembangkannya.

Kembali ke topik paling utama yang jadi judul post kali ini tentang Money and Saving, topik ini jadi penting sekali ketika saya tidak kerja kantoran lagi dimana tidak setiap bulan saya dapat gaji tetap yang cukup, semua tergantung saya dan teman saya mencari customer yang butuh jasa kami dan tidak setiap bulan pemasukannya sama, kadang bisa cukup kadang kurang dari yang diharapkan.

Beberapa hari lalu, saya baca sebuah post dari beauty blogger favorite saya , mbak Andra Alodita, tentang mengelola keuangan secara pribadi dan rumah tangga terus saya jadi berpikir “duh penting nih penting mendekati umur 25 harus bisa mengurus keuangan, gimana nanti kalau sudah nikah ga bisa mengurus keuangan bisa dimarahi suami karena boros, hehehhe.” Saran dari post tentang keuangan tersebut adalah membagi penghasilan langsung ke beberapa post, dan bahkan blogger favorite saya ini membedakan antara untuk Life dan untuk Lifestyle.

Setelah baca itu saya jadi banyak berpikir malamnya, terus saya langsung corat coret skema keuangan saya pribadi serta skema keuangan usaha yang saya jalankan bersama teman saya. Saya juga langsung chat panjang lebar tentang tips keuangan yang saya dapat, “na, kita penting banget lho punya post tabungan untuk usaha kita, jadi bisa untuk investasi skill kita, modal, transport + makan, liburan, dll..bla..bla…bla..bla”, sampai partner kerja saya ini capek mendengarnya tapi diakhir mengerti tentang pentingnya hal itu.

1
image source : @blueskyandme.wordpress.com

Saya juga sempat menekankan pentingnya Agreement rules ketika kita buka usaha atau sebagai freelance. Saya sempat bincang-bincang dengan teman SMA saya yang akhirnya buka usaha grafis sendiri, dan penghasilannya bisa dibilang bisa mencukupi kehidupan teman saya ini. Teman saya ini juga cerita gimana perjalanan dia yang awalnya kerja di perusahaan dan memutuskan buka usaha sendiri, bahkan usahanya sempat diliput di majalah. Teman saya ini bilang Agreement rules penting supaya klien tahu bagaimana aturan untuk kerja sama dengan kita, ga mau kan pada akhirnya sudah capek revisi sana sini terus kliennya ga jadi bayar dengan alasan karena sampai akhir designnya ga sreg, padahal kita mengembangkan sesuai permintaan klien.

Saya juga membiasakan tukar menukar preseden atau contoh di awal ketika mau memulai order, supaya sama-sama tahu dari pihak kita kemampuannya sampai sini dan klien seleranya seperti ini, hal ini juga untuk menyamakan standard hasil nantinya. Agreement rules juga berguna untuk menjaga pembayaran tetap berjalan se-profesional mungkin, misal DP sekian persen, di akhir berapa persen, atau mungkin pengiriman design pertama serta alternatif-nya dibarengi dengan first payment kemudian di akhir baru second payment sekaligus final payment. Bukan hanya tentang pembayaran tetapi juga Agreement rules  menjaga waktu kerja tetap efisien, misal dibuatnya aturan hanya boleh ada tiga revisi dari design pertama, setelahnya di kenakan charge biaya, dan juga ketentuan misalnya menghubungi diatas jam 6 atau 7 malam maka tim kami berhak tidak melayani telpon/sms dari klien karena bisa mengganggu hidup dan waktu istirahat. Agreement rules bahkan penting untuk ditulis sebagai draft formal tulisan atau digital yang bisa dikirim dan ditunjukkan ke klien, jadi ada bukti klien sudah mengetahui dan menyetujui Agreement rules untuk bekerja sama.

Agreement rules juga berguna untuk menjaga pembayaran dan waktu kerja tetap berjalan se-profesional mungkin.

Saya akhirnya membuat tabel keuangan sendiri dengan post-post berupa post tabungan pribadi dan usaha, dari kedua ini bercabang jadi post-post lagi, misal tabungan pribadi saya ada tabungan tetap, tabungan jalan-jalan perbulan, tabungan untuk liburan, tabungan skincare/perawatan, tabungan darurat, tidak lupa ada perpuluhan untuk ke gereja *ini masih berjuang sampai sekarang. Post-post tabungan ini juga saya beri notes, bisa diambil dalam beberapa bulan, misal tabungan skincare/perawatan di ambil setiap 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali untuk membatasi kita tidak belanja terus-terusan dan memisahkan produk mana yang lebih dibutuhkan, tabungan liburan diambil jika sudah setahun/dua tahun, dan tabungan jalan-jalan perbulan diambil setiap bulan.

Post-post tabungan ini juga saya beri notes, bisa diambil dalam beberapa bulan, misal tabungan skincare/perawatan di ambil setiap 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali.

Sedangkan untuk keuangan usaha, saya membaginya jadi post tabungan modal, tabungan workshop, makan + transport, peralatan, liburan, dana darurat dan fee project bagi saya dan teman saya, kalaupun ada keperluan terkait usaha menggunakan uang kami tetap di catat agar bisa ditebus ketika mendapat pembayaran untuk project selanjutnya.

2
image source : @blueskyandme.wordpress.com

Setelah saya selesai membuat tabel keuangan pribadi dan keuangan usaha, habis itu saya pusing, uang memang selalu bikin pusing ya hehehe, tetapi ada rasa puas karena awalnya saya cuek dengan hal ini akhirnya jadi lebih peduli tentang keuangan. Saya juga menerapkan rules, kalau saya belanja melebihi tabungan post skincare misalnya, saya harus menebus dengan bulan, jadi misal tadinya hanya 3 bulan baru bisa belanja lagi ditambah jadi 4 bulan atau 5 bulan, untuk menyeimbangkan saya agar tidak boros, hehehhe.

Satu tips lagi dalam menabung yaitu, “jangan sepelekan uang receh”. Waktu saya kuliah saya punya botol-botol aqua besar yang saya jadikan celengan, awalnya ya hanya sekedar nabung aja, setelah saya hitung lagi tabungan receh saya sampai lho 1 jutaan lebih, dan hanya dari receh. Sejak itu saya jadi rutin, punya gelas/botol bekas untuk jadi tempat tabungan uang receh, hehehe, malah menurut saya botol-botol kaca isinya uang receh itu terlihat cantik apa cantik karena ada uangnya? Ahahahah.

Satu tips lagi dalam menabung yaitu, “jangan sepelekan uang receh”

Money dan Saving kita berubah sesuai keadaan dan ini bisa dibilang long life lesson, seumur hidup tetap belajar mengatur keuangan. Ketika saya nanti sudah menikah akan beda lagi pengaturan keuangannya dan akan bertambah lagi untuk post tabungannya, misal post tabungan pendidikan anak, tabungan keperluan baju anak dan lain-lain dan ketika sudah pensiun juga pasti akan ada perubahan dalam hal keuangan pribadi dan rumah tangga.

Sebulan ini melaksanakan disiplin dalam keuangan terus terang susah, apalagi penghasilan saya tidak se-full ketika saya kerja kantoran, saya lansung gagal di post tabungan skincare dan jadinya saya dapat punishment deh menambah dua bulan dari kesepakatan tabungan saya untuk beli skincare lagi hehehe, habis itu langsung menghindari tempat-tempat belanja, belanjanya makan saja atau jalan hehhehe. Semoga post saya ini bisa jadi sharing yang membantu dan bermamfaat :).

You must learn to save first and spend afterwards.
-John Poole-