Sumber Inspirasi di Bulan Mei 2017

SAM_5557edit

Bagi yang mengikuti blog saya mungkin sadar bahwa sudah dua minggu lebih saya tidak mem-publish artikel di blog. Berkali-kali saya mencoba mengumpulkan mood untuk menulis namun hasilnya tetap saja saya sedang enggan untuk menulis atau membagikan sesuatu. Instagram juga sempat ga saya update karena mood saya masih turun. Meski tidak aktif di media social namun saya masih kadang online untuk update berita seperlunya saja. Saya memang tidak menetapkan target ambisius yang harus saya capai untuk blog ini karena alasan saya menulis itu bukan hanya sekedar karena uang atau ingin terkenal, kedua hal itu bonus bagi saya yang senang menulis.

Bulan ini memang mood saya naik turun drastis. Pertengahan bulan ini bahkan saya mengalami penurunan suasana hati yang cukup berat kalau saya bisa bilang. Saya ga mau melakukan segala sesuatu yang biasanya merupakan hal-hal yang antusias untuk saya kerjakan. Padahal awal bulan ini semangat saya lagi menyala sekali untuk post tulisan di blog blueskyandme. Tanpa sebab pertengahan bulan malah semangatnya menurun. Sampai akhirnya pada akhir bulan ini mood saya berangsur-angsur membaik, baru saya mulai update di blog dan instagram. Sepertinya mood labil saya terjadi karena kebetulan saya juga sedang datang bulan, jadi saya sempat merasa tidak enak badan beberapa hari ini.

PICK UP LIMES by Sadia Badiei.

Bulan ini saya lagi senang-senangnya menonton video youtube Pick Up Limes dari Sadia Badiei, seorang ahli diet dan nutrisi yang tinggal di Netherlands. Saya lupa bagaimana akhirnya saya sampai ke youtube chanel Sadia, padahal biasanya saya lebih sering menonton tutorial make up di youtube. Saya baru menonton beberapa video dari Sadia yang secara tidak langsung menarik perhatian saya karena fokus kepada food and healthy lifestyle. Menonton video youtube-nya juga membuat saya merasa nyaman dan positif.

Sejak sering jatuh sakit semasa saya masih kerja dulu, saya memang ingin fokus kepada kehidupan yang lebih sehat, bukan hanya sehat secara fisik namun juga sehat secara mental. Penyebab penyakit para pekerja di Ibu Kota ini mungkin lebih kepada stress, makanan tidak sehat, dan juga kebiasaan yang tidak sehat. Memang tinggal di sebuah Ibu Kota yang ramai dan sibuk memiliki nilai positif dan negatif tersendiri. Banyak yang bilang beban pekerja di Jakarta bukan hanya pada kerjaan mereka saja namun juga beban kemacetan yang di hadapi setiap harinya ketika berangkat dan pulang kantor. Saya yakin bahwa tubuh yang sehat dan mental yang sehat itu saling mendukung satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan.

Selama menonton video Sadia Badiei, rasanya saya ingin langsung terbang ke Netherlands supaya bisa menikmati kehidupan tenang disana ahahaha. Hidup sehat dengan lingkungan yang nyaman memang merupakan impian saya dari dulu. Saya ingin sekali punya rumah kecil yang memang nyaman dan dekat dengan lingkungan yang hijau. Saya juga ingin bekerja dari rumah dengan pendapatan yang cukup untuk hidup, istilahnya kerja sendiri namun memiliki kondisi keuangan yang cukup stabil. Mungkin itu impian sebagian besar penduduk Jakarta, mengingat jalanan Jakarta makin hari makin menguji iman para pengendara kendaraan bermotor.

Sadia Badiei juga membagikan resep-resep masakan sehat di videonya namun harus saya akui beberapa bahan mungkin akan cukup susah di temui di Indonesia atau beberapa masakan mungkin tidak sesuai dengan selera lidah orang Indonesia hehehehe. Tips yang Sadia Badiei bagikan sangat bermamfaat bagi saya yang sering kembali ke kebiasaan buruk seperti menumpuk barang dan kepanikan. Hanya saja sudah beberapa lama ini Sadia belum update video lagi padahal saya nungguin video selanjutnya dari dia.

SAM_5643 edit

MEMORIES by Lang Leav

Beberapa hari lalu saya juga baru saja beli buku Memories karangan Lang Leav. Banyak yang membicarakan puisi Lang Leav melalui postingan di Facebook. Karena saya sempat baca beberapa postingan Lang Leav di Facebook dan Instagram, akhirnya saya membulatkan tekad untuk membeli bukunya yang berjudul Memories di Periplus Online. Bukunya sampai dengan cepat ke rumah saya dengan kemasan yang rapi dan aman.

Beberapa hari membaca kumpulan puisi dan prosa dari Lang Leav membuat saya ga bisa berhenti membacanya. Sebelumnya ada beberapa orang yang sudah mengulas buku ini di blog mereka dan merasa tidak cocok dengan gaya puisi Lang Leav. Memang namanya selera puisi setiap orang berbeda-beda ya, yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk kita. Ada yang suka dan ada juga yang merasa tidak suka dengan gaya puisi tersebut. Saya justru termasuk tipe yang suka dengan puisi puisi-nya Lang Lev yang simpel dan apa adanya. Buku ini menemani pagi saya dan juga menjadi teman menjelang saya tidur di malam hari.

Banyak juga yang bilang buku Lang Leav ini terlalu galau padahal ketika saya baca ga, saya ga merasa isi buku ini hanya tentang kegalauan aja, banyak juga lhoo puisi tentang melepaskan dan kehilangan. Kadang saya suka lucu sendiri sama orang-orang yang apa-apa suka bilang “jangan baper” dan yang apa-apa suka bilang “jangan galau”. Padahal ya namanya manusia pasti mengalami semua fase kehidupan dan bermacam-macam perasaan, kalau cuma mengalami satu perasaan saja bisa jadi dia bukan manusia, nah lhoo. Padahal yang baper dan galau kadang ga melakukan hal yang ganggu orang-orang tersebut kok. Kita kan ga tiba-tiba galau terus bakar rumah tetangga guyss *versi lebay.

Lagi pula seni dan bidang kreatif memang sangat erat kaitannya dengan perasaan, karena dari sana-lah biasanya sumber ide kreatif para seniman yang akhirnya dituangkan dalam bentuk karya seni indah. Jadi kadang saya suka geli-geli sendiri sih sama yang dikit-dikit nuduh orang baper dan dikit-dikit nuduh orang galau apalagi kalau sebabnya hanya karena baca buku puisi ahahahha. Karya seni memang untuk di nikmati dengan hati dan perasaan, kalau ga ya karya seni itu cuma jadi sesuatu yang ga bisa dinikmati orang-orang.

Dua hal ini lagi sering-seringnya saya tonton dan baca bulan ini. Dampak yang saya rasakan memang lebih positif dan tenang. Saya juga ga pernah menyangka kumpulan puisi sederhana yang dibaca tiap pagi dapat membuat saya menjadi sedikit lebih tenang dari sebelumnya. Saya juga sempat merapikan kamar saya dan membuang beberapa barang yang ternyata sudah lama menumpuk di kamar. Saya sukses bersih-bersih tahap pertama karena nonton video Sadia Badei. Kalau kalian lagi sering nonton dan baca apa aja bulan ini? See you on my next post readers!

NOTE

This is NOT a Sponsored Post. All things that are written in this blog post are my own opinions and my honest experience. Do not copy my blog or my photos, if you want to use my blog or my photos please ask my permission by email and credit the copy page or image back to my blog.